Skip to main content

Menjaga Kesehatan Keluarga dengan Imunomodulator Alami

Menjaga Kesehatan Keluarga dengan Imunomodulator Alami - Beberapa hari yang lalu saya membaca data (dari kawalcovid19.id) bahwa jumlah kasus di Indonesia per tanggal 18 maret 2021 yaitu 1 juta lebih yang terkonfirmasi terpapar Covid 19. Meskipunvaksin sudah masuk di Indonesia tapi sampai hari ini masih banyak yang terkena virus ini. Situasi pandemi seperti ini mau tidak mau, kita sebagai ibu harus menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga.

Tepat tanggal 22 maret 2021, saya berkesempatan ikut webinar diadakan oleh DELTOMED yang bertemakan "Ibu Sigap Jaga Imunitas Keluarga". Dengan pemateri dr. Inggrid Tania M,Si dan Apt. Agie Avionico Gaudart, S. Farm.

dr Inggrid menjelaskan kalau dulu awal-awal pandemi kita harus melakukan 3M untuk pencegahan, tapi sekarang protokol kesehatan tidak cukup dengan 3M. Bertambah menjadi 5 yaitu 5 M. Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak (1,5 - 2 meter), Menghindari kerumunan dan Membatasi mobilitas dan interaksi.

Yang paling penting adalah bagaimana caranya kita harus bisa mencegah penularan. Sederhanaya yaitu dengan meningkatkan imunitas tubuh kita. Kita tahu bahwa pandemi merupakan penyebaran penyakit menular yang sangat berbahaya. Tidak hanya di Indonesia saja tai secara global. Selain itu virus ini juga belum ada obatnya tetapi butuh imunitas untuk mencegah dan mengobati. Untuk itu, sebagai ibu kita harus mencegah penularan agar keluarga kita tetap sehat. 

Sistem imunitas adalah semua mekanisme tubuh untuk mempertahankan keutuhannya terhadap bahaya dari tubuh maupun dalah tubuh sendiri. Sistem imun ada dua yaitu non spesifik /alamiah dan spesifik/didapat. 

Kebayang nggak sih kalau ada benda asing yang masuk dalam tubuh pastinya ada respon dalam tubuh kita. Ketika respon bisa melawan virus makan infeksi bisa di stop. Tapi kalau imunnya tidak kuat makan responnya akan tetap berjalan (adaptif). Maka dari itu, untuk mencegah virus masuk ke dalam tubuh. Kita harus memiliki imunitas tubuh yang baik, salah satu caranya dengan mengkonsumsi imunomodulator alami.

Imunomodulator adalah zat atau substansi yang dapat memodifikasi respon imun, mengaktifkan mekanisme pertahanan alamiah maupun adaptif, mengembalikan ketidakseimbangan sistem imun yang terganggu. 

Ada dua jenis imunomodulator yaitu imunostimulan dan imunosupresif.

Imunostimulan merupakan senyawa yang dapat meningkatkan kerja komponen-komponen sistem tubuh. Diberikan untuk meningkatkan respon imun terhadap penyakit atau infeksi. Contohnya, saffron, meniran, kunyit, sambiloto, bawang putih, kelor, jahe, pegagan, temulawak, dkk.

Imunosupresif merupakan suatu senyawa yang digunakan untuk menekan respon imun, meredakan hiper-inflamasi, mengatasi penyait autoimun, atau mencegah penolakan transplantasi.


Contoh Imunomodulator Herbal

Meniran (Phyllanthus niruri)

Bersifat imunostimulasi, mempercepat penyembuhan infeksi virus cacar air, aman untuk pemakaian jangka panjang.

Daun kelor (Moringa oliefera)

Imunomodulator, zat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, antivirus, atioksidan, antiiflamasi (anti radang), kaya akan nutrisi dan berperan pening dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh, kelor kaya akan Ca (calsium) sehingga dapat mencegah osteoporosis.

Kunyit (Curcuma longa/Curcuma domestica)

Bersifat imunostimulasi, meningkatkan efek terhadap fungsi utama  dari sel T, sel natural killer (NK) dan marofog. antioksidan dan antiinflamasi.

