Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2013

Self Portrait ala HM Zwan

Photohraphy is my life. Saya senang memoto dan melihat foto. Foto membuat sebuah  momen atau kejadian itu menjadi penting ~Ridhwan Ermalamora~ Suplemen 23 Episentrum Fotografi, saya cukup menikmati hobi yang satu ini. Mulai kenal foto memoto sejak di pesantren dulu saat salah satu teman makan (makdusnya satu baskom 5 orang hihi) menjadi bagian fotografi, alhasil setiap ada sisa film kami narsis di ruangan bagian fotografi.  Tapi sekarang sedang marak yang namanya narsis diri sendiri atau biasa disebut dengan self portrait. Potret diri sendiri dengan menggunakan kamera atau lensa, dengan cara apapun. Mulai dari memegang kamera sendiri, menggunakan tripot, di taruh di meja, lantai, bahkan ada yang gantung di pohon agarhasilnya bisa maksimal, unik, dan seru. *pengalaman hahaha*. Nah, kali ini saya memiliki beberapa self portrait yang saya ambil sendiri dengan menggunakan kamera Hp, maklum kamera yang keren-keren itu belum punya hehe. Tidak penting, yang terpenting bis

Keju Goreng

Tiga hari yang lalu, bulek saya dan anak-anaknya main ke rumah sambil bawa oven dan mixer. Lah,apa maksudnya?ternyata bulek dan anak-anaknya meminta saya untuk membuatkan kue untuk lebara. Gubraks!!!g salah???emang saya ada tampang bisa bikin kue ya???xixixi...   Ya sudahlah saya terima dengan senang hati, siapa tau bisa beneran bikin kue hehe. Akhirnya saya browsing cari-cari resep yang paling mudah, simpel, bahan murah tentunya hahaha *pletakk!!!. Mumpung hari ini nganggur, pagi-pagi ke pasar beli bahan dan langsung sok sibuk gitu di dapur hehe. Baiklah, yuk kita coba resep berikut... Keju Goreng   Bahan : - 500 gr  tepung tapioka "tani" - 5 butir telur - Keju cheedar (1/2 : parut) - 1 bungkus masako - 1 sdt garam Cara : - Telur di mixer sampai mengembang, lalu tambahkan keju, garam, masako. Mixer lagi sampai keju hancur - Masukkan tepung sedikit demi sedikit, uleni sampai adonan kalis - Siapkan minyak di dalam wajan - Ambil sedikit adona

Maha Daya Ikhlas

Maha daya ikhlas Ikhlas adalah memurnikan segala bentuk ketaatan kepada Allah hanya kepada Allah,  tanpa ada campuran. Ikhlas artinya murni tak bercampur... ~ust Bachtiar~ ** Yaa muqollibal quluub tsabbit quluubana aladdiinik wa taa atiq...

[jika] Ini Ramadhan Terakhir

“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil).Karena itu, barang siapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah…..”Q.S Al-Baqarah 185 *****   Ramadhan mubaarak , alhamdulillah kita sudah berada di pertengahan bulan Ramadhan. Bulan seribu berkah, setiap orang berlomba-lomba mengejar pahala. Bagaimana tidak satu kebaikan yang kita lakukan akan dilipatgandakan pahalanya, subhanallah. Misalnya saja, kita membaca al- Qur'an alifff laamm mimmm. Maka pahalanya dihitung persatu huruf, alif dihitung 1 dikalikan 10, laammm  dihitung 1 dikalikan 10, begitu juga dengan mimmm dihitung 1 dikalikan 10, maka total keseluruhan adalah 30. Bagaimana jika kita bisa menghatamkan al-Qur'an dalam satu bulan ini?tinggal mengkalikan saja, maka pahala yang kita dapatkan akan berlimpah, subhanallah. Itulah salah satu keistimewaan bulan Ramadh

