Saturday, 6 April 2019

Yuk, Kenali Fitur dan Program Terbaru GOJEK

Sekarang ini segala hal semakin dipermudah, termasuk ketika kita butuh sesuatu tapi kondisi tidak memungkinkan karena ada hal lain yang dikerjakan. Mau tidak mau kita butuh bantuan. Beruntung sekali saya tinggal di Indonesia, yang semua hal perlahan dipermudah, termasuk mencari bantuan untuk membelikan sesuatu, menjemput, mengantar suami, dan lain sebagainya.

Waktu saya masih tinggal di Subang Jawa Barat. Hampir setiap seminggu dua kali saya harus pergi ke Purwakarta untuk mengantar anak terapi. Kalau suami kerja mau tidak mau saya harus berangkat berdua dengan si kecil menggunakan kendaraan umum. Setelah turun dari bis biasanya untuk sampai ke rumah harus naik ojek. Beruntungnya di sana sudah ada GOJEK, alhamdulillah tidak perlu menunggu lama. Tinggal ambil hp, pesan, tidak butuh waktu lama driver sudah datang.

Coba, GOJEK lovers angkat tangan? hehe. Dengan adanya GOJEK, banyak sekali orang yang terbantu, mulai dari anak sekolah sampai ibu rumah tangga. Dan, dengan banyak fitur yang tersediaedia maka semakin banyak keuntungan yang dirasakan oleh pengguna dan pecinta GOJEK. Hampir semua kebutuhan yang kita butuhkan tersedia di aplikasi, mulai dari GO RIDE, GO FOOD GO CAR, GO PULSA sampai GO CLEAN. Luar biasa komplit ya...

Dengan semakin banyaknya pengguna GOJEK, maka GOJEK juga selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas yang terbaik untuk para mitra GOJEK dan pengguna layanan GOJEK. Agar GOJEK menjadi lebih baik lagi dan menjadi aplikasi yang dapat diandalkan bagi penggunanya.

Yuk, Kenali Fitur dan Program Terbaru GOJEK
1. Panggil bantuan darurat
Ketika kita naik GOJEK dan tiba-tiba ada hal yang tidak kita inginkan, kita bisa langsung pencet Panggil Bantuan Darurat. Dimana tombol tersebut sudah otomatis akan langsung terhubung pada Unit Darurat GOJEK yang siap melayani 24/7. Jadi kita nggak perlu was was lagi ketika naik GOJEK, karena GOJEK sudah menyiapkan pertolongan untuk kondisi terburuk.

Ohya, for your information, kabar baik nih, untuk Panggil Bantuan Darurat sudah bisa diakses customer GO CAR se-Indonesia. Semoga bisa segera di akses di GO RIDE juga ya. Dan mudah-mudahan sih, tombol ini gak kita pakai, karena selalu aman-aman saja di jalan ya.

2. Bagikan Perjalanan
Merupakan sebuah fitur membagikan tautan kepada keluarga atau kerabat melalui Whatsapp, LINE, atau pesan singkat lainnya seperti SMS. Sehingga pengguna dapat merasakan keamanan karena perjalanannya dipantau oleh orang-orang terdekatnya.

Pernah satu hari suami pulang dari Batam dengan penerbangan malam, sampai Purwakarta pukul 00.00. Malam itu juga suami nekat pulang ke Subang menggunakan GO RIDE. Meskipun suami sudah memberitahu saya akan ke Subang naik GOJEK, tetap ya saya was was.

Nah, dengan adanya fitur Bagikan Perjalanan, perasaan saya lumayan lega lho. Karena semua detail perjalanan kita terpantau oleh orang-orang terdekat. Misalnya mulai dari lokasi saya di pickup, lokasi kendaraan sampai lokasi saya sekarang, ada semua. Artinya orang orang terdekat saya tau keberadaan saya saat menggunakan GOJEK.

Jangan lupa, bagikan perjalanan kita kepada orang-orang terdekat. Untuk fitur ini sudah berlaku diseluruh area di Indonesia baik untuk GO CAR maupun GO RIDE.

3. Driver Jempolan
Ternyata GOJEK melakukan proses rekrutmen dengan ketat. Selain itu, GOJEK juga menyediakan modul pelatihan pada setiap driver, yang berisikan informasi mengenai cara menggunakan aplikasi pengarah jalan, cara merawat kondisi kendaraan, patuh pada peraturan lalu lintas, dan cara memberikan pelayanan yang baik.

