Skip to main content

Resep Mudah dan Praktis Membuat Steak Daging

Kapan terakhir makan steak? Emmm... Kalau saya, terakhir makan steak itu waktu ngajar di Malang, sekitar tahun 2011. Dimana lagi kalau bukan di Warung Steak. Lama banget ya, dan sampai detik ini belum pernah lagi makan steak di resto dan sejenisnya. Nggak tau kenapa, ya karena setiap wisata kuliner kami selalu majan di tempat yang standar gitu, haha. Macam warung padang, KFC, warung lalapan, bakso.. Udah sih gitu aja levelnya, wkwkwk.


Terus, minggu kemarin waktu maen ke rumah adek di Surabaya, pas kami ngobrol mau makan malam apa, eh suami nyeletuk pingin makan steak. Karena waktu ada acara di Jakarta diajak rekannya makan steak di resto. Kebetulan di rumah adek stok daging qurban masih banyak. Nggak pake lama kami punya ide bikin steak untuk makan malam. Karena nggak punya gambaran bumbu Steak itu seperti apa, akhirnya kami bertiga browsing dong. Sebenarnya banyak banget resep Steak, cuma karena banyak banget resepnya dan bingung deh. Akhirnya saya pilih resep yang paling simpel, itupun ada dua bumbu yang nggak ada di dapur. Yaudahlah di skip aja. Pakai yang ada di dapur.

Resep Mudah dan Praktis Membuat Steak Daging
Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat membuat Steak :
1. Agar daging sapi tidak alot
Potong daging sapi tipis, tambahkan garam dan bawang putih. Unyet... Duh, unyet ini bahasa Indonesia nya apa ya, hahaha. Jadi siapkan daun pepaya, remes remes daun pepaya sama daging. Konon, ini adalah salah satu cara untuk membuat daging empuk tidak alot. Diamkan selama 10 menit.


2. Pendamping steak
Biasanya pendamping makan Steak adalah kentang goreng dan sayur rebus. Diantaranya ada buncis, wortel dan jagung manis. Tapi berhubung waktu itu nggak ada jagung manis, yaudahlah jagung manisnya di skip hehe.

3. Siapkan sausnya
Untuk saus sendiri ini jauh banget dari saus Steak yang asli. Kenapa? Ya itu karena bahannya pakai yang ada di dapur hahaha. Pingin bikin steak tapi nggak niat, yaitulah kam ckckck.yang penting bumbunya pedas, ada rasa asin, gurih manis gitu.

Baiklah,mari kita bikin steak dengan bumbu dan bagan yang ada di dapur.

Steak Daging
Bahan :
500gr daging sapi, iris tipis
1 lembar daun pepaya
Garam dan merica secukupnya
4 siung bawang putih, geprek, cincang
Margarin untuk memanggang

Siapkan wadah, campur jadi satu semua bahan kecuali margarin, daging dan daun pepaya diremas. Diamkan 10 menit. Panaskan margarin di teflon, panggang daging selama 10 menit. Masing-masing bagian 5 menit. Angkat.


Bahan saus :
1 buah bawang bombai, iris tipis
4 siung bawang putih
5 cabe rawit
2 sdm maizena, cairkan dengan 2 sdm air
1 gelas air Gula, garam, merica secukupnya
Kaldu bubuk secukupnya
Saos sambal secukupnya
Saos tiram secukupnya
Margarin untuk menumis

Tumis bawang bombai, bawang putih, cabe rawit sampai harum. Masukkan air, gula, garam, merica, kaldu bubuk, saos sambal dan saos tiram secukupnya. Masukkan maizena, koreksi rasa. Jika sudah matang, angkat.

Pendamping Steak :
Rebusan wortel dan buncis
Kentang goreng


Masak ini butuh waktu kurang lebih 1,5 jam disambi ngerumpi dan incip incip kentang goreng hahaha. Terus hasilnya gimana Em?jujur ya, yang pertama bikin... Ih, kok empuk dagingnya ya. Jadi beneran ya ngeremes daging sapi sama daun pepaya bikin hasil dagingnya empuk. Serius, empuk banget lho. Kami bahagia dong.. Terus pas dicocol sama saus ya, adududu... Enak banget wkwkwk. Norak norak bergembira akhirnya bisa bikin steak enak. Kami sempat ngobrol sih, ini aja yang pake bumbu saus seadanya enak, gimana kalau pakai bumbu yang komplit. Seperti saus Inggris dan lain sebagainya.

Yaaa, setidaknya... Alhamdulillah bisa masak steak buat makan malam berenam. Yaa meskipun suami dan sepupu makannya ditambah pakai nasi, tapi kami bahagia lah hahaha. Orang Indonesia banget ya, makan steak pake nasi haha.

Teman-teman, ada yang sudah pernah bikin steak daging sendiri? Ayo dong cerita...

Comments

  1. Hola halo say.... Apa kabar ? Ternyata masih ngeblog juga to ? Kirain sudah lupa sama blognya. Rindu aku komen di sini. H2C, dibalas apa gak komenku ya hahahahah..kalo di sosmed mah dah biasa kali ya ngobrol di status.
    Rajin bikin steak daging. Bagi dong. Ngiler aku lihatnya.

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director . Halo, gimana puasanya teman-teman?semoga masih kuat ya, lancar sampai hari terakhir,amiin. Beberapa hari yang lalu saya sempat sharing tentang pengalaman pertama bikin video blog. Sampai sekarang masih belajar bikin video yang bagus, enak dilihat dengan peralatan yang saya punya. Untuk kamera, saya menggunakan kamera tablet ASUS ZenPad. Nah, untuk mengedit video, saya menggunakan Power Director yang saya unggah di playstore. Kalau ada yang tanya, Power Director bisa di unduh di PC atau laptop nggak??sepertinya bisa, karena saya belum mencoba. Mungkin teman-teman ada bisa jawab..bisa share disini. Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director Bagi pemula seperti saya, video editor Power Director sangat mudah digunakan. Dulu, awalnya saya menggunakan Viva Video untuk edit video, tapi seringnya hasil video kepotong. Akhirnya saya coba install power Director, tidak perlu waktu lama untuk mempelajari video editor ini.

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say