Skip to main content

Jalan Sore di Daerah Pecinan Siak

Menginjak dua tahun hidup di Siak, sepertinya keinginan pribadi sebagai pendatang perlahan-lahan terwujud. Apalagi kalau bukan tempat hiburan untuk sekedar refreshing. Nggak usah saya ceritakan lebih detail ya, mungkin teman-teman sudah bosan dan hafal kalau di Siak ini minim tempat niburan seperti di kota-kota pada umumnya. Di Siak tidak ada mall tapi wisata alamnya menyejukkan hati,meskipun hanya menikmati keindahan sungai Siak,tapi ini sungguh menawan, eaaa.  Saya rasa Siak salah satu kota kecil yang kaya, gimana nggak kaya, coba saja keruk tanahnya, minyak berhamburan. Wal hasil, selama hampir dua tahun ini saya merasa dimanjakan dengan fasilitas umum yang ada di kota kecil nan indah ini. Contohnya saja, jalan raya kotanya yang luasnya Masya Allah, mulus, dan bersih. Di sepanjang pinggir sungai Siak, dibangun taman-taman yang indah, luas dan bersih. Jadi, beruntunglah wahai masyarakat Siak...

Jalan Sore di Daerah Pecinan Siak
Nah, bulan lalu sepulang dari #exploretembilahan, tepatnya dua hari sebelum imlek. Saya dan suami jalan-jalan keliling kota, sampai akhirnya kami melewati daerah pecinan, daerah pasar lama yang tidak jauh dari Istana Siak. Konon, lahirnya daerah pecinan ini berbarengan dengan keberadaan Istana Siak yang dibangun pada tahun 1880-an. Pasar ini didominasi dengan bangunan lama, lantai dua  dan terbuat dari kayu. Pasar disini menjual berbagai bahan sembako, elektronik, ada warung padang dan melayu, dan yang tak kalah adalah kedai warung kopi. Sepanjang jalan pasar lama berubah drastis berwarna merah, sepertinya baru di cat. Mendadak suami masuk-masuk gang sampai mendekati sungai Siak, ternyata ada tempat wisata baru. Aaarrkkk...kemana saja kami??kok baru tahu. Belum ada namanya, karena baru selesai di bangun dan sebagian masih dalam proses pembangunan. Tempat ini lumayan ramai pengunjung, untuk sekedar duduk-duduk di pinggir sungai Siak dan tentunya menikmati jajanan yang ada. Ohya, tempatnya pas depan klenteng kota Siak - Riau.  Ada parkir sepeda motor dan mobil, jadi yang dari jauh tidak usah khawatir.
 Tempat duduk asik,siapa cepat dia dapat hehe
 Itu kelentengnya...
 Ada taman dan tempat duduk
 Kalau lapar tinggal beli jajan 
 Tempat parkir sepeda motor
 Sungai Siak
 Itu daerah sebrang, Mempura
 Yang rapi ya parkirnya
Bisa turun,tapi hati-hati ya...

Ohya,bisa berburu sunset lo disini. Yang belum ke Siak, hayyuk, tunggu apalagi....^^


****

Comments

  1. Tempatnya asyik bgd ya mak...
    Nongkrong sore2 di situ paleng nggak kerasa ya mak, tb2 malem aja gt ya...
    Tfs ya mak, ditunggu cerita selanjutnya yak :)

    ReplyDelete
  2. Sungainya beraih ya mak...jarang liat yg begini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sungainya lumayan besar mak,lalu lintas kapal2 pabrik^^

      Delete
  3. Sungainya bersih yaa daaan selalu lebaaarr :D

    ReplyDelete
  4. saya kalo ke sini selalu terpesona dengan foto2 Mbak Hanna .... dan selalu saja merasa menyesal, kenapa tidak ke daerah2 yang difoto sama Mb Hanna waktu masih di Riau dulu, soalnya foto2nya keren2 :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehehe....semoga suatu hari bisa ke Riau lagi mbak,mengenang masa lalu^^

      Delete
  5. kereen yaa tempatnyaa...jadi pengen mampiir kesana hihihi..

    ReplyDelete
  6. Eh, Siak itu Riau kan? Aku penggemar apapun yang berbau Melayu :D

    ReplyDelete
  7. hai mbaaa....
    kereeeeen benneeeeer... pasti gak mau pulang kalo ke sana.. suasananya macam kota tua ya mba.. foto yg ada langit itu, sukaaaaa :D

    ReplyDelete
  8. merah-merah khas rumah peinan...bikin mata melek ya mak nice trip:)

    ReplyDelete
  9. airnya keliatan tak beriak ya, adem

    ReplyDelete
  10. bangunanya bagus bangus, lokasi nya asyik buat bersantai

    ReplyDelete
  11. Salut lho dengan instict fotografinya Mbak Hana. Lha saya itu suka kelewat untuk ngambil foto spot-spot yg menarik. Nyadarnya kalau pas sudah balik, trs baru deh : kok td aku gak motret bagian yang ini, itu, ini dst

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe...suka mengabadikan sesuatu soalnya,jadi kalau kemana2 dan ada yang menarik,selalu langsung di foto^^

      Delete
  12. tempatnya asik banget ya mbak Hanna..asik emang nih buat nyeruput kopi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa saya kalau NGOPI ditemani mba Hanna sama Mba Dwi yang cantik cantik ini
      Uhuyyyyyyyyyyyyyyy mau bangedssssssssss

      Delete
    2. iyabener banget mbak dwi,nyeruput kopi sambil ngobrol hehehe


      silahkan pak asep hehe

      Delete
  13. Haiyya ampyuuuunnnn... Cantiknya Is.. Bener-bener kontras sama warna lain ya itu merahnya...