Tuh kan, jadi driver GOJEK itu nggak asal-asalan, ada trainingnya juga ternyata. Ada yang pernah dengar RDL GOJEK? Rifat Drive Labs. Jadi, GOJEK bekerjasama dengan Rifat Drive Labs dalam penyelenggaraan pelatihan bagi para driver, yang langsung dipandu oleh Duta Keselamatan Berkendara, Rifat Sungkar. Dalam waktu 4 tahun terakhir, sekitar 300 ribu mitra pengendara GOJEK di 20 kota di Indonesia, sudah bergabung dalam program ini.

Program ini masih terus berjalan setiap bulannya. Selain itu, GOJEK juga memberikan edukasi kepada mitra driver melalui #TrikNgetrip, sebuah campaign yang menyampaikan pesan dengan cara yang menyenangkan untuk para mitra driver dalam memberikan pelayanan terbaik dan tips dalam berkendara serta perjalanan.

Tidak hanya itu, GOJEK juga menyelenggarakan serangkaian workshop dalam upaya meningkatkan keterampilan mitra driver melalui Bengkel Belajar Mitra. Program ini rutin diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia.

Nah, GOJEK sangat mengapresiasi mitra driver yang telah memberikan layanan super dan memiliki kontribusi lebih di masyarakat, bernama Driver Jempolan. Penghargaan ini disematkan berupa pin pada jaket driver.

Keren ya? Ternyata GOJEK sangat mengapresiasi kerja keras para driver. Luar biasa lho..

4. Asuransi
Pernah nggak sih was-was kalau kita naik kendaraan tanpa adanya asuransi? Takut terjadi penjambretan, pencurian dan lain sebagainya. Jadi, asuransi penumpang merupakan bentuk nyata GOJEK dalam memberikan rasa keamanan, kenyamanan, hingga memastikan bahwa penumpang telah terlindungi dalam perjalanannya.

Asuransi yang berlaku untuk penumpang GO RIDE ini otomatis aktif, berlaku se-Indonesia, dari waktu penjemputan hingga tiba di tujuan. Jadi, mulai sekarang tidak ada lagi perasaan was-was saat naik GOJEK. Ohya, fitur ini sudah berlaku diseluruh area di Indonesia untuk layanan GO RIDE.

Dengan adanya fitur dan program terbaru GOJEK, kita sebagai pengguna GOJEK akan semakin aman dan nyaman. Tidak ada lagi kekhawatiran yang berlebihan, karena fitur terbaru sudah menjawab apa yang selama ini menjadi keresahan para pengguna aplikasi GOJEK.

Terima kasih GOJEK sudah membuat kita #uninstallkhawatir deh. Ohya, lupa... Buat teman-teman pecinta GOJEK, jangan lupa ya update aplikasi GOJEK ke versi terbaru. Karena fitur terbaru, Bagikan Perjalanan, Panggil Bantuan Darurat GO-CAR dan asuransi GO-RIDE baru bisa di akses setelah aplikasi di update.

Teman-teman, ada yang suka pakai aplikasi GOJEK? Ayo dong sharing..

Friday, 5 April 2019

d'Grand Plemahan, Perumahan Murah di Kediri

Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa selain kebutuhan sandang pangan, ada kebutuhan yang sudah menjadi kewajiban pokok dan sudah masuk ke area kebutuhan primer bagi kita. Terutama yang sudah berumah tangga, apalagi kalau bukan tempat tinggal. Kalau dulu, memiliki tempat tinggal rumah sendiri rasanya harus membutuhkan banyak uang dan waktu lama. Kalau sekarang, masih tetap membutuhkan uang banyak. Akan tetapi saat ini ada banyak lembaga keuangan yang bisa membantu kita untuk memiliki rumah dengan lebih cepat. Ya nggak?.. 



Jangan sampai kita asal-asalan membeli rumah, dengan dalih yang penting punya rumah. Aduh,itu salah besar pemirsah. Dalam menentukan rumah, banyak sekali hal yang perlu di perhatian. Seperti lokasi perumahan, lingkungan sekitar, fasilitas, sampai spesifikasi material bangunan. Semua hal harus diperhitungkan matang-matang, apalagi ini beli rumah untuk jangka panjangatau seumur hidup.


