Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2020

Furnitur Kantor dapat Mempengaruhi Kualitas Kerja?

Bekerja sebagai pegawai kantoran cukup digandrungi banyak orang. Bekerja tanpa aktifitas berat, area kerja yang super nyaman, juga gaji yang bisa dibilang cukup tinggi, sudah lebih dari cukup mengapa banyak lulusan sarjana mengambil pekerjaan satu ini. Selain itu, alasan terkuat mengapa menjadi pegawai kantoran cukup diminati adalah persaingan dalam dunia kerja di ibu kota. Keperluan dan kebutuhan untuk bertahan hidup di daerah metropolitan, dimana gedung-gedung tinggi tempat pegawai kantoran itu berada, membuat banyak orang harus memilih pekerjaan tersebut demi hidup yang lebih baik, demi tidak hidup gelandangan. Diantara banyak pekerjaan di ibu kota, menjadi pegawai kantoran merupakan pilihan yang menjanjikan. Tak hanya hal menyenangkan yang didapat mereka yang bekerja di hadapan komputer tiap waktu. Ada kalanya hal- hal yang kurang menyenangkan terjadi dalam dunia perkantoran. Berikut ini adalah beberapa sisi negatif bekerja sebagai pegawai kantoran: 1. Kena marah atasan Yang

Ucapan Tersampaikan Lewat Bunga Papan

"Besok kalau Aim wisuda, kita buatin papan bunga yang gede yuk kayak itu, hahaha (sambil menunjuk salah satu papan bunga di dekat gedung laboratorium)" Ini adalah obrolan iseng para sodara yang kepingin banget lihat sepupunya wisuda gara-gara lihat papan bunga yang bertuliskan kata-kata lucu. Jadi, ceritanya bulan lalu kakak sepupu dari paman kedua wisuda. Mumpung paman dan keluarganya datang dari kampung, kami yang tinggal di Gresik dan Surabaya sekalian kumpul temu kangen di Kampus Unair. Gara-gara bunga papan dan menunggu wisudawan keluar dari gedung itu melelahkan. Akhirnya ngisengin plus kasih semangat adik sepupu yang sedang menyusun skripsi di ITS Surabaya. Ini kasih semangat atau ngisengin sih hehe. Ngomongin soal bunga papan artinya kita bicara soal pesan, hubungan dan keindahan. Kalau dulu, pesan hanya tersampaikan lewat surat atau telepon. Untuk surat, kita harus menunggu berhari-hari untuk menerima pesan tersebut. Sedangkan untuk telepon, biayanya

Cara Menghilangkan Bau Badan dengan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash

"Hmmmm baunya seger banget dek..."  Kalimat yang lumayan bikin saya agak kaget saat itu, ketika cuaca panas terlebih lagi saya sedang membersihkan dapur setelah masak. Merasa ada yang aneh, akhirnya saya mencoba mencium bau badan sendiri. Ugh... Ya Allah, ternyata ini yang membuat suami tiba-tiba bilang seperti itu saat ke dapur. Ini kejadian awal-awal menikah. Nah, sejak saat itu saya mulai rajin mandi. Wkwkwk... Dulu, bagi saya mandi itu ya seperlunya saja. Set set set... Selesai!. Pakai sabun, sikat gigi, selesai. Saya tipikal orang yang cuek bebek dari dulu. Tapi sejak menikah saya mulai rajin segala hal, mulai dari masak sampai urusan mandi. Dari suami, saya baru tahu manfaat dan keutamaan mandi yang sebenarnya, ahahaha. Gara-gara urusan bau badan yang baunya asem minta ampun, akhirnya saya sadar bahwa dengan mandi yang bersih bau badan akan menghilang. Urusan bau badan pastinya sangat menganggu penampilan, terutama jika efek dari keringat yang berlebih aka

Memulai Tabungan Umroh untuk Tunaikan Ibadah Umroh di Usia Muda

Bagi seorang Muslim, mengunjungi Tanah Suci adalah hal yang sangat diinginkan. Apalagi dengan melakukan itu mereka bisa menyempurnakan Rukun Islam yang dijalani. Sayangnya, untuk bisa ke Tanah Suci Anda harus antre hingga bertahun-tahun, bahkan ada yang sampai di atas 15 tahun. Nah, menyiasati panjangnya waktu tunggu ini beberapa orang lebih memilih untuk melakukan umroh untuk mengunjungi Tanah Suci. Sembari menunggu mereka bisa menikmati ibadah di tempat yang suci dan meningkatkan kualitas ibadahnya. Kalau Anda ingin ke Tanah Suci untuk umroh dalam waktu dekat, berikut tips memulai tabungan umroh agar bisa ke sana saat masih muda. 1. Memilih Lembaga Keuangan yang Tepat Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk membuka tabungan umroh adalah memilih lembaga keuangan yang tepat. Anda bisa memilih bank konvensional atau bank syariah. Pilih sesuai dengan keyakinan agar saat menabung bisa berjalan dengan lancar. 2. Mengalokasikan Uang secara Rutin Setelah membuka tabunga

Suka Masak?Berikut 2 Jenis Wajan yang Harus Anda Miliki

Buibu, punya berapa jenis wajan di rumah? Kalau saya, dari awal nikah sampai sekarang koleksi banyak wajan. Tapi yang tersisa ada 3 wajan, itu mah bukan koleksi ya hahaha. Wajan-wajan yang saya punya sebagian beli, ada yang hadiah sampai dapat doorprize satu set wajan dari kantor suami. Tapi berhubung kami sering sekali pindah kota bahkan pulau, jadi wajan-wajan itu sebagian besar kami tinggalkan di rumah kontrakan lama. Atau untuk kenang-kenangan para tetangga. Sebagai ibu rumah tangga, memiliki peralatan dapur merupakan keharusan. Minimal kita punya wajan, sebagai peralatan memasak. Wajan banyak sekali fungsinya mulai dari menggoreng, menumis, mengungkep sampai memangang. Iyes, memanggang. Karena sekarang banyak sekali jenis wajan, tapi kali ini saya mau sharing dua jenis wajan yang harus ada di dapur. Emang harus dua ya?minimal dua lah buat ibu rumah tangga, ya kan buk... Umumnya wajan berbentuk bundar atau melingkar dengan gagang 10 cm di sisi kanan kiri untuk pegangan. Tap

5 Ide Menu Makan Siang Anak

Bund, sering bingung nggak sih bikin menu makan siang anak?setelah anak-anak usia 7 tahun keatas biasanya kita tidak terlalu repot untuk urusan menu anak. Karena mereka sudah bisa makan menu orang dewasa. Berbeda halnya jika anak-anak masih kecil atau balita. Kita sebagai orangtua pasti masih membedakan makanan untuk mereka. Saya memiliki anak usia 4 tahun, setiap hari saya masih sering masak dua menu. Khusus untuk si kecil dan menu untuk kami, saya dan suami. Tapi ada kalanya saya masak hanya satu menu yang bisa dikonsumsi oleh anak. Artinya saya tidak masak masakan pedas, misalnya ikan bumbu balado. Contoh satu menu untuk satu keluarga, sayur sop ayam,sayur bayam. Nah, menu seperti ini biasanya saya hanya memasak sekali saja. Biasanya  saya masak menu apa saja untuk si kecil. Mau tau?? Berikut ini ada beberapa ide menu makan siang anak. Sayur bening daun kelor Bahan : Segenggam daun kelor, daunnya saja 2 buah jagung manis, potong jadi 2 6 bawang merah iris