Skip to main content

Bermain Spons dan Busa

Bermain Spons dan Busa. Kali ini saya mau sharing kegiatan main bareng bubuky, bermain spons dan busa. Kalau udah main yang ada air-airnya, anak kecil itu selalu aja excited. Bener-bener sumringah dan wajahnya itu lho bahagia banget, ya nggak sih mak?.

Main air itu menyenangkan banget, lha wong air untuk cuci tangan setelah makan aja, bubuky udah semangat banget. Berasa mau renang gitu, hahaha.. Kegiatan main air atau yang berhubungan dengan yang becek-becek biasanya saya lakukan sore hari sebelum bubuky mandi. Antara jam 15.00 atau 15.30 . Durasi main spons dan busa atau yang becek-becek ini biasanya memakan waktu lama dan bikin anteng anak. Konsentrasinya panjang banget kalau main yang beginian hehe. Seru gitu mungkin ya. Yaaa,paling lama 30 menit main spons dan busanya, tapi habis itu lanjut lagi main spons sambil mandi di bak.


Nah, biasanya bubuky main sponsnya nggak pakai busa kalau pas mandi, pakai air yang ada di bak aja. Dia suka banget mainin sponsnya, ditaruh di air terus diangkat tinggi-tinggi, hasilnya ia akan melihat ada air yang jatuh/mengalir dari spons. Dan diulang berkali-kali sambil teriak hehehe.

Bermain Spons dan Busa
Bahan :
1 buah spons (saya pakai spons pencuci piring yang baru)
Sabun mandi bayi
Air sedikit
Wadah

Cara membuat :
Siapkan wadah, beri air sedikit. Gosokkan sabun pada spons, lalu peras-peras sampai keluar busa. Ulangi sampai busa banyak, sisihkan sabun. Siap dimainkan.


Masih dengan permainan sensori, yang manfaatnya banyak sekali. Mulai dari melatih otot jari tangan, melatih motorik halus, konsentrasi, tekstur lembut, licin, kasar (spons) dan lain sebagainya. Ohya, pas bubuky main spons dan busa, sesekali dia membuka dan menutup jari-jari tangannya yang penuh dengan busa. Entah apa yang ada di pikiran anak usia 2 tahun 2 bulan ini.

Sampai saat ini, ketika saya bermain dengan bubuky, sebisa mungkin saya selalu ada di depannya. Karena masih kecil, takutnya nanti busanya dijilat atau dimakan. Maklum, balita di usia ini sangat tinggi rasa ingin tahu dan penasaranya dengan hal atau benda baru. Jadi, sebisa mungkin dampingi anak (khusus balita) ketika bermain spons dan busa ya mak.

Seneng banget rasanya kalau bubuky anteng sama mainannya, kali ini main spons dan busanya berhasil. Kapan-kapan boleh nih busanya dikasih pewarna, biar tambah seru.

Teman-teman, ada yang pernah main spons dan busa bareng anak atau saudara?

Comments

  1. Kalau mandi Kakak main gituan mulu, Mbak. Hihihi. Suka banget sampai malas mentas dari bak mandi.

    ReplyDelete
  2. Permainan yang murah meriah bahkan sepele ,tapi bermanfaat untuk anak ya?

    ReplyDelete
  3. Kalau pas nyuci baju tuh ankku suka ikutan mainin busanya, ehehe.

    ReplyDelete
  4. busa, bubble dan main air never goes wrong ya mba. anak-anak pasti suka banget

    ReplyDelete
  5. busa, bubble dan main air memang gak pernah salah ya mba, anak betah banget main ketiga ini

    ReplyDelete
  6. Saya aja sampai sekarang masih suka main busa dan spons. Biasanya pas cuci piring hehehe

    ReplyDelete
  7. Anak2 mesti suka yang berhubungan dengan air. Dulu Tifa umur 2 tahunan yo minta cuci piring sendiri. Bagus sih tapi jadi lama hahaha..

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director . Halo, gimana puasanya teman-teman?semoga masih kuat ya, lancar sampai hari terakhir,amiin. Beberapa hari yang lalu saya sempat sharing tentang pengalaman pertama bikin video blog. Sampai sekarang masih belajar bikin video yang bagus, enak dilihat dengan peralatan yang saya punya. Untuk kamera, saya menggunakan kamera tablet ASUS ZenPad. Nah, untuk mengedit video, saya menggunakan Power Director yang saya unggah di playstore. Kalau ada yang tanya, Power Director bisa di unduh di PC atau laptop nggak??sepertinya bisa, karena saya belum mencoba. Mungkin teman-teman ada bisa jawab..bisa share disini. Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director Bagi pemula seperti saya, video editor Power Director sangat mudah digunakan. Dulu, awalnya saya menggunakan Viva Video untuk edit video, tapi seringnya hasil video kepotong. Akhirnya saya coba install power Director, tidak perlu waktu lama untuk mempelajari video editor ini.

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say