Sebuah Perjalanan : Menjadi Guru

...sampai sekarang menjadi guru buatku tetap pekerjaan paling indah di dunia... -Dhitta Puti Sarasvati- Saat tragedi yang melanda Jepang akibat bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, hal pertama yang ditanya Kaisa r Jepang saat itu bukan jumlah korban atau berapa rakyat yang tersisa. Tapi yang ditanya adalah masih adakah guru yang tersisa?  GURU... Sesungguhnya kebangkitan suatu bangsa bisa dilakukan dengan menumbuhkan harapan pada guru. Dan berbahagialah ketika kita masih bisa menemukan orang-orang yang menemukan cintanya dalam mengajar. Karena kita yakin, + masih akan ada generasi yang tumbuh. -Suplemen 23 Episentrum- ***  Saya bukan termasuk orang yang dari kecil punya cita-cita menjadi guru, mengajar dan berbagi dengan orang lain. Saat kuliah keinginan saya hanyalah ingin menjadi seorang reporter di salah satu stasiun televisi swasta yang sudah saya incar, tapi keinginan hanyalah keinginan. Dengan berjalannya waktu kegiatan mengajar yang awalnya hanya iseng, ingin

Semudah Berhitung 123, Tebak dan Menangkan Hadiahnya

Di rumah saya ada beberapa majalah properti yang sering saya baca, sangat menarik karena pasti isinya beragam rumah yang cozy, menarik dan rumah idaman pokoknya. Siapa sih yang tidak ingin memiliki rumah sendiri yang sesuai dengan keinginan. Dengan lahan yang luas, ruangan demi ruangan tertata dengan berbagai perabotan yang rapi dan tentunya membuat penghuni rumah senang. Masalahnya rumah sekarang mahal sekali, tapi kalau ada yang kasih rumah gratis pasti banyak yang langsung angkat tangan tinggi-tinggi. Termasuk saya hehe. Saat ini sebuah industri properti di Indonesia sedang melangsungkan sebuah kontes tebak dan menang rumah gratis dari rumah123 . Seperti tahun yang lalu, juara akan memenangkan sebuah rumah secara cuma-cuma alias GRATIS. Mau tahu harga rumahnya berapa? senilai Rp 600 juta, wow!!!. Syarat dan ketentuannya ada dibawah ini: JADWAL KONTES TEBAK & MENANG Rumah Gratis Semudah 1-2-3! ini dimulai pada Selasa, 11 Juni 2013 (pukul 24.00 wib) dan ditutup p

Sebuah Negosiasi

Tiduur, lalu terbangun. Mau ngapain?bersih-bersih rumah, baca majalah, baca buku, lalu bosan.  Hampir seminggu saya mencoba bernegosiasi dengan keadaan sekarang, ya..dengan keadaan sendiri di rumah ditemani perabotan rumah beserta barang-barang elektronik yang mungkin awalnya membosankan. Satu hari berasa bertahun-tahun lamanya menunggu bedug magrib berkumandang, bukan menunggu waktu untuk berbuka puasa tapi berharap agar bisa melewati hari yang benar-benar membuat saya bingung.  Terbiasa sibuk mengajar dan melewati separuh hari dengan anak-anak, tapi sekarang harus berdiam diri di rumah. Dua hari merupakan satu momen yang entah membuat saya kurang bersyukur dengan keadaan ini, mungkin belum terbiasa duduk diam. Perlahan dihari ketiga saya mencoba untuk bernegosiasi dengan keadaan dan waktu, mencoba menikmati gerakan demi grakan yang saya lakukan. Mulai dari bangun tidur lalu menyalakan televisi, perlahan terlelap lalu terbangun. Dilanjutkan dengan membaca buku dan majalah di so

Ramadhan Tanpa Suami

“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil).Karena itu, barang siapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah…..”Q.S Al-Baqarah 185 **** Ramadan kareem.. salah satu bulan Islam yang kedatangannya sangat ditunggu-tunggu oleh umat Islam, bulan yang berkah dimana setiap orang berlomba-lomba meraih kebaikan, apa yang dilakukan akan mendapat balasan ganda, dosa-dosa dihapus, banyak keutamaan yang ditawarkan di dalamnya, dan masih banyak lagi. Hal yang terindah yang selalu dinantikan khusus di bulan Ramadan adalah moment kebersamaan berkumpul dengan keluarga, entah saat berbuka puasa, sahur, dan tarawih. Tidak hanya orang dewasa saja yang menyambut senang bulan ini tapi anak-anakpun sangat senang dengan datangnya bulan Ramadan, mereka belajar dan mengenal berpuasa dari orangtua. Bagi saya, hal yang paling dinanti di bulan R

