Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2012

Well, I'm Back...

Juanda, 26 August 2012 Sepertinya langkah memeluk segenap rasa rindu cukup sampai di tempat ini, bukan di eskalator tempat aku berdiri menatap cafĂ© yang tengah ramai dikunjungi, tapi di Juanda…ah,aku benci tempat yang satu ini. Perlahan melepas satu persatu wajah yang sangat melekat di hati. Dari jauh, aku selalu merindukanmu… Pukul 05.30… well , waktunya masuk pesawat. Dari jendela kaca yang menghubungkan ruang tunggu dan pesawat, aku melihat indahnya langit jingga yang sepertinya membawaku ke ruang yang lebih luas. Entah, mungkin sebuah keikhlasan, ketulusan meninggalkan keluarga tercinta di kampung halaman… Dan, beberapa saat pesawatpun mengepakkan sayapnya…. Will love you forever my mom, sister, brother, nephew…

(Padamu) Merindu

Bulan merindu,sepertinya Aku tahu ada getaran Bukan hanya membuatku tersungkur Tapi hampir saja jasadku terbujur … Adakah hati yang menggebu Seperti deburan ombak yang menderu Bilakah, Mampukah ku merenggutmu? … Sengaja ku menoleh Pada ranting yang berceceran Di antara butiran debu Salahkah? … Begitu sederhana Hembusan yang tertoreh pada ilalang Mampu merasai,merasuki dinding jiwa Adakah yang tersisa? … Rasanya, Ingin kulajukan tapak demi setapak Kaki sendu yang layu Sudikah kiranya? … Andai ku mampu menikam hatimu Mampukah? Entah,mungkin hanya igauan maya Sementara indra tak lagi menganga, = = = = =Batam,9 Agustus 2012

Hey You

Sebuah coretan dari seorang sahabat Uleng Tepu....   ====Untuk Zwan...   Hey you, ingatkah semalam Saat rintik hujan meningkahi Pertukaran suara kita Dalam desah-desah rindu tertahan Lalu, tawa pecah bersama kisah basi Tentang hari yang kau putari Dan hari yang kulewati . Hey you, ungkapan rindu kita masih tersimpan Dalam arsip yang ditata rapi mr.buzz Beserta segala link lagu yang kita sertakan Juga emoticon hati yang berdebar . Aih, tersenyum aku membayangkan Bagaimana jemarimu menekan keyboard Kemudian aishiteru terbaca dalam layarku Beriring wajah bulat kuning tersipu malu Aku tahu, kamu malu… . Mmh, you..you…you… Kangen ini memang terpasung jarak Layar silau menjadi mata temu Namun, tak jadi aral buat kita Saling menautkan kelingking Tanda sahabat sejati Selalu ada di hati…   

That's Why I Love Cooking

Kata sebagian teman-temanku, memasak itu SULIT..RIBET.., heummm…asal mereka tahu bahwa bagi saya memasak itu hal yang sangat menyenangkan, really I love this part!!. Entah, padahal saya dari dulu juga nggak hobi di dapur. Tapi satu hal yang selalu saya lakukan jika pulang ke rumah saat liburan sekolah, memperhatikan gerak-gerik ibu saat memasak (hahahaha…little bit nggak sih???). Ketika ibu di dapur dan meracik berbagai bumbu saya cuma melihat saja, mempraktekkan juga???oh tidak, HANYA melihat saja alias pengamat sejati sambil menemani sambil berbincang dengan ibu. Saat kuliah juga saya tidak memasak sendiri melainkan beli di warung , baru memasak ketika salah satu teman sekolah dulu mengajak saya untuk menemaninya tinggal di rumah (ini baru demen, gratis tis tis..alhamdulillah ^_^). Kebetulan saya dapet undian tukang masak, alamakkkk!!! Tidak masalah, yang terpenting ada rasanya… Sejak saat itu keahlian saya mulai teruji, mulai dari membuat sambal sampai sayur….(cie cie cieeee….)

Bulan

“Bulan ingin pergi dari sini nek,lepasin ikatan ini….” Entah berapa kali kalimat itu selalu keluar dari mulut Bulan setiap harinya, air matanyapun tak  henti-hentinya bercucuran. Sebuah rumah tua, tepatnya di bagian ujung jalan melati hanya seorang nenek dan gadis belia bernama Bulan yang tinggal di dalam rumah tersebut. Di jalan itu hanya ada lima rumah yang jaraknya saling berjauhan, dan hanya rumah nomor limalah yang berpenghuni. Nenek dan Bulan,ya hanya mereka berdua. “Bulan ingin pergi dari sini nek,lepasin ikatan ini….” Wanita tua itu hanya duduk sambil terus melihat Bulan yang berada tak jauh darinya, tak lama ia mengalihkan pandangannya ke jendela. Suara rintihan Bulan masih saja terdengar samar. Tak banyak yang ia lakukan di dalam rumah itu, pagi-pagi ia harus keluar rumah mencari bahan makanan di belakang rumah yang sekiranya bisa ia makan dengan Bulan. Lalu kembali duduk di kursi goyangnya sambil memandang Bulan. **** “Bulan ingin pergi dari sini nek,lepasi

