Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2013

Puisi Satu Baris #4

Rasanya,ingin aku mengelabuhi malam Foto diambil di depan kamar kos. Siak 29//2013

Semakin Jatuh Cinta dengan Smartfren Windows Phone Ascend W1

Baru-baru ini Smartfren yang terkenal dengan branding “Smartfren Anti Lelet” mengeluarkan produk terbarunya yaitu Smartfren Windows Phone Ascend W1. Tidak mau kalah dengan banyaknya gadged smartphone keluaran terbaru yang semakin hari semakin inovatif, kali ini Smartfren meluncurkan smartphone berbasis Windows Phone 8. Sebuah trenologi yang sangat dinanti oleh penyuka gadged smartphone tentunya, dan membuat orang yang belum begitu tertarik dengan Smartfren menjadi penasaran dan ingin segera memilikinya. Yah, seperti saya ini…. Smartfren Windows Phone Ascend W1 memiliki desain yang sangat menarik, spesifikasinyapun terbilang sangat keren. Dengan IPS 4.0 LCD touch screen tentunya respon sentuhan layar yang sangat cepat, dengan sudut pandang yang luas dan warna yang sangat cerah. EVDO Rev.B + WiFi tethering Up to 14.7 Mbps, wow…tentunya semakin seru untuk berselancar di dunia maya. Snapdragon TM S4 Dual Core Processor 1.2 Ghz With Andreno 305 GPU, proses akses yang leb

Sebuah Pengalaman Sulitnya Mendapatkan Air (Lomba penulisan kreatif #FestivalMedia2013)

Air, bicara masalah air tentunya sangat berhubungan erat dengan kebutuhan kehidupan kita sehari-hari, mulai dari makanan, minuman, mandi, bahkan badan kitapun 55-75 % terdiri dari air tergantung dari ukuran badan masing-masing orang. Membahas tentang air, saya jadi teringat saat bulan agustus yang lalu saya dan suami jalan-jalan ke pulau Belakang Padang yang ada di Batam, salah satu pulau kecil yang sudah mulai banyak penghuninya. Saat saya ingin ke kamar mandi sempat bingung mencari kamar mandi umum, saat itu saya berada di salah satu pantai pasir putih yang ada di pulau tersebut. Biasanya di dekat pantai pasti banyak sekali kita temukan kamar mandi umum di sekitar pantai, tapi ini tidak. Saya sempat kebingungan karena ingin buang air kecil, sampai akhirnya saya bertanya kepada salah satu pemilik warung yang ada di sekitar pantai. Mereka menunjukkan saya kamar mandi yang ada di atas bibir pantai, dari jauh saya lihat ada tiga kamar mandi. Tapi sebelum saya berjalan menuju kamar mandi

Satu Hari Nanti

Satu hari nanti.... 1. Saya dengan setia menemani suami yang pindah-pindah tempat keja dari satu kota ke kota lain, dari satu pulau ke pulau lain, dari satu benua ke benua lain dan sampai akhirnya bisa keliling dunia. Berawal dari Batam hingga Eropa, Dubai, Paris, Madinah, dan sampai ujung dunia pokoknya. 2. Punya sekolah alam di satu desa, khusus untuk anak-anak yatim piatu, anak-anak jalanan, anak-anak terlantar, dan anak-anak korban kekerasan hidup. GRATIS tanpa di pungut biaya, dengan satu syarat. Niat mereka untuk BELAJAR dan ingin PINTAR.  3. Setiap bulan mengirim siswa ke luar negeri untuk pertukaran pelajar, belajar mengenal budaya di negeri orang, belajar mengaplikasikan bahasa yang dipelajari di sekolah alam. GRATIS tanpa di pungut biaya. 4. Punya sekolah untuk anak-anak khusus, khusus disini yaitu anak-anak yang mendapatkan label negatif dari sekolah atau lingkungan mereka tinggal. Misalnya anak-anak yang dikeluarkan dari sekolah karena merokok, pelaku bulliying , p

Dayun

En, Mimpi apa aku semalam Saat ini aku memandang hamparan hutan sawit yang luas Diatas pelana kuda besi Aku duduk diam sesekali menoleh ke kanan dan ke kiri En, Sugguh aku tergugu dalam pelanamu Ini bumi mana lagi yang akhirnya kupijak Sepi seolah hanya kita yang menari dalam mimpi Sementara segerombolan angin berlomba menyapaku En, Saat kamu asik dengan duniamu Perlahan akhirnya aku tahu Antara Siak dan Dayun  Terbentang jarak yang luas En, Andai kamu memberi izin Rasanya aku ingin berhenti sejenak Membiarkan satu persatu angin mengecupku Tanpa harus berdesakan satu sama lain En, Masih diatas pelana Tanpa kamu ketahui Diam-diam aku merasakan kecupan itu Rasanya sama tapi kali ini hatiku berlabuh di Dayun *** Siak,28 september 2013 Nb: foto diambil saat pertualangan pertama menuju ke desa Dayun .

