Thursday, 27 December 2018

6 Fakta tentang Museum Madame Tussauds Singapore yang Harus Anda Tahu!

Di dalam kawasan Sentosa Island, Anda bisa menemukan banyak taman hiburan seperti Universal Studio, SEA Aquarium, dan Wings of Time. Selain itu semua, ada juga Museum Madam Tussauds yang fenomenal.
(Sumber : Traveloka)

Di Asia sendiri, Madame Tussauds hanya terdapat di 5 lokasi yaitu Bangkok, Hongkong, Shanghai, Tokyo, dan yang terdekat dari Indonesia, Singapore. Kalau Anda berkesempatan pergi ke Sentosa Island, museum ini adalah tempat yang wajib dikunjungi.

Seperti apa Madame Tussauds Singapore, dan fakta apa yang dimilikinya? Simak informasinya di bawah ini.

1. Madame Tussauds Singapore sudah diakuisisi oleh Merlins Entertainment. Hal ini terlihat dari nama Madame Tussauds yang tidak memiliki apostrof setelah huruf “d” seperti di lokasi lainnya. Namun begitu, kualitas patung lilin sama dengan museum lainnya, melibatkan proses yang sama dalam pembuatannya.

Baca juga 7 Tempat Wisata di Kota Siak Riau

2. Madame Tussauds diambil dari nama Marie Tussauds, seorang pengrajin patung lilin yang menjadi guru seni Ratu Elizabeth dari Inggris. Sayangnya, Madame Tussauds pernah hampir dieksekusi oleh pihak pemberontak saat terjadi Revolusi Perancis.

3. Patung pertama yang dibuat oleh Madame Tussauds pertama kali adalah patung dirinya sendiri dan Voltaire, yang dibuatnya pada saat ia berusia 16 tahun.

(Sumber : Traveloka)

4. Setiap lokasi Madame Tussauds memiliki tim tersendiri untuk pembuatan dan pemeliharaan setiap patung lilin yang ada. Proses pembuatan memakan waktu ratusan jam dan melibatkan sekitar 20 seniman yang berpengalaman. Sementara itu, selalu ada tim yang bertugas untuk melakukan pemeliharaan seperti merawat penampilan dan mengganti tata rias serta pakaian patung.

Baca juga Jalan-jalan ke Bandung

5. Setidaknya ada 3 tokoh Indonesia yang ada di Madame Tussauds. Tokoh tersebut adalah Presiden Pertama Ir. Soekarno, Rudi Hartono, dan pesepak bola Andi Ahmad. Sementara itu tokoh Indonesia lain, Anggun C. Sasmi, berada di Madame Tussaud’s Bangkok. Setiap pembuatan patung lilin, tokoh yang bersangkutan harus melalui 250 kali pemotretan. Khusus untuk tokoh yang sudah meninggal, model dibuat dari foto-foto serta keluarga yang masih hidup.

6. Satu tiket Madame Tussauds Singapore berlaku untuk tiga wahana sekaligus, yaitu Madame Tussauds, The Spirit of Singapore Boat Ride, dan Images of Singapore Live. Namun, sebaiknya cek dulu jadwal pemeliharaan wahana agar Anda bisa menikmati ketiganya.

Baca juga Jalan Sore ke Taman Air Mancur Situ Buled

Seluruh wahana di Madame Tussauds Singapore bisa dijelajahi dalam waktu kurang dari satu hari. Untuk sampai ke sana, Anda bisa berjalan dari Universal Studio menuju patung Merlion. Setelah itu, ambil rute cable car untuk sampai ke kawasan Imbiah. Karena letaknya berada di bukit, siap-siap untuk berada di ketinggian selama berada dalam perjalaman cable car.

Agar perjalanan lebih lancar, persiapkan itinerary dengan matang sebelum berangkat, terutama bagi Anda yang baru pertama kali datang ke sana.

Ada yang sudah pernah ke Madame Tussauds Singapore? 

Wednesday, 26 December 2018

Jalan-jalan ke Bale Tani Agrowisata Jombang

"Mbak, besok aku ajak jalan jalan ke Bale Tani ya"
"Bale Tani?"
"Iya, tempatnya bagus banget. Besok berangkat bareng-bareng"
"Bale Tani itu apa?"
"Tempat wisata, katanya bagus tempatnya. Buat selfie selfie bagus"

Percakapan saya dengan kakak sepulang dari mengajar di Mts. Awalnya saya nggak begitu faham dengan Bale Tani. Saya kira Bale Tani itu tempat kumpulnya para petani, hahaha. Ternyata salah besar pemirsah, gini ni kalau kudet soal tempat wisata, jadi agak linglung gitu. Artinya harus banyak jalan-jalan ya xixixi.