Ohya, ngomongin soal perumahan. Kapan hari sepulang dari Ponorogo saya lewat Kota Kediri. Saat sampai di daerah Plemahan, saya dikasih tau teman kalau disitu terdapat perumahan murah kualitas bisa dibandingkan dengan yang lain. Namanya d'Grand Plemahan, merupakan perumahan yang yang di kelola oeh CV FH. Cahaya Gemilang. Berada di Kaliawen Timur, Desa Ngino Kecamatan Plemahan Kediri Jawa Timur. Jadi daerah Plemahan ini tidak terlalu jauh dari pusat kota Kediri dan Kota Jombang.


Selain d'Grand Plemahan lokasinya yang masih sangat kondusif atau masih sangat asr, di lokasi ini prospek ke depannya akan semakin ramai karena dekat dengan jalur provinsi. Otomatis nilai investasinya akan semakin cepat naik. Dan hargnya pun masih sangat rendah tapi kualitas bangunan sangat baik. Selain menyediakan rumah, CV FH. Cahaya Gemilang juga menjual kavling. Tinggal pilih, mau langsung beli rumah atau kavling saja, atau mau beli rumah sekaligus kavling, bisa banget kok.

Untuk perumahan di d'Grand Plemahan ada beberapa tipe rumah. Mulai dari tipe 36/72 dengan harga 180 juta, tipe 45/84 dengan harga 235 juta, tipe 50/84 dengan harga 250 juta dan tipe 70/117 dengan harga 450 juta. Sedangkan untuk harga kavling, mulai dari 49 juta sampai 55 juta. Dengan ukuran kavling mulai 6x12, 6x13, dan 6x14.


Berikut contoh fasilitas untuk rumah tipe 36
- 2 kamar
- 1 kamar mandi
- 1 ruang tamu
- Sumur bor
- Listrik 900 w
- Bonus pagar dinding
- Pagar besi
- Car pot
- Sisa tanah dpn untuk taman
- Sisa tanah belakang 2x3


Buat teman-teman yang pingin investasi rumah di area Kediri, bisa banget ceki-ceki di d'Grand Plemahan. Ada beberapa pilihan tipe rumah dan juga kavling. Harganya masih tergolong murah, lokasinya masih sangat asri.

Informasi 
d'Grand Plemahan 
Kaliawen Timur Desa Ngino Kecamatan Plemahan Kediri 
085257149084

Teman-teman, ada yan sedang mencari rumah?

Sunday, 31 March 2019

Jalan-jalan Singkat ke Malang

Jalan-jalan Singkat ke Malang. Bulan lalu mendadak suami ngajak jalan ke Malang. Nggak pake lama saya mengiyakan ajakannya dong. Secara Malang adalah kota kenangan bagi saya, kuliah dan sempat mengajar selama 2 tahun di kota ini. Terakhir jalan ke Malang tahun 2013, setelah itu baru kali ini bisa bareng keluarga kecil ke Malang.


Sebenarnya ini nggak sengaja sih, karena kebetulan suami ada urusan di Kota Malang, jadi akhirnya sekalian ngajak kami jalan. Berangkat dari Jombang pukul 07.00, sampai Batu kami istirahat sebentar. Awalnya mau tajam suami dan Aqla naik ke Jatim Park 3, cuma berhubung cuaca Kota Batu mendung gerimis jadi kami memutuskan untuk lanjut ke Malang.

Bagi saya, keliling kota Malang saja rasanya sudah bahagia banget lho. Nostalgia tempat tempat bersejarah waktu zaman kuliah dulu haha. Sempat kaget banget pas lewat jalan area Unisma dan gajayana, banyak banget perubahannya. Banyak supermarket, beberapa kampus terlihat berubah drastis. Dan beberapa tempat makan zaman kuliah masih pada eksis ternyata haha.

Betah Main di Taman Trunojoyo
Berhubung tidak jadi main ke Jatim Park 3 karena cuaca yang kurang mendukung, akhirnya kami memutuskan untuk berhenti di Taman Trunojoyo. Jadi, Taman Trunojoyo ini letaknya di Jalan Trunojoyo Klojen Kota Malang. Tamannya pas banget berada di depan Stasiun Kota Malang. Setelah parkir mobil, kami masuk ke area taman. Kebetulan kami lewat di jalan yang dekat dengan Perpustakaan taman, Aqla lihat banyak buku di rak, langsung berlari ke dalam perpustakaan.

Setelah main dan baca buku anak. Suami langsung mengajak masuk ke area taman. Ya, namanya juga anak-anak, ketemu taman, jalan luas dan area bermain, langsung deh main lari kesana kemari. Kurang lebih 2 jam kami main di Taman Trunojoyo, Aqla sempat susah banget diajak pergi. Berhubung sudah pukul 14.20 akhirnya kami meninggalkan taman dan encari makan siang.


