Skip to main content

Exhibionisme Pada Anak


Hari ini saya dikagetkan dengan cerita siswa SMP kelas VII tentang aksi anak SD kelas III yang sering mempertontonkan alat kelaminnya secara tiba-tiba baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Rico (nama samara pelaku) sering melakukan aksi seperti itu saat jam istirahat atau ketika tidak ada guru. Kadang juga di depan beberapa anak perempuan saja, tapi seringkali ia melakukan aksinya saat anak-anak berada di kelas. Bukan hanya memelorotkan celananya saja melainkan dengan memainkan alat kelaminnya sambil tertawa. Bukan hanya satu atau dua kali tapi hampir setiap hari ia melakukan hal seperti itu.

Kasus semacam ini banyak saya dengar dari penuturan teman-teman saat masih duduk dibangku perkuliahan dan sampai saat inipun masih banyak pelaku yang sengaja mempertontonkan alat kelaminnya yang berkeliaran di jalanan. Seringkali lingkungan kita khusunya msyarakat luas menilai jika perilaku sex yang dilakukan oleh seseorang tidak sesuai dengan norma dan nilai, maka itu bisa dikatakan dengan penyimpangan atau gangguan seksual. Penyimpangan seksual adalah aktivitas seksual yang ditempuh seseorang untuk mendapatkan kenikmatan seksual dengan tidak sewajarnya. Biasanya pelaku menikmati organ sexnya dengan tidak wajar. Dan salah satunya adalah contoh kasus diatas, dimana seseorang dengan tidak mengurangi rasa malu mempertontonkan alat kelaminnya ke orang lain. Dan inilah salah satu jenis penyimpangan seksual yaitu Ekshibisionisme / Ekshibisionis, yaitu dorongan untuk mendapatkan stimulus dan kepuasaan seksual dengan memperlihatkan alat kelaminnya kepada orang yang tak dikenal. Penderita eksbionisme sering di derita oleh kaum pria dan korbannya yaitu wanita baik anak maupun dewasa.

Lalu, dimanakah letak kepuasannya..?? Penderita akan mengalami kepuasan tersendiri jika korban terkejut, jijik, lari, menjerit dan ketakutan. Jika sudah seperti itu penderita akan mengalami rangsangan dilanjutkan dengan masturbasi hingga ejakulasi. Tapi jika korban hanya diam dan tertawa melihat ulah pelaku / penderita maka penderita akan mengalami kekecewaan dan ia akan merasa sangat malu.

Penyebab ekshibionisme ini bersifat psikologis atau kejiwaan, diantaranya yaitu:

..Pengalaman sewaktu kecil
..Hubungan yang buruk dengan pasangan hidup
..Meniru
..Lingkungan
..Pergaulan
..Faktor genetik dll

Kasus diatas merupakan aksi dimana pelakunya adalah anak-anak. Jika tidak segera diatasi maka akan bertahan hingga ia remaja bahkan bisa sampai pada usia dewasa. Penyebabya bisa dari perilaku imitasi atau meniru, dimana kemungkinan ia pernah melihat orang melakukan hal seperti itu di tempat umum sehingga ia penasaran dan akhirnya mencoba melakukan hal serupa. Jika sudah seperti ini, beri anak pengertian tentang pendidikan seksual dini, baik buruknya suatu perilaku itu seperti apa, dan jangan lupa perhatian dan kasih sayang itu nomor satu. Sehingga anak akan merasa di”rangkul” oleh orang tuanya…

Sekian dulu hasil belajar dan analisa untuk hari ini, salam sejahtera untuk para orang tua yang sudah berjuang untuk menjadikan anak-anaknya menjadi generasi penerus yang hebat tentunya….


******************

Malang, 3 Maret 2011

…Recall mata kulia psikologi Abnormal semasa kuliah hehehe

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say

Bikin Apa Aja Gampang dengan Digital Rice Cooker Mito R5

Hayoo, ada yang pernah dengar Digital Rice Cooker Mito R5??buat yang sudah punya, pasti tertolong banget dengan produk ini. Nah buat yang pernah dengar tapi belum tahu penampakannya,atau belum pernah sama sekali dengar. Kali ini saya mau sharing pengalaman menggunakan Digital Rice Cooker Mito R5 8 in 1, rice cooker masa kini dan multi fungsi. Kira-kira saya bikin apa aja ya??emmm… Tentang Digital Rice Cooker Mito R5 Digital Rice Cooker Mito R5 merupakan produk terbaru dari Mito Electronic, dimana Digital Rice Cooker Mito R5 ini memiliki kapasitas yang lebih besar (2 liter), juga dilengkapi dengan 8 fungsi mode memasak. Yaitu memasak nasi, nasi merah, bubur, kue, merebus, mengukus, membuat sup dan menggoreng. Selain itu, juga dilengkapi dengan panci 5 lapis, pemanas 3D, serta fungsi timer untuk memasak nasi sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. 8 Keunggulan Digital Rice Cooker Mito R5 1. Satu rice cooker dengan banyak fungsi, 8 mode memasak. 2. Panci dengan 5 lapis