Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2014

Ditolak Penjual Nasi Goreng

"Bang beli..nasi goreng satu mi goreng satu,dibungkus ya"ucap saya "Gitu aja beda-beda" ucap ( nggerundel ) abang penjual nasi goreng sambil mengambil wajan , ndilalah suami saya dengar abang penjual tersebut nggerundel , dan tiba-tiba suami saya bilang seperti ini "yaudahlah pak nggak jadi kalau nggak ikhlas" , kemudian nggandeng tangan saya meninggalkan warung tersebut. Saya yang benar-benar nggak dengar abang tersebut nggerundel sempat bingung, dan suami marah-marah di jalan, "pantesan sepi, kayak gitu jualannya, gimana ada yang mau beli!!" . Saya hanya bisa diam sambil menikmati udara malam yang dingin. Ceritanya suami pingin nasi goreng, dan usul beli di warung tenda A. Saya sempat bingung, warung tenda A yang mana, akhirnya suami bilang, warung tenda A itu yang di pojokan dekat pertigaan, yang sepi pembeli.  Suami berinisiatif beli nasi goreng disitu, siapa tau rasanya mantap, jadi nggak usah bingung cari nasi goreng enak di Siak

Sepatu

SEPATU SEjalan samPAi TUa *** 29 desember 2014

Satu Malam di Parma Indah

Sampai di kota Pekanbaru pukul 15.00, dan lanjut jalan-jalan ke SKA mall dan pukul 17.00 nemenin suami yang ada urusan di jalan sudirman sampai malam. Di jemput teman sekolah, makan sate padang dan cari penginapan, dikasih pilihan sama teman, akhirnya jatuh ke parma indah hotel. Alasannya, sudah malam, satu jalur, dekat rumah teman dan sedang ada promo karena hotel baru buka. Rp 189.000 satu kamar untuk dua orang plus sarapan, setelah ambil kunci, pamitan sama teman dan kita menuju ke kamar yang ada di lantai 3. Pas naik lift ke atas hotelnya masih sepi, berasa banget hanya kita berdua hehe. Sampai kamar ngecek kasur, lemari, meja, dan kamar mandi. Kamarnya ukuran sedang, tapi menurut suami kecil. Handuk dan sabun ada dua, nggak ada shampo dan yang bikin kecewa ngga ada sandal. Jadinya suami nyekermen pas sarapan hehe.    Surga dunia setelah jalan-jalan Nggak kerasa ternyata udah pagi aja, pukul 07.30 sarapan ke lantai dasar, saya pakai sepatu dan suami nyeker hehehe. Pas ta

Jalan-jalan Singkat ke Pekanbaru

Assalamu'alaikum.... Kibas-kibas blog sebentar, beberapa hari nggak buka blog, nggak bewe dan nggak posting hehe. Baiklah hari ini rencananya mau posting, nulis beberapa yang harus ditulis, dan silaturahmi alias bewe. Keasikan menikmati liburan 6 hari jadinya gini deh, lupa ngeblog hehe. Hari senin lalu, pagi-pagi suami mendadak ada urusan di Pekanbaru, tanpa persiapan langsung ngajak saya jalan. Atas nama terpaksa bahagia dan jingkrak-jingkrak, akhirnya jam 10 nyiapin ransel, baju, mandi dan pergi ke pelabuhan Siak. Kebetulan transportasi di Siak sangat minim, untuk menuju ke Pekanbaru yang membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam, bisa naik travel avanza dan naik speedboot lewat sungai Siak. Singkatnya lebih memilih naik speedboot karena pasti, dan berangkatnya pukul 12.30. Setelah makan siang dan shalat dzuhur di pelabuhan, akhirnya speedboot berangkat.  Diruang tunggu  Harga naik speedboot dari Siak-Pekanbaru dan jam keberangkatan Satu speedboot bisa ditumpangi kura

Dikejar Anjing

Dengar kata anjing, saya jadi ingat masa kecil dan masa awal muda dulu *awal muda??masa kuliah maksudanya hehe*. Ceritanya, saya ini selain takut sama kucing *malu sama kucing, meong meong meong* saya juga takut sama anjing. Pengalaman yang tidak mengenakkan, berakhir pada setiap ketemu kucing dan anjing selalu ketar-ketir, kalau sama kucing tinggal ambil sapu, kalau anjing baru ketar-ketir pakai banget. Mau digigit kucing Sebenarnya sudah pernah saya ceritain dulu, takut kucing gara-gara dulu waktu SD mau digigit kucing kaki saya. Mau digigit??iya mau digigit bukan sudah digigit, tapi kan ngeri banget. Saya masih ingat sampai sekarang bagaimana muka garang itu kucing pas mau gigit kaki saya, aduh pokoknya ngeri banget. Sejak saat itulah setiap saya ketemu kucing, atau mendadak ada kucing di dekat saya, otomatis saya langsung teriak hehe. Dikejar anjing Pertama kali dikejar anjing waktu SD, saya dan tiga orang teman bermain sepeda, tiba-tiba ada pengendara motor yang

Coffee Time

Rezeki itu bisa berupa cara berpikir yang sehat.. ~Indari Mastuti~ *** 15 desember 2014

