Skip to main content

Malaikat Juga Tahu


Mungkin ada hal lain yang tidak semua orang suka tapi saya suka, rumah yang sejuk di pinggir sungai, halaman luas, satu pohon mangga rindang berdiri tegak di samping kanan rumah, satu pohon alpukat mentega kokoh di depan teras, di ruang makan dekat dapur sengaja separuh atap terbuka, berharap ketika langit biru menyapa aku melihatnya jelas, ketika hujan merindukanku tak perlu lari dan tergesa-gesa membuka pintu hanya sekedar ingin memeluknya, ketika tiba-tiba di pagi hari dan langit membiru semilir angin melambaiku aku bisa langsung membalas belaiannya tanpa harus buru-buru membuka jendela ruang tamu atau dapur.

Mungkin ada hal dimana banyak orang tidak suka suasanan sepi, di rumah gedongan sendiri tanpa ada teman atau pasangan disampingnya. Tapi aku berbeda, tak ada jeda untuk tidak menikmati frasa demi frasa kehidupan, jengkal demi jengkal waktu yang berlalu begitu saja, beranjak dari merajut mimpi, menemui sang empu kehidupan, bercengkrama seperti layaknya teman dekat, melalui hari yang mungkin bagi sebagian orang melelahkan, sendiri ditemani benda-benda mati yang ada di beberapa ruangan yang tertara rapi.

Mungkin jengah melanda tapi hidup masih terus berjalan, tak ada yang sia, terkadang terasa gelap tiba-tiba seperti diterjang ombak dan perlahan tergulung pelan hingga akhirnya terdampar di bibir pantai. Andai semua pantai indah, mungkin aku akan bertahan hingga titik penghabisan, tapi kali ini pantai terasa ramai oleh jutaan manusia, rasanya tidak ada ruang untuk mengembalikan nafas yang sedari tadi tertunda, tapi lagi-lagi dibalik kericuhan ada hati yang kosong, di ujung pantai ada satu frasa terlihat sendu tak berkawan duduk di atas bongkahan pohon yang terjatuh, ada pilu yang mendera, sepertinya.

Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu, bahagiaku pasti
Berbagi, takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan kepadamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski sering kali kau malah asyik sendiri

Karena kau tak lihat
Terkadang malaikat tak bersayap,
Tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini, silahkan kau adu
Malaikat juga tahu
Siapa yang jadi juaranya 

~ malaikat juga tahu, Dee~

...26/8/13...
 


Comments

  1. Subhanallah... serasa berada dalam ayunan tiap kata yang tergores di sini. rupanya aku jatuh hati disini. Dan kisah rumahnya yang menakjubkan (menurutku) mengingatkanku pada sebuah drama: "Full House" ^_^

    ReplyDelete
  2. Aku merasa...ada sesuatu di balik tulisan ini...
    Sesuatu yang menggelitik, namun enggan untuk kukatakan.
    Sepi...

    ReplyDelete
  3. Saya juga suka dengan rumah yg digambarkan mba Hanna diatas. Sepertinya ada 'sesuatu' dibalik tulisan ini. Hmmmm :)

    ReplyDelete
  4. lagunya saya suka, favorit :)

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director . Halo, gimana puasanya teman-teman?semoga masih kuat ya, lancar sampai hari terakhir,amiin. Beberapa hari yang lalu saya sempat sharing tentang pengalaman pertama bikin video blog. Sampai sekarang masih belajar bikin video yang bagus, enak dilihat dengan peralatan yang saya punya. Untuk kamera, saya menggunakan kamera tablet ASUS ZenPad. Nah, untuk mengedit video, saya menggunakan Power Director yang saya unggah di playstore. Kalau ada yang tanya, Power Director bisa di unduh di PC atau laptop nggak??sepertinya bisa, karena saya belum mencoba. Mungkin teman-teman ada bisa jawab..bisa share disini. Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director Bagi pemula seperti saya, video editor Power Director sangat mudah digunakan. Dulu, awalnya saya menggunakan Viva Video untuk edit video, tapi seringnya hasil video kepotong. Akhirnya saya coba install power Director, tidak perlu waktu lama untuk mempelajari video editor ini.

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say