Nenek

NENEK, ya kami memanggilnya nenek. Awalnya kami memangil ibu tapi berhubung ibu kos dan anak-anak kos lain memanggilnya dengan sebutan nenek, akhirnya lidah kamipun ikut memanggilnya nenek. Usianya 60 tahun lebih tapi masih sehat, badannya mengkel *apa ya...berisilah nggak kurus*, dan semangat. Bicaranya masih jelas dan penuh gairah, asli Medan dan keturunan Jawa Medan. Alhasil ngomongnya campuran, multilingual * halah* bangetlah hahaha. Kadang bahasa indonesia, padang, medan, kadang jawa. Hebat kan???campur aduk hehehe... Nenek ini ibunya bapak kos, jadi kami lebih akrab sama nenek di bandingkan dengan ibu kos. Ibu kos sih biasa aja, kalau saya lagi masak di dapur umum yang gabung satu ruangan dengan dapur ibu kos. Kami bincang-bincang, tapi sesekali tidak sesering dengan nenek. Maklum baru melahirkan jadi ribet dan fokus sama anak keduanya yang baru berusia 21 hari. Hari kedua kami diajak nonton barenag sama bapak kos, nonton bola. Camilan disediakan, bahkan minumpun dibuati

Siak, Kami Datang

24 September 2013 11:24 44 Hari pertama saya buka leptop, setelah beberapa hari disibukkan dengan urusan ini san itu *hehe sok sibuk*. Deg-deg'an banget pas buka leptop dan nacepin modem t**, boro-boro berharap penuh harap nomor ini ada sinyal. Nomor i*****t dan t******l saja yang sinyalnya penuh mpet-mpetan jalannya (untuk buka internet/fb) apalagi yang kartu untuk modem ini. Berkali-kali mengucapkan bismillah , akhirnya dua sinyal keluar. Horeeeeeeee....seneng banget nggak ketulungan, moon di maklumi ya pemirsah hehehe. Hari Sabtu Sabtu yang lalu saya dan suami pindah ke Pekanbaru Siak, kami memutuskan untuk naik kapal Dumai Expres. Rutenya dari Sekupang Batam - Tanjung Balai Karimun - Selat Panjang - Buton lalu naik travel ke kos-kosan yang ada di Siak. Kapal berangkat pukul 07.30 sampai Buton pukul 12.30, lebih dekat karena langsung sampai di tempat tujuan. Jika naik pesawat Batam - Pekanbaru 45 menit dan dilanjutkan dengan perjalanan darat selama 3 jam, dan sekal

Ciluk Baaaaa

Dani (5 tahun), Salma (2,5 tahun)...mereka-mereka ini tetangga samping kanan dan depan rumah saya, kemarin mereka bermain petak umpet. Seperti biasa dari dalam rumah sudah bisa mendengar ocehan-ocehan mereka... Dani : satu...dua...tiga...empat...lima...enam...tujuh...delapan...sembilan...sepuluh... Tiba-tiba Salma yang polos muncul dari dalam tempat sembunyi dan bilang, Salma : Baaaaaa....(ciluk ba)   Wahahahahahahahaha...... Salma....Salma....anak-anak itu lucu ya???^^

Panen Sawo, Hore!!!

  Alhamdulillah , hampir setiap pagi ada aja sawo yang jatuh. Rasanya,heummm manis bangettttt kayak sayah xixixixixi *pletakkk*. Setahun sudah dan akhirnya pohon sawo ini berbuah, alhamdulillah benar-benar berkah ^^

Jamu dan Tradisi Turun-temurun

Awal bulan juli kemarin saya mengalami satu kondisi dimana saat itulah seumur hidup saya baru pertama kali mengalami drop gara-gara minum jamu. Sudah menikah dua tahun tapi Allah belum memberikan titipan kepada kami seorang anak, dan tanpa sepengetahuan saya ibu membuatkan saya jamu. Dengan harapan agar anaknya (saya) lekas diberi titipan seorang anak, siapa tahu lewat perantara jamu yang ibu racik. Kebetulan keluarga kami suka jamu karena ibu sering membuat dan meracik jamu sendiri, tanpa banyak tanya ketika ibu menyuruh saya meminum jamu tersebut saya langsung meminumnya. Satu jam kemudian perut saya melilit, ibaratnya seperti diaduk-aduk, mual dan ingin muntah. Tapi sampai dua jam tidak juga muntah hanya merasa mual yang sangat hebat, saya merasa sangat tersiksa dengan kondisi tersebut. Sampai akhirnya jam tiga sore saya muntah, rasanya benar-benar sakit di tenggorokan. Selain muntah, saya juga BAB itupun yang keluar cairan. Bagi saya seumur hidup baru kali ini saya mengalami m