Esok harinya sekitar pukul 07.30 kakak dan anaknya sudah berada di rumah, tidak perlu menunggu lama kami langsung berangkat. Sampai di Bale Tani kurang lebih pukul 08.00. Deket banget dari rumah, tinggal ngesot dikit nyampe, hahaha.

Bale Tani Agrowisata adalah tempat wisata yang berada di dusun Serning Desa Banjaragung Bareng Jombang Jawa Timur. Sambil belajar tentang pertanian, di dalam juga terdapat kolam renang untuk anak-anak, kolam ikan, tempat karaoke terbuka, tempat bermain anak, spot kece untuk selfie dan masih banyak lagi.
Untuk agrowisatanya sendiri banyak sekali tersedia berbagai sarana pertanian. Ada area persawahan, perkebunan, hidroponik, penjualan bibit berbagai tanaman, pupuk dan lain sebagainya. Tiket masuk ke dalam Bale Tani Agrowisata dikenakan biaya Rp 5000 perorang. Murah ya, saya aja kaget pas tahu harga tiket masuknya. Bener-bener terjangkau. Pantesan area parkiran yang luas selalu penuh dengan mobil berplat luar daerah Jombang.


Ngapain aja di Bale Tani Agrowisata Jombang?
Kalau kesini wajib banget bareng sama keluarga. Yang paling hits sih kebanyakan banyak spot atau area selfie. Tempatnya juga lumayan bagus untuk selfie, karena banyak tanaman bunga yang cantik. Ada 2 kolam renang anak,jada anak-anak bebas bermain air sepuasnya.


Banyak area tempat duduk yang beratap, artinya kalau menunggu anak-anak berenang kita tidak kepanasan. Ada tempat karaoke terbuka, ada juga semacam bale yang cukup luas untuk acara gathering. Kalau mendadak lapar dan haus, tersedia kantin di atas kolam renang dan beberapa kios pedagang di belakang bale untuk acara gathering.
Ohya, ada satu area yang mana kalau kita mau masuk itu bayar lagi. Kslau nggak salah namanya Bale Sawah, tiket masuknya Rp 5000 untuk menyewa gubuk cantik yang bisa sekaligus kita gunakan untuk selfie. Karena sudah siang dan pengunjung semakin banyak dan membludak, saya dan rombongan tidak masuk ke Bale Sawah, hanya melihat dari luar saja.


Secara keseluruhan, jalan-jalan ke Bale Tani Agrowisata Jombang cukup menyenangkan. Bersyukur sekali di dekat rumah atau area Jombang ada tempat wisata yang murah meriah. Anak-anak bisa renang sepuasnya, sedangkan orangtuanya menunggu sambil ngobrol asik dengan pemandangan dan suasana yang segar. Boleh banget nih kesini lagi kalau lagi pingin refreshing.


Teman-teman, ada yang sudah pernah ke Bale Tani Jombang? Atau baru dengar?

Thursday, 20 December 2018

#btshmzwan : Reflektor dan Diffuser


Buat pecinta food photo, pasti nggak asing sama yang namanya reflektor dan difuser. Karena dua alat ini mau tidak mau jadi salah satu penolong untuk mendukung dan mendapatkan hasil foto yang bagus.

Apa fungsi reflektor?
Fungsi reflektor adalah untuk memantulkan cahaya ke subjek foto sehingga subjek foto terlihat lebih terang. Bentuk reflektor itu banyak pilihan, yang saya tahu dan pernah lihat. Ada yang bentuknya bulat, besar, seperti alufoil. Harganya pernah baca kurang lebih 200ribuan.

Tapi, jika belum ada keinginan untuk membeli reflektor karena berbagai alasan, teman-teman bisa menggunakan cermin kaca kecil yang bisa didudukin. Jadi, arahkan cermin ke objek yang ingin difoto. Atau bisa juga menggunakan bekas alas kue ultah. Itu lho yang bulat, yang buat tatakan kue ultah kalau kita beli di toko kue. Kalau penasaran, coba lihat contohnya di foto berikut.

Saya menggunakan bekas alas kue ultah untuk reflektor, alhamdulillah sejauh ini hasilnya diluar perkiraan. Senang banget bisa mraktekin ilmu yang saya dapat di lingkup pertemanan pecinta food photo di instagram.