Setalah browsing sana sini, akhirnya makan siang jatuh pilihan ke ayam penyet ria. Kurang lebih lokasinya 10 menit dari Taman Trunojoyo, deket banget kok. Setelah menghabiskan makan siang di warung ayam penyet Ria, sambil menunggu Aqla menghabiskan makan siangnya. Suami meminta saya untuk mencari penginapan yang dekat dengan lokasi acara. Request suami sih kalo nggak hotel ya guest house. Setelah memastikan Aqla aman dengan sepiring ayam di depannya, saya cari info Hotel di Malang.


Hasanah Guest House Syariah Soekarno Hatta Malang 
Sekarang apa saja dipermudah, termasuk mencari hotel melalui aplikasi Pegipegi. Tenang aja pemirsah, di Pegipegi nggak hanya hotel bintang 4, 5 saja tapi hotel murah pun ada disini. Selain itu, di Pegipegi juga sering banget ada penawaran diskon, lumayan banget kan.


Buat yang lagi dan mau jalan-jalan ke Malang dan masih bingung cari referensi penginapan. Nih,saya kasih rekomendasi hotel murah di Malang. Namanya Hasanah Guest House Syariah Sukarno Hatta, terletak di Jalan Sukarno Hatta Dalam no 2, Lowokwaru Malang. Pas sebelah kiri pom bensin Sukarno Hatta. Selain lokasinya strategis, hotelnya bagus, bersih, kamarnya lumayan luas untuk harga dibawah 250.000. Plus sarapan juga lho, jadi recomended banget.



Setelah beberapa jam istirahat di kamar, setelah maghrib kami keluar untuk makan malam. Kebetulan di daerah Sukarno Hatta ini banyak sekali tempat kuliner yang enak-enak, maklum daerah ini dekat dengan area kampus Universitas Brawijaya dan Poltek Malang. Jadi lumayan area padat merayap dan rame banget karena kanan kiri jalan banyak tempat kuliner.


Makan malam kali ini saya pilih Warung Makan Lesehan Jogjakarta. Tidak jauh dari penginapan, kurang lebih 5 menit sudah sampai. Jadi, ceritanya ini tempat makan favorit waktu masih kuliah dan kerja di Malang. Menunya enak-enak, rasanya maknyus, tempatnya nyaman banget dan harganya relatif murah. Akhirnya keturutan deh makan disini lagi. Kami pesan ayam bakar sama ayam goreng, minumnya es teh manis dan jeruk hangat. Alhamdulillah rasanya masih sama seperti dulu, nggak ada yang berubah. Tetep juara di hati, heuheu.


Setelah makan, kami balik lagi ke penginapan dan istirahat. Pagi pukul 08.00 suami sudah berangkat ke lokasi meeting naik ojol. Saya meet up dong sama teman-teman kuliah yang sekarang tinggal di Malang. Setelah sholat dhuhur dan check out, kami langsung berangkat ke Ponorogo.

Alhamdulillah, jalan-jalan singkat ke Malang kali ini lumayan heppi banget, bisa me time bareng keluarga kecil dan bisa silaturahmi dengan teman-teman kuliah dan kerja. Alhamdulillah..

Ada yang sudah pernah jalan-jalan ke Malang?

Saturday, 16 March 2019

Serba Serbi Reuni di Pesantren

Reuni sudah kelar tapi momennya masih melekat di memori, eaaa. Daripada bengong, mari kita catat baik baik serba serbi reuni di Pesantren yang bikin susah move on pemirsah. Gimana nggak susah move on, reuni sekolah yang diadakan dari tanggal 7-9 Maret kemarin lumayan bikin saya dan teman-teman bahagia luar biasa. 16 tahun lamanya kita dipisahkan oleh lokasi, sampai akhirnya bisa berjumpa lagi di Pesantren. Dengan kondisi yang sudah banyak berubah pastinya, Alhamdulillah, sesuatu ya.

Serba Serbi Reuni di Pesantren
1. Banyak yang datang
Yang bikin saya bener-bener bahagia itu,peserta reuni kali ini yang datang lumayan banyak. Alasannya karena reuni diadakan di Pesantren, jadi pingin nostalgia gitu. Dari total 178 alumni, yang datang 70 orang. It jumlah alumni ya saja, belum yang bawa suami, anak, adek dan keluarganya. Dari JawaTimur ebanyakan bawa mobil pribadi, daerah Jawa Tengah sebagian besar rombongan