    ReplyDelete
  14. warnanya kas warna cina, banyakan merahnya....

    ReplyDelete
  15. Masya Allah, cantik banget yaa.... bisa dijadiin tempat syuting film.

    ReplyDelete
  16. Kalau pohonnya sudah tinggi, pasti tamannya lebih keren lagi yaa... dan pengunjung bisa berlama-lama menikmati kesejukannya.

    ReplyDelete
  17. di cibubur juga ada mbak, mirip kayak gitu, agak gersang dan bangunannya mirip2 klenteng. asiknya ya itu, banyak bahan belanjaan yg super lucu. tp ngga ada lautnya, jadi ya udah deh, menang yg disana, hihihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehehe..disini belum ada tempat belanjaannya mbak,cuma tempat jajan aja

      Delete
  18. buat spot foto2nya bagus tuh. :D di pelataran dekat tempat parkir itu sering ada even gak ya? kan makin seru kalau ada. Jadi benar2 ramai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum,karena ini masih baru,biasanya kalau ada artis datang,acara knsernya di lapangan depan istana siak

      Delete
  19. Replies
    1. ayoo kesini mbak,ajak ade sama si abang ya^^

      Delete
  20. pecinan sellau identik dnegan warna merah. Mau, dong, kesanaaa ^_^

    ReplyDelete
  21. mbak, liat foto fotonya berasa bukan di indonesia yaa

    ReplyDelete
  22. Liat sunset asik nih kayaknya disini sambil menyuruput kopi.

    ReplyDelete
  23. Itu bagusssss bangeeetttt >.<
    Pengen ngajak raffi pas seneng senja2 kesana

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayukkk kesini mak,banyak tempat buat raffi lari2 soalnya heheeh

      Delete
  24. Tempatnya bersih dan rapi ya mbak,
    Semoga saya bisa kesana, Nengokin keponakan yang disana :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak,aamiin......uwa,ada keponaka ya di Riau

      Delete
  25. Foto-foto yang dibuat sangat memanjakan mata dan jadi kepengen ngebolang ke siak sekalian berguru ilmu fotografi dengan mak, bolehkan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe...saya masih belajar mbak,jadi nggak ada ilmunya,langsung praktek hehehe

      Delete
  26. Waaah kok bagus ya. Aku udah memperhatikan dari kejauhan sih, tapi belum mampir kesitu juga. Lagian kalau siang sepertinya kok sepi ya? Targetnya smp Pku sebelum gelap.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe..iini yang baru mak,baru dibangun akhir tahun kemarin. rmenya pas sore dan malam,kalau siang panas bangett

      Delete
  27. yuhuu..keren mak, jadi pengen ke tempat ini...:) Bangunannya khas bingits...

    ReplyDelete
  28. Apik ya mbaa, bersih tempatnya...

    ReplyDelete
  29. pemandangannya asyiiik...biarpun belum pernah ke siak, liat blogmu serasa jalan2 ke sana mak...

    ReplyDelete
  30. Subhanallah... keren banget mbak... sepertinya pemerintahnya cukup peduli dengan keindahan kota dan potensin wisatanya... sepertinya mulai banyak kota yang membangun waterfront seperti di siak.... kalau udah baca yang gini-gini bawaannya pengen jalan terus...

    ReplyDelete
  31. cantik tempatnya yaaa....love all the colors, meraaaah :)

    ReplyDelete
  32. ternyata di Siak ada daerah Pecinan juga ya.... foto2 nya keren :)

    ReplyDelete
  33. Wah keren, bakaln jadi semacam chinatown kayaknya Mbak. Mungkin kayak Kya-Kya di Surabaya :D Tapi sekarang Kya-Kya udah gak ada :((

    ReplyDelete
  34. ngeliat bangunan2 merah itu, sekilas mirip Malaka ya mbak...cantik, bersih juga

    ReplyDelete
  35. Khas banget bangunan & lokasinya mak, Siak...surga wisata yang tersembunyi

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director . Halo, gimana puasanya teman-teman?semoga masih kuat ya, lancar sampai hari terakhir,amiin. Beberapa hari yang lalu saya sempat sharing tentang pengalaman pertama bikin video blog. Sampai sekarang masih belajar bikin video yang bagus, enak dilihat dengan peralatan yang saya punya. Untuk kamera, saya menggunakan kamera tablet ASUS ZenPad. Nah, untuk mengedit video, saya menggunakan Power Director yang saya unggah di playstore. Kalau ada yang tanya, Power Director bisa di unduh di PC atau laptop nggak??sepertinya bisa, karena saya belum mencoba. Mungkin teman-teman ada bisa jawab..bisa share disini. Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director Bagi pemula seperti saya, video editor Power Director sangat mudah digunakan. Dulu, awalnya saya menggunakan Viva Video untuk edit video, tapi seringnya hasil video kepotong. Akhirnya saya coba install power Director, tidak perlu waktu lama untuk mempelajari video editor ini.

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say