Apa fungsi diffuser?
Sepemahaman saya, diffuser itu berfungsi untuk melembutkan cahaya. Nantinya, diffuser itu akan memperhalus bayangan dan menyaring cahaya sebelum sampai ke subjek yang ingin difoto. Bentuk diffuser sepengetahuan saya tidak jauh berbeda dengan reflektor, bentuknya bulat. Seperti ada ring/frame dipinggirnya, ditengah-tengah berwarna putih. Jujur, saya belum lihat langsung, apalagi sampai memegang. Hanya melihat di beberapa bts teman-teman pecinta food photo.

Nah, buat teman-teman yang belum ada keinginan untuk membeli diffuser sungguhan, mungkin harus nabung dulu atau ada alasan yang kuat untuk tidak dulu membeli diffuser. Bisa juga memanfaatkan kain tipis dan sejenisnya berwarna putih. Caranya pasang kain tersebut di tempat adanya cahaya, misalnya di depan pintu.

Kebetulan pas saya sudah pindah dan tinggal sementara di rumah ibu. Kepikiran untuk membuat diffuser dari kertas minyak. Tau kertas minyak? Itu lho kertas yang dibuat untuk membungkus jenang atau dodol, hehehe. Jadi, kertas minyak ya saya bikin dan bentuk sedemikian rupa dengan kardus dan lem. Jadilah diffuser ala HM Zwan, karena nantinya akan saya pasang di jendela teralis. Diffusernya saya beri gagang atau cantolan berbentuk S, tinggal di cantolin di teralis. Jadi deh diffusernya.


Berikut beberapa bts alias behind the scene food photo sederhana dengan alat seadanya a la HM Zwan.




Gimana hasilnya?lumayan kan untuk sekedar mempraktekkan ilmu dari hasil sharing teman-teman pecinta food photo di instagram. Jadi, nggak setiap waktu ketika saya memotret makanan, selalu menggunakan keduanya. Lagi-lagi tergantung suasana, kadang pakai keduanya, kadang hanya memakai diffuser saja tanpa reflektor, begitu sebaliknya. Sebelum akhirnya memotret, biasanya saya cek dulu, kalau hasilnya kurang terang, baru saya pakai reflektor.


Intinya, dengan adanya reflektor dan diffuser, kita bisa banyak mengeksplore cara memotret makanan. Dengan adanya reflektor, objek yang kita foto akan lebih terang dan jelas. Dengan adanya diffuser, kita bisa menyaring seberapa banyak cahaya yang diperlukan. Cahaya akan otomatis menjadi lembut tidak terang benderang.

Semoga sharing saya kali ini bermanfaat, saya juga masih terus belajar memotret makanan kok. Atau kalau ada yang mau nambahin,dengan senang hati saya tampung dan terima ilmunya.. Yuk, kita belajar bersama..

Teman-teman, ada yang suka foto makanan?sudah pakai reflektor sama diffuser?ayo dong sharing..

Friday, 7 December 2018

Dibalik Tagar Pejuang Nasi Secentong

Ada yang tau Tagar pejuang nasi secentong? Yang ngikutin instagram @hm_zwan pasti nggak asing sama #pejuangnasisecentong. Ada yang sering baca caption?. Jadi, ceritanya sejak tinggal di Subang dan badan sudah mulai gemuk berlebih. Atas nama pingin sehat, baju muat lagi 🤭, dan yang jadi tujuan utamanya sih pingin sehat ya. Nggak lagi ngerasain perut bengah, semacam penuh gitu, ya karena makannya kurang terkontrol. Dan yang bikin saya bener-bener di titik sadar itu waktu ngaca di jendela rumah, antara kaget dan perasaan nggak kartu-karuan deh. Kok aku jadi gemuk banget gini sejak tinggal di Subang. Akhirnya, mau nggak mau harus bisa ngontrol lagi makanan yang masuk ke mulut.

Sekilas Tentang #pejuangnasisecentong
Ide ini muncul ketika saya terbayang-batang ucapan ibu. Satu saat ibu saya ditanya teman pengajiannya, "Ibu ini lho, badannya kok ya masih tetep kayak dulu. Sehat, segini gini aja, nggak berubah" begitulah kalimat yang jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia. Sontak ibu cerita ke saya, yang intinya seperti ini. "Dari dulu saya makan 3 kali sehari, nasinya secentong, kalau sekiranya pingin nambah ya nambah dikit aja. Makanan juga gitu, kalau pingin ngemil, ya makan satu aja nggak lebih. Yang penting tau rasanya".

Dari situlah saya pelan-pelan mencoba mempraktekkan kebiasaan ibu, yaitu dengan makan siang nasi secentong hehehe. Atas nama pingin diabadikan untuk sharing di blog, khususnya. Akhirnya publish juga di instagram dengan tagar pejuang nasi secentong. Kalau dulu waktu masih tinggal di Subang, makan dengan nasi secentong cuma makan siang aja. Tapi sejak tinggal sementara di Jombang, kebiasaan makan dengan nasi secentong mulai saya biasakan dari pagi sampai makan malam.