Ketiga contoh imunomodulator herbal (alami) diatas banyak kita temui di sekitar kita. Bahkan untuk meniran sendiri saya baru sadar kalau tanaman ini banyak tumbuh di taman depan rumah saya lho, tumbuh diantara rumput hahaha. Kalau kunyit banyak kita temui di pasar ataupun warung. Nah, kalau untuk daun kelor ini lumayan agak susah ya kalau tinggal di kota. Di daerah perumahan saya tinggal banyak sekali pohon daun kelor, bisa ambil sesuka hati buat sayur lho. 

Meningkatkan Imunitas Tubuh dengan Imugard

Ketiga imunomodulator herbal sangat baik dan banyak sekali manfaatnya untuk tubuh, terutama untuk meningkatkan imunitas. Jika banyak orang yang kesulitan mencari ketiga herbal tersebut, nggak usah panik. Karena ketiga imunomodulator herbal tersebut saat ini sudah tersedia dalam bentuk kaplet. 

Imugard adalah produk herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan 3 in 1 herbal formula yaitu meniran, daun kelor dan kunyit. Dengan banyak khasiat dan kegunaan yaitu membantu memelihara daya tahan tubuh, melengkapi kebutuhan nutrisi dan memperbaiki sistem pencernaan.

Proses produksi Imugard sendiri sudah tersertifikasi ISO 9001:2015, jadi sudag bertaraf internasional. 

Saran penggunaan :

1 kaplet setiap hari untuk menjaga daya tahan tubuh

2 kaplet saat kondisi tubuh dirasa sedang turun/ drp sampai membaik, lalu lanjutkan  1 kaplet sehari

Dapat diminum oleh anak-anak diatas 12 tahun, dewasa dan lansia.



Untuk pasien yang sembuh dari Covid 19, boleh idak mengkonsumsi Imugard? Apt. Agie Avionico selaku Brand Manager  Imugar menjelaskan bahwa pada saat pasien sembuh dari Covid mereka butuh daya tahan tubuh yang baik. Jika tidak ada gejala, bisa mengkonsumsi Imugard satu kali sehari. Kalau masih dalam pengobatan Covid, harus minum obat dari dokter, jika sudah sembuh bisa konsumsi Imugard.

Imugard bisa dibeli di beberapa offline store seperti Apotek, Century, Watson, dan toko obat retail. Sedangkan untuk online store bisa di dapat di Deltomed Store (officoal) : Tokopedia, Shopee, Blibi, Lazada dan Bukalapak. 1 box terdiri dari 3 blister @ 10 kaplet, untuk harga Imugard yaitu Rp 30.000-35.000 per Blister. 







Comments

  1. Kadang tubuh butuh suplemen untuk mendompleng kesehatan dan menjaga imunitas ya. Kalo suplemennya herbal gini sih nggak ragu mengkonsumsinya ya

    ReplyDelete
  2. Yang paling penting adalah bagaimana caranya kita harus bisa mencegah penularan.

    Sepakat. Termasuk ikhtiar apa yang dilakukan untuk menjaga imunitas tubuh.

    ReplyDelete
  3. Kabar baik sekali yaa, teh..
    Imugard hadir untuk meningkatkan daya tahan tubuh keluarga dengan bahan alami.

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director . Halo, gimana puasanya teman-teman?semoga masih kuat ya, lancar sampai hari terakhir,amiin. Beberapa hari yang lalu saya sempat sharing tentang pengalaman pertama bikin video blog. Sampai sekarang masih belajar bikin video yang bagus, enak dilihat dengan peralatan yang saya punya. Untuk kamera, saya menggunakan kamera tablet ASUS ZenPad. Nah, untuk mengedit video, saya menggunakan Power Director yang saya unggah di playstore. Kalau ada yang tanya, Power Director bisa di unduh di PC atau laptop nggak??sepertinya bisa, karena saya belum mencoba. Mungkin teman-teman ada bisa jawab..bisa share disini. Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director Bagi pemula seperti saya, video editor Power Director sangat mudah digunakan. Dulu, awalnya saya menggunakan Viva Video untuk edit video, tapi seringnya hasil video kepotong. Akhirnya saya coba install power Director, tidak perlu waktu lama untuk mempelajari video editor ini.

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say