Izinkan Aku Meramumu Dalam Senja

Satu jam saja, izinkan aku mermumu dalam senja. Ah, sepertinya itu tak cukup. Sungguh, rasanya ingin kupenggal dentingan waktu yang berbunyi tiap waktunya di sudut ruangan kerjaku. *** Tik.. Tak.. Tik.. Tak.. Dentingnya seirama detak jantungku Dan dalam bingkai waktu, aku hanya bisa duduk terpaku. Duhai senja, merapatlah sejenak Hingga mampu kuraba rasamu untuk kuramu.. *** Wahai senja, mengapa tak kau rebahkan hatimu padaku? Biarlah aku menunggu hingga akhir waktu Hingga tak ada satu helaipun emas mahkotaku Lalu, pertanda apakah ini? *** Meski ku tahu dan ku tak mau tahu Tiap jengkal waktu kuramu setiap rasa yang jemu Karena ku tahu itu karena ulahmu Adakah secuil ramuan indah yang kau ramu untukku? *** Bahkan aroma nafas tubuhmu tak lagi mampu kukecap Hanya sekejap kau hadir untuk kembali berlalu Sudikah berlama di dermagaku? Hingga sempurna ramuan yang kau buat mampu kurasa *** Aahhh… Hanya anganku pada senja Kilauan keemasannya sempurn

Sehat dengan Bawang Putih

Berawal ketika saya menelpon ibu, seperti biasa obrolan kita mengalir dari mulai menanyakan kabar hingga masalah masakan. Nah kebetulan pagi itu saya sarapan gule kambing kiriman dari bibi, sontak ibu langsung menyuruh saya untuk mengkonsumsi bawang putih setelah makan makanan yang berlemak tentunya seperti gule, kacang-kacangan, santan dll. Aih, bawang putih??di makan mentah-mentah??gimana rasanya ya??batin saya dalam hati. Setelah selesai menelpon ibu, saya pun langsung ke dapur untuk mengambil dan mengupas bawang putih. Saya kupas dua siung bawang putih satu yang kecil untuk saya dan yang agak besar untuk suami hehe. Saya coba geprak dulu lalu saya minum seperti minum obat, heummmm baunya bener-bener tajam. Tapi untungnya langsung ketelan hehe….berbeda dengan suami saya, kalau saya digeprak lalu langsung saya telan tapi suami dikunyah sampai habis. Heummmm…..satu kata, HEBATTTT!!!hehehe… Berbicara tentang bawang putih pastinya yang ada dipikiran kita tentunya bumbu dapur,

Something,That I hate

“ini buat kamu..ini buat kak sharen..satu lagi buat lily…”ujarnya kepada meli **** Oh my God,entah apa yang ada dipikiran seseorang ketika ada teman satu kantor memberikan sebuah makanan atau apapun itu kepada teman-teman dekatnya. Sedangkan ada orang lain yang berada di dekatnya yang tidak mendapatkan seperti apa yang diperoleh oleh orang lain (padahal itu teman satu kantor). Entah,punya hati atau tidak…terkadang saya ngenes melihat kejadian yang sudah sering saya lihat dengan mata kepala sendiri. Hellooooo,disini kita hidup dengan banyak orang,kenal dengan banyak orang,satu kantor lagi… Entah,mungkin ini yang dinamakan dengan aku dan kamu…kami berbeda….saya seperti ini dan kamu seperti itu, okelah kalau seperti ini. Setidaknya saya tahu kamu seperti itu,ya ya ya…inilah yang dinamakan dengan perbedaan. ===Ada banyak sekat ketika melihat perbedaan

(Tiba-tiba) Menangis Histeris

Curhat pagi… Pagi ini mama regina curhat ke saya bahwa anaknya si “kakak” (panggilan untuk regina) kemarin malam tiba-tiba menangis histeris, sontak mama dan papa regina bingung dan merasa aneh “kenapa si kakak jadi histeris gini kalo nangis?”. Baru kali ini sejak masuk   kelas piji (playgroup) si “kakak” menangis hebat sambil berteriak dan sesekali membuang barang dan mainan yang ada disekitarnya. Wowww!!!regina cantik…regina pintar…regina yang baik hatinya… aya naon what happen hannie bannie swiitieee ……(hickz,denger mama curhat jadi ikut sedih nih miss hana dengernya >_< ) ****** Eniwey, kebetulan dikelas piji ini ada 3 anak yang memang benar-benar ekstra menangisnya ketika pintu kelas mulai ditutup. Yang satu menangis memeluk pintu, satunya lagi menangis dengan gulung-gulung, dan yang satu lagi diam seribu bahasa tapi terisak-isak (itupun tidak bersuara hehehe…). Ah kurcaci-kurcaciku, gemes deh kalo pada nangis. Kalau permasalahan seperti ini dipagi hari sudah bias