Catatan Seorang Guru Beka : Kejadian Terselubung di Balik Breaktime

Satu hari saya mendapatkan cerita dari seorang teman bahwa patner mengajarnya di sebuah sekolah taman kanak-kanak (di sekolah lain di kampungnya) sering memperlakukan anak didiknya semena-mena, yang lebih parah adalah ketika breaktime. Di sekolah PG/TK seperti di tempat saya mengajar, saat breaktime anak-anak biasanya makan nasi, mi goreng, ada juga yang hanya membawa bekal roti, kue kering, dll. Beberapa anak ada yang lama mengunyah makanannya padahal waktu breaktime + 45 menit, dan akhirnya guru tersebut marah-marah lalu perlahan menghampiri satu siswa yang memang anaknya aktif dan tidak bisa cepat dalam mengunyah. Dengan sigap guru tersebut membuka saos sambal yang selalu tersedia di meja tempat penyimpanan bekal anak-anak dan guru, ditaruhnya di dalam makanan anak lalu guru tersebut menyuapinya. Otomatis anak tersebut cepat mengunyah makanannya karena pedas, dan itu berlangsung sampai makanannya habis tidak tersisa.              Astaghfirullah.. Ucap batin saya ketika men

My Backpack (100%gayaku)

Hidup adalah pilihan. ..Tidak menyukai tas "cewek" bukan pilihan hidup saya, dari dulu sampai sekarang saya belum mempunyai tas "cewek" satupun. Tas "cewek" menurut saya itu yang cantik itu loh, yang sering dipakai teman-teman kuliah *zaman sekarang udah heboh ya anak kuliah hehe*, teman-teman ngajar, jalan-jalan ke mall, ataupun arisan, dan lain-lain pokoknya yang dipakai di samping itu loh bisa juga pakai panjang. *bisa dibayangin kan..??* Saya, lebih suka pakai ransel. Satu ransel cuup bagi saya, paling mahal harganya Rp 150.000 itupun sudah keren, kuat, dan bermerek pastinya *halah merek saya loh merek tas-tas pecinta alam hehe*. Satu rusak beli lagi, tapi yang sekarang alhamdulillah bertahan 4 tahun sejak saya mengajar di Malang dulu. Padahal setiap hari setia menemani saya, mulai dari ngajar, jalan-jalan, pulang ke Jombang, mbolang ke Ponorogo, Surabaya, dll pakai ransel ini. Dan bertahan sampai sekarang saya pakai mengajar di Batam, terakhir sa

Episode Jepret Birunya Langit Jember

Mungkin perjalanan ke Jember kali ini bagi saya sangat menyenangkan sekali, dengan membawa dua kurcaci (keponakan) untuk berlibur dan menengok sepupu mereka. Ya, setidaknya mereka bisa benar-benar menikmati masa liburan yang lumayan panjang, mumpung juga tantenya pulang kampung jadi ya jalan-jalan deh. Salah satu barang yang tidak pernah ketinggalan dari genggaman tangan saya adalah Hp, fungsinya adalah untuk jeprat jepret sesuka hati *maklumlah belum punya kamera hehe*. Dan kali ini objek jepretan saya adalah langit biru Jember, dimanapun dan kemanapun kakak saya mengajak kami jalan tak lupa melihat indahnya langit Jember. Meskipun terpaksa saya ambil dari dalam mobl, tapi yang terpenting terabadikan hehe. Okey, inilah sedikit jepretan iseng saya.... ***** Batam,12 juli 2013

Nasehat Mbahbuk

Sepulang dari kantor Ajeng langsung menuju ke rumah mbahbuk, saat pintu terbuka seketika ia langsung memeluk erat badan mbahbuk yang sudah hampir tergerus waktu. “Gusti Allah mboten sare nduk, rezeki itu ada terus selama kamu dan Langit berusaha. Rezeki itukan luas, termasuk rezeki anak...” Mungkin pesan inilah yang selalu menguatkan Ajeng ketika lisan-lisan tidak bertanggungjawab terus berterbangan. Tulisan ini diikutkan dalam Kontes Unggulan : Enam Puluh Tiga