Skip to main content

Gara-gara Lumpia #3

  

Saat udara kering
Diujung cakrawala
Aku melihat wanita dengan gerimis di wajah
Matanya usang seperti maghrib berlalu
Sementara jari telunjuknya bergerak
Duk..duk..duk..
Perlahan rambut pirangnya tertampar angin

Jelang angin maghrib berhenti
Wanita paruh baya itu mengadahkan wajahnya
Tidak ada sesuatu yang istimewa diatas sana
Gerutuku pelan,
Hanya saja diantara ribuan pohon rindang
Aku melihat sepotong bulan
Sendiri, tanpa kerlip bintang

****
Batam,19/3/13

PS : Gara-gara lumpia,inspirasi tercipta..by:HM Zwan

Comments

  1. ternyata lumpia juga bisa menciptakan inspirasi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. lha itu mbk,ampun deh hehehe.... **mari,makan lupia xixixi

      Delete
  2. (clingak clinguk goleki lumpia)

    ReplyDelete
  3. lumpia nya mana mbak kok gag muncul #salah fokus :p

    guru lagi melow niyee :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. tuh kaannn.....gara2 sibuk jadi g tau deh episode gara2 lumpia ala zwan ya nduk hehehe...
      iya nih,gara2 lumpia tuh xixixixi

      Delete
  4. puisi yg bagus :) semangat terus menulis :)

    ReplyDelete
  5. jangan sampai bulannya ada dua :)

    ReplyDelete
  6. bentar .. bentar ...
    kok nggak ada kata-kata lumpia di puisinya :mrgreen:

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe....ketahuan nih nggak baca sampe bawah hihihi

      Delete
  7. sayang sekali saya tidak suka lunpia

    ReplyDelete
  8. dan memang akulah bulan itu
    menyombong dalam kesendirianku
    mengawasimu agar kau tahu
    betapa indahnya aku

    ReplyDelete
  9. Ooooh.. Ternyata mbak berambut pirang! :D

    ReplyDelete
  10. Ooooh.. Ternyata mbak berambut pirang! :D

    ReplyDelete
  11. dari lumpia bisa hadir rangkaian kata yang sarat makna...luarbiasa :-)

    ReplyDelete
  12. wanita tua menatap langit malam dengan bulan yang sepotongnya hilang entah digondol siapa dengan bintang yang juga tidak bermainkan cahaya.

    pertanyaan saya apakah yang di pikirkannya ketika melihat bulan sepotong ?

    ReplyDelete
  13. aiih ini kok anginnya menampar? :D
    #protes

    ReplyDelete
  14. wekekekk...dari lumpia aja bisa jadi inspirasi gini ya :p
    *usap-usap perut* efek baca puisinya :D

    ReplyDelete
  15. sejak lulus SMA setahun lalu, saya gak pernah ketemu sama lumpia basah lagi.. aaah jadi rindu lumpia basah depan sekolah *curhat* xDD


    saya bisa membayangkan bagaimana indahnya berada di antara pohon rindang, pasti sejuk ^^

    puisinya.. bagus mbak :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say

Bikin Apa Aja Gampang dengan Digital Rice Cooker Mito R5

Hayoo, ada yang pernah dengar Digital Rice Cooker Mito R5??buat yang sudah punya, pasti tertolong banget dengan produk ini. Nah buat yang pernah dengar tapi belum tahu penampakannya,atau belum pernah sama sekali dengar. Kali ini saya mau sharing pengalaman menggunakan Digital Rice Cooker Mito R5 8 in 1, rice cooker masa kini dan multi fungsi. Kira-kira saya bikin apa aja ya??emmm… Tentang Digital Rice Cooker Mito R5 Digital Rice Cooker Mito R5 merupakan produk terbaru dari Mito Electronic, dimana Digital Rice Cooker Mito R5 ini memiliki kapasitas yang lebih besar (2 liter), juga dilengkapi dengan 8 fungsi mode memasak. Yaitu memasak nasi, nasi merah, bubur, kue, merebus, mengukus, membuat sup dan menggoreng. Selain itu, juga dilengkapi dengan panci 5 lapis, pemanas 3D, serta fungsi timer untuk memasak nasi sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. 8 Keunggulan Digital Rice Cooker Mito R5 1. Satu rice cooker dengan banyak fungsi, 8 mode memasak. 2. Panci dengan 5 lapis