Ciee.. Ini ceritanya diet ya?
Sebenarnya nggak juga sih, niat kuat banget pingin sehat. Rasanya punya badan gemuk itu lama-lama bikin stres sendiri lho. Serius deh.. Mulai dari perut bengah, penuh gitu, perut membesar, huhuhu ini menyedihkan sekali. Sampai baju kok tiba-tiba kerasa banget sesak, ketat semua, huhuhu. Ini sedih banget rasanya. Akhirnya secara perlahan saya coba mengatur pola makan sebaik mungkin, makan tidak berlebihan dan secukupnya saja.

Kalau dibilang diet, emmm.. Nggak juga, tapi bisa jadi, lho kok gitu sih?. Intinya setiap hari saya makan nasi 3kali dengan nasi secentong, komplit sayur dan lauk pauk. Nah, kalau gini kira-kira bisa nggak dibilang diet? Ada yang bilang iya, ada yang bilang tidak. Lha makan nasi 3 kali sehari, boleh makan apa aja, dari mana dietnya, hahaha. Apapun itu, intinya saya pingin mengatur pola makan ke yang lebih baik lagi. Makannya nggak asal-asalan, makan terus nggak ada capeknya mulut, kasihan perutnya, huhuhu.

Kebiasaan Setelah Bangun Tidur
Jadi, setelah bangun tidur dan sholat subuh biasanya saya minum sedikit, selanjutnya minum jeniper atau jeruk nipis peras yang susah dicampur dengan air hangat. Satu gelas rasanya seger banget dan enak enak di perut. Kebiasaan ini sudah saya lakukan sejak program hamil dengan ikhtiar ikut pola food combaining tahun 2013. Sampai sekarang alhamdulillah masih berjalan minum jeruk nipis hangat.

Tapi sudah satu mingguan, jeniper saya ganti dengan minum wonder jus dari @wonderjus.id. Jadi, ini semacam jus detox yang 100% terbuat dari bahan alami. Kebetulan sebelum ini saya juga sudah minum wonder jus, tapi yang original. Nah, kali ini saya nyobain yang Wonder Jus Triple C. Manfaatnya hampir sama kok dengan yang original, bedanya yang Triple C ini ada tambahan rempah super seperti kayu manis, kapulaga dan cengkeh. Jadi manfaat baiknya semakin banyak dan yahud.


Buat yang pingin tau lebih banyak tentang Wonder Jus, teman-teman bisa cek langsung instagramnya ya di @wonderjus.id.
Olahraga yang Menyenangkan
Sejak tinggal di Subang, saya mulai olahraga rutin. Nggak muluk-muluk dengan banyak gerakan, saya sengaja cari olahraga dengan gerakan sedikit tapi menguras banyak keringat. Alhamdulillah ketemu banyak informasi di instagram, akhirnya sampai sekarang rutin olahraga dengan 3 gerakan saja. Tapi tiap gerakan saya ulangi 5 sampai 10 kali,hahaha. Dan,ini bener-bener menyenangkan lho,serius deh. Biasanya saya olahraga ini sekitar jam 8 atau jam 9. Nggak perlu berjam-jam kok, saya olahraganya sekitar 20 sampai 30 menit. Kadang 15 menit kalau lagi capek.
Info olahraga : @hansboling @dietsehatnow @dietstrategy

Satu lagi, sejak tinggal sementara di Jombang, setiap pagi setelah nyapu rumah dan nunggu nggiling cucian, saya olahraga sepedaan hehe. Daripada nggak ngapa-ngapain, ada sepeda keponakan yang nganggur, jadi saya sempatkan untuk nggowes 10 putaran halaman rumah. Kadang lebih dari 10 putaran, suka-suka aja gitu. Yang penting senang bisa aktif gerakin badan

Jadi, inti dari dibalik #pejuangnasisecentong adalah pingin banget mengatur pola hidup dan makan yang lebih baik lagi. Nggak lagi ngurusin kata "diet" tapi lebih menghargai sebuah usaha untuk hidup lebih baik tanpa ada larangan makan ini itu. Sekarang lebih ke berpikir, makan apa aja boleh,tapi secukupnya. Dan yang lebih penting lagi adalah konsisten. Doakan saya,semoga selalu konsisten untuk mengatur pola hidup dan makan yang lebih baik, aamiin.

Teman-teman, ada yang makan nasi dengan porsi secentong nggak??

Review Ecohome Stand Mixer ESM 999