Thursday, 14 February 2013

[BeraniCerita #1] Lipstik Merah

Selasa, sebelum senja menghampiri. Firna menghampiri Zian yang sedang membereskan meja kerjanya, sudah pukul 17.00 waktunya pulang. Tapi sebelum Zian meninggalkan meja kerjanya Firna mengajaknya  untuk menemani mencari lipstik di mall yang tepat berada di samping gedung kantor mereka.
”Bagusnya yang warna apa ya Zie?”
”Ihhh daritadi warna apa mulu,cobain habis itu hapus cari warna lagi. Udah ah terserah kamu Fir”
Dengan wajah yang sudah hampir dilipat-lipat, mulut manyun lima senti Zian dengan wajah kecut langsung berpaling dan mencari tempat duduk. Sementara Firna melanjutkan aktivitasnya mencari warna lipstik yang cocok menurutnya.
”Makannya Zie jadi cewek dong jangan cuma jadi cewek di KTP aja”
“Sial,ampun deh. EGP, yang penting ane cewek. Titik!!”ujarnya sambil terus membaca buku Partikelnya Dee Lestari
“Untung mas Tian mau sama kamu”
“Ih ih…maksud loehhh??gue harus bilang wow gitu??Yuk ah,tar keburu malem besok kan ngantor lagi kita. Capek nih nemenin kamu shoping daritadi”
“yukkkk”
***
Semua orang kantor tahu bahwa Zian adalah seorang wanita pekerja keras, sejak bekerja menjadi fotografer di salah satu majalah ternama di ibu kota. Ia tak lagi seperti dulu, saat kuliah ia benar-benar wanita tulen. Pagi-pagi sudah siap pergi ke kampus dengan dandananya yang rapi dan cantik. Namun tidak untuk sekarang, semuanya berubah drastis sejak menjadi fotografer. Dengan khasnya celana panjang, kaos, jam tangan, topi, dan ransel di punggungnya. Meski sudah menjadi istri dari seorang pengusaha sukses, itulah Zian. Meskipun sempat di komplain oleh Tian, suami Zian tapi ia lebih nyaman dengan keadaannya sekarang.
***
14 Februari 2013
Pukul 00.01
”Selamat ulang tahun sayang…”
Dengan mata masih terpejam, samar-samar Zian mendengar suara suaminya tepat di daun telinganya. Ia pun lalu tersenyum kearah suaminya yang berada di depan matanya. Di meja sudah ada kue mini berbentuk love dan sebuket bunga mawar, setelah Zian meniup lilinya Tianpun menyodorkan pisau untuk selanjutnya memotong kue tersebut. Saat Zian memotong kue tiba-tiba ia merasa ada benda keras di dalam kue  karena tidak bisa di potong, Zian langsung membelah kue tersebut dan ternyata benda tersebut adalah lipstik berwarna merah.
”Ih,mas Tian apaan nih kok lipstik??tapi cantik”
Tianpun langsung tersenyum dan memberikan sepucuk kertas berwarna merah muda kepada Zian.
Kepada istriku tercinta : Zian Faradisa
Katamu,bukankah aku rembulan itu..
Iya sayang,seluruh jagadpun tau,
Bahwa kamu adalah rembulan yang selalu menyinari hatiku
Tak peduli siang atau malam
Tuhan,terima kasih sudah menghadiahkan peri yang cantik ini
I love you Zian Faradisa….
Your heart : Tian Syauqillah
 “Terima kasih sayang…I love you too”
Dengan berlinang air mata, Zian langsung memeluk erat suaminya.
“Yaudah,yuk kita tidur  lagi, besok sampaikan salam mas ke Firna ya”
“Heh???Firna???”
“Iya, Firna ponakanku…bilang makasih sudah bantu mas mencarikan lipstik merah buat kamu sayang”
“Heh???aaaaaa….mas curangggggg…..”
Seperti biasa perang bantalpun dimulai, hingga suara mereka tak terdengar lagi yang tertinggal hanya suara angin malam.
*************
"Flash Fiction ini disertakan dalam Giveaway BeraniCerita.com yang diselenggarakan oleh Mayya dan Miss Rochma."


26 comments:

  1. walaupun dibantuin firna tapi tetep cinta kok :)

    ReplyDelete
  2. romatis ya, hehhehehhe
    ultahnya hari valentine

    ReplyDelete
  3. keren banget toh mbak, ulang tahun mengesannya jadi fotografer juga, mau dong difotoin, iixixixixi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. xixixixixix..inspirasi daadakan nih nduk :D
      makasih yaaa,,sisni2 tak foto

      Delete
  4. hmm.. keren juga.. tapi jadi penassaran.. apa emang iia yg biasanya terjadi jika sudah berpelukan gitu hanya ada angin malam..?!?! aiihh... hehehe.. bcanda :p ehh.. kabbuurrrr :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih,,,,kasih tau nggak yaaaaa hehehehe

      Delete
  5. itu nyindir gak beliin lipstik merah hihihi....
    Makasih ya udah ikutan GA-nya, udah tercatat! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahahahahaha,,iyha juga ya mbk mayya,,sipp makash :D

      Delete
  6. udah masuk gitu kok link kamu. sip deh, dah dicatat sebagai peserta nek yakkkk :)

    aku mau is dikado lipstik. hehehe,
    *Ambil cermin*

    ReplyDelete
    Replies
    1. pas masukin ditmpatmu g bisa pas lht di blognya mbk mayya baru kelihatan hehehe...

      hahahaha,bissa bissaa

      Delete
  7. sebenarnya cerita lbh menarik pas ketika suasana diam stl adu bntal itu hihihi

    ReplyDelete
  8. waaah theme nya baru yaa... pangling aku mbak... kirain nyasar

    ReplyDelete
    Replies
    1. xixixixixixi iyha bunda naya,bosennn hehehehe

      Delete
  9. All that we are is the consequence of what we have estimation. Wait… Has anyone exhorted dissertation for you. Keep the articles progressing !Pakistan marriage

    ReplyDelete