Skip to main content

Berbagi Resep Sederhana di Instagram


Berbagi Resep Sederhana di Instagram. Ada yang belum punya akun instagram??sepertinya zaman sekarang hampir semua orang memiliki akun instagram, selain facebook, twitter, dan lain sebagainya. Satu hal yang saya suka dari instagram adalah bisa lihat foto banyak hal, ya iyalah hehehe. Kalau dulu, saya sering cari inspirasi (berupa gambar) atau sekedar refreshing lihat gambar makanan di pinterest. Meskipun kalau lewat handphone sangat terbatas, sekarang lebih banyak beralih ke instagram.

Berbagi Resep Sederhana di Instagram
Antara blog Hot Wajan dan instagram
Sebetulnya berbagi resep tidak harus di instagram, tapi 2 tahun terakhir saya lebih sering (hampir setiap hari) posting resep di instagram. Sempat merasa bersalah banget sama blog Hot Wajan, karena saya lebih sering sharing disana ketimbang di blog khusus resep,huhuhu. Tapi sebisa mungkin, resep yang saya share di instagram setelah itu saya simpan dan share di blog Hot Wajan. Ya, meskipun nggak langsung hari itu juga,tapi disempat-sempatin gitu hehehe.
Boleh di follow kak ^^
Resep dan foto sederhana
Bagi saya, yang punya balita 19 bulan, setiap hari harus masak kemudian memotret hasil masakan adalah satu hal yang sedikit rumit jika dipikirkan. Gimana masaknya??kapan masaknya??gimana dan kapan motret makanannya??sempet ya masak segitu??sempet ya motret??. Jadi, nggak usah dipikir ya teman-teman,hehehe. Ya,intinya bangun sepagi mungkin,maka pekerjaan rumah cepat selesai. Seriusss!!!. Memotret pada saat anak tidur atau ketika suami libur, jadilah foto makanan.
Saya tipikal orang nggak mau susah dan ribet, apalagi soal masak memasak. Bagi saya, bumbu tumis itu bawang merah, bawang putih, cabe rawit/merah/hijau, gula, garam dan saus tiram. Hasil masakan sudah enak dan nikmat. Kalaupun mau masak enak tapi ada dua bahan nggak ada di dapur, saya memilih untuk terus masak menggunakan bumbu yang ada (kecuali garam dan gula ya ckckck). Jadi, yang saya bagi mayoritas resepnya simpel dan sederhana.

Masalah foto memfoto, saya juga memilih motret dengan properti dan model yang itu-itu saja. Alasannya belum mau beli banyak properti foto dll, maklum hidupnya berpindah-pindah jadi takutnya nggak keangkut,huhuhu. Modal foto saya satu tahun ini ada tablet ASUS ZenPad, begron dari bekas cover mobil, piring, sendok, dan 3 kayu pemberian nenek kontrakan. Tapi kalau mau ada yang nyumbang properti, saya terima dengan senang hati,hahaha.

Intinya, berbagi resep sederhana di instagram itu lebih mudah dan simpel. Yang penting ada foto dan resep, jadilah sebuah postingan.
Teman-teman suka posting resep nggak di instagram?

Comments

  1. Kalau masalah properti...asal pandai ngatur, hasilnya kece! Siapa sangka properti yg mbak.pakai ada di sekitar...tinggal nata

    ReplyDelete
  2. Itu ... ikan asinnya bikin laper. :'D

    ReplyDelete
  3. Wah, boleh dong kepo ke instagramnya? Hehehehe :D

    ReplyDelete
  4. resep2nya mudah diterapkan mba,makasih lho hehehe

    ReplyDelete
  5. Masya Allah keren kak, aku belum pernah nulis resep di instagram, he..
    Oya sudah lama ngga main ke blog kakak..
    Apa kabar ka? ^^

    ReplyDelete
  6. aku lebih suka nyari resep di IG sih,,,heheh

    ReplyDelete
  7. Ini akun instagramnya mbak Hana ini suka ngepostnya pas siang2, pas abis makan siang :")) Aku jadi lapernya terus sampe sore..

    ReplyDelete
  8. duh saya yang punya anak udah gedean aja rempong mba kalau tiap masak lalu foto, padahal maunya gitu buat latihan moto bagus

    ReplyDelete
  9. motretnya pake tab Zanpad mbak? wih tetep cakep hasil fotonya ya, padahal propertinya sederhana banget, kayu dgn ujung pecah tetap mempesona. Apa karena aku lapar liat ikan asin itu ya, hihi

    ReplyDelete
  10. Aaah cakeeep.. aku punya niat tapi belum sempet2 ajaaa hehehe

    ReplyDelete
  11. bagus bagus fotonya
    bikin yang lihat jadi lapar

    ReplyDelete
  12. Saya maish bingung mau berbagi resep di IG. Lebih suka upload foto tapi resepnya di blog. Tapi pengen juga cobain nulis di IG. Ah jadi galau, kan :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say

Bikin Apa Aja Gampang dengan Digital Rice Cooker Mito R5

Hayoo, ada yang pernah dengar Digital Rice Cooker Mito R5??buat yang sudah punya, pasti tertolong banget dengan produk ini. Nah buat yang pernah dengar tapi belum tahu penampakannya,atau belum pernah sama sekali dengar. Kali ini saya mau sharing pengalaman menggunakan Digital Rice Cooker Mito R5 8 in 1, rice cooker masa kini dan multi fungsi. Kira-kira saya bikin apa aja ya??emmm… Tentang Digital Rice Cooker Mito R5 Digital Rice Cooker Mito R5 merupakan produk terbaru dari Mito Electronic, dimana Digital Rice Cooker Mito R5 ini memiliki kapasitas yang lebih besar (2 liter), juga dilengkapi dengan 8 fungsi mode memasak. Yaitu memasak nasi, nasi merah, bubur, kue, merebus, mengukus, membuat sup dan menggoreng. Selain itu, juga dilengkapi dengan panci 5 lapis, pemanas 3D, serta fungsi timer untuk memasak nasi sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. 8 Keunggulan Digital Rice Cooker Mito R5 1. Satu rice cooker dengan banyak fungsi, 8 mode memasak. 2. Panci dengan 5 lapis