Skip to main content

Tahapan Menyimpan Sepatu Wanita yang Benar, Agar Bisa Awet Hingga Beberapa Tahun


Pada dasarnya, tujuan dari menyimpan sepatu pastinya adalah untuk menjaganya supaya awet hingga bertahun-tahun dan tampak seperti baru. Dan untuk para wanita, biasanya selalu memiliki sepatu lebih dari dua pasang di rumahnya. Mulai sepatu untuk olahraga, sepat ke kantor, ataupun sepatu untuk acara santai atau hang out bersama teman-teman.

Nah, untuk itu, sudah sewajarnya bila anda mengetahui tahapan menyimpan sepatu wanita yang supaya koleksi sepatu yang dimiliki terlindungi dari kerusakan untuk jangka waktu yang lama.

Adapun tahapan dalam menyimpan sepatu wanita yang benar, yang sebaiknya di tiru, adalah sebagai berikut:
1. Bersihkan Sepatu yang Hendak Anda Simpan
Pada dasarnya ini adalah hal mutlak yang harus Anda lakukan, dimana cara pembersihan sepatu ini disesuaikan dengan bahannya. Untuk sepatu yang terbuat dari kulit sintetis, pastinya sangat mudah untuk dibersihkan, tetapi berbeda halnya jika sepatu Anda menggunakan kulit asli.

Nah, jika sepatu Anda justru menggunakan bahan yang dikombinasikan, otomatis Anda juga harus membersihkannya sesuai dengan kombinasi bahan tersebut. Tambahan lagi, jika proses pembersihan sepatu mengharuskan Anda untuk mencucinya dengan air, Anda harus memastikan sepatu tersebut kering terlebih dahulu sebelum simpan, entah itu dengan cara dijemur ataupun dengan menggunakan bantuan shoe dryer.

Jangan simpan sepatu yang masih basah atau setengah kering karena tindakan ini hanya akan memicu jamur untuk tumbuk yang bisa membuat sepatu menjadi lapuk atau berubah warna.

2. Persiapan Menyimpan Sepatu
Setelah sepatu selesai dibersihkan dan dipastikan dalam kondisi yang kering, selanjutnnya adalah proses persiapan untuk menyimpannya. Masalah penyimpanan ini, Anda bisa menggunakan kotak sepatu plastik yang transparan yang bisa didapatkan dengan mudah di pasaran. Hal ini dilakukan dengan tujuan supaya sepatu tidak terhindar dari debu.

Karena selalu ada kemungkinan suhu udara menjadi berubah yang bisa membuat kotak sepatu lebih lembab, Anda bisa mengakalinya dengan memasukkan beberapa bungkus silica gel ke dalam kotak sepatu tersebut.

Jika sepatu yang Anda simpan ini masih agak lama yang mau digunakan lagi, sebaiknya Anda juga menyediakan shoe tree supaya bentuk sepatu menjadi tidak berubah. Kalaupun Anda belum memiliki benda yang satu ini, bolehlah Anda memanfaatkan koran atau kertas bekas yang diremas-remas.

3. Cara Menyimpan Sepatu Wanita yang Benar
Oke, setelah dua tahap di atas selesai Anda lakukan, kini saatnya Anda memulai proses penyimpanannya. Mengenai media penyimpanan sepatu sendiri, Anda tidak harus menggunakan kotak plastik transparan seperti yang kami sampaikan, karena hal itu tetap sebaiknya disesuaikan dengan selera Anda.

Jika Anda memiliki puluhan pasang sepatu dengan berbagai model, kami sarankan agar Anda mengelompokkannya, jangan meletakkannya secara acak supaya saat diperlukan, Anda bisa memilihnya dengan mudah.

Selanjutnya, susunlah sepatu Anda tersebut pada rak sepatu dengan berdasarkan pada prioritas penggunaan. Letakkan sepatu yang paling sering Anda gunakan pada bagian rak yang cukup mudah untuk dijangkau.

Begitu juga sebaliknya, tempatkan sepatu yang tidak terlalu sering Anda pakai pada bagian rak yang agak tinggi atau yang agak sulit untuk Anda jangkau.

Nah, itu dia 3 tahapan yang sebaiknya Anda perhatikan saat hendak menyimpan sepatu wanita milik Anda. Catatan penting lainnya yang tidak boleh Anda abaiknya jika Anda ingin sepatu Anda berumur panjang adalah, segera lakukan proses pengeringan jika sepatu Anda basah dan jangan sampai Anda menumpuk sepatu dengan asal-asalan tanpa penghalang antar sepatu yang satu dengan yang lainnya, karena ini bisa merusak bahan dan solnya.

Comments

  1. kalo saya sukanya di taro di rak-rak gitu. raknya transparan atau pintu kaca. jadi sekalian dipajang. seneng liatnya,, hehe

    ReplyDelete
  2. Thanks tipsnya mba.. aku kadang suka sembrono simpan sepatu.. padahal kalau rusak nyeseel banget :)

    ReplyDelete
  3. Wah susah aku sekarang punya 2 anak gadis. Sepatuku diembat mereka terus hiks. Apalgi aku sukanya sepatu santai & sport, buka selop emak2, jadi sesuai juga buat mereka.

    ReplyDelete
  4. dija cuma punya 2 sepatu aja
    sepatu sekolah dan sepatu jalan jalan
    gak pernah disimpen.. karena hampir dipake terus

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director . Halo, gimana puasanya teman-teman?semoga masih kuat ya, lancar sampai hari terakhir,amiin. Beberapa hari yang lalu saya sempat sharing tentang pengalaman pertama bikin video blog. Sampai sekarang masih belajar bikin video yang bagus, enak dilihat dengan peralatan yang saya punya. Untuk kamera, saya menggunakan kamera tablet ASUS ZenPad. Nah, untuk mengedit video, saya menggunakan Power Director yang saya unggah di playstore. Kalau ada yang tanya, Power Director bisa di unduh di PC atau laptop nggak??sepertinya bisa, karena saya belum mencoba. Mungkin teman-teman ada bisa jawab..bisa share disini. Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director Bagi pemula seperti saya, video editor Power Director sangat mudah digunakan. Dulu, awalnya saya menggunakan Viva Video untuk edit video, tapi seringnya hasil video kepotong. Akhirnya saya coba install power Director, tidak perlu waktu lama untuk mempelajari video editor ini.