Binatang Liar Dimana-mana

Sampai usia menginjak angka 30 tahun, saya baru lihat secara langsung beberapa binatang liar dengan mata kepala sendiri. Waktu masih di Jawa, lihat berbagai binatang liar di kebun binatang, kalau di lingkungan ngga pernah. Maksimal dan paling mentok lihat ular, itupun buru-buru lari dan menjauh. Yaelah, lihat ular aja langsug lari, lha wong lihat kucing aja udah keder sendiri dan teriak-teriak hehehe. Sejak tinggal di Riau yang notabene daerahnya sekian persen masih hutan, mau nggak mau mentalnya harus mental baja. Mau ngga mau lo ya, tapi tetep kalau mendadak dideketin kucing, spontan kaget dan teriak hahaha. Monyet Ini binatang benar-benar fenomenal disini, di hutan kota banyak banget monyet. Sebenanya nggak di hutan kota aja tapi di tempat-tempat yang tanamannya masih rimbun dan pohonnya tinggi-tinggi. Ada satu tempat dimana setiap sore monyet-monyet di hutan kota keluar hutan semuanya dan memilih duduk cantik di pinggir jalan, biasanya warga setempat sengaja ngasih makana

Para Pencari Rezeki

Kapan hari saya mengantar suami potong rambut, jalanan kota tidak sepi dan ramai, biasa saja. Seketika saya duduk di kursi yang disediakan oleh abang cukur rambut, dan melihat beberapa orang yang sedang mencari rezeki lewat usahanya. 1. Abang potong rambut, duduk santai sambil melihat ke jalan raya, ketika kami sampai, ia langsung berdiri dan menyiapkan peralatan potong rambut. 2. Segerombolan abang pencuci mobil, satu persatu mobil datang untuk dicuci, sebagian mereka ada yang mencuci, sebagian lagi ada yang mengelap badan dan ban mobil sambil sesekali bercanda. 3. Abang penjual minuman cendol yang sedang meladeni anak-anak SMP, kemudian mata saya tertuju pada abang penjual bakso bakar yang tidak fokus berkendara karena melihat gerbang sekolah yang sudah ramai, itu artinya sudah waktunya jam istirahat. Sampai depan gerbang, abang tersebut langsung mendapat pesanan, ada yang minta bakso bakar dan lainnya pesan bakso goreng pakai saos sambal. Sungguh rezeki itu sudah di jam

Daun

Daun yang jatuh tak pernah membenci angin..dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja, tak melawan, mengikhlaskan semuanya... ~Tere Lye~ *** hana_tia@yahoo.com / @hmzwan

Mbak Hana, Mas Bram Mana??

Selama jadi blogger, pernah nggak teman-teman punya pengalaman kocak dari komentator yang  blogwalking??Nah, kalau saya baru aja kemarin lusa dapet kejutan yang benar-benar kejutanlah pokoknya, berhasil membuat saya nggak karuan gara-gara komentar tersebut. Nggak karuan bukan berarti bete dan lain sebagainya, tapi ini sebaliknya, benar-benar menghibur banget. Kemarin lusa, setelah blogwalking dan silaturahmi ke blog teman-teman, saya ngecek blog. Termasuk posting terbaru teman-teman sampai komentar yang sengaja saya moderasi, mendadak ketika saya baca beberapa komentar, ada satu komentar yang membuat saya ngakak nggak karuan. "Mbak hana...Mas bram mannaa??"  wahahahaha, duh beneran saya ngakak nggak karuan. Tau aja kalau saya pernah beberapa kali lihat ini sinetron gara-gara sendirian di kos, dan pilih gabung sama anak kos-kosan yang asik lihat sinetron fenomenal ini.  Nggak taulah ya mau ngomong apa sama entah mbak/mas itu, intinya, maksih banyak sudah buat saya sama

Hot Wajan Pindah Rumah

~Hot wajan, bukan wajan biasa...~ HM Zwan Nggak terasa, program 5 blogging days in a week akan memasuki tahun kedua. Iya, di akhir tahun 2013 dengan rela saya harus meninggalkan sementara profesi yang saya geluti selama ini, yaitu menjadi guru BK dan mengajar PGTK di salah satu sekolah swasta di Batam. Mengikuti suami yang pindah bertugas di Riau, seperti biasa kegalauan pasti ada, ngajar lagi atau gimana. Dengan banyak pertimbangan dan dengan kesepakatan berdua, akhirnya saya memilih di rumah dan tentunya jadi blogger hehe.  Berawal dari hobi.. Salah satu hobi saya adalah foto-foto objek nggak jelas, apa aja difoto, dan karena sering baca food blogger  dan crafter blogger  luar negri. Mau nggak mau saya sering melihat foto kece-kece meraka, apalagi yang food blogger , dari situlah hobi iseng saya mulai bertambah, yaitu motoin makanan hehe.  Jangan berpikir saya pakai kamera moncong yang keren itu, bukannn, hanya menggunakan hp Galaxi Note 2 aja, tapi kalau ada yang mau

When I Was Young

When I was young.... Jalan setapak menuju puncak gunung Rajegwesi Ponorogo,untuk pertama kalinya saya nekat ikut seru-seruan naik gunung, tak lupa bawa tongkat. Bareng soulmate Ria Rochma, mendadak saat detik-detik sampai puncak dia masuk angin, ya sudah akhirnya pijat-pijatan hahaha, niat bangetlah sampai bawa balsem loh hahaha. *** hana_tia@yahoo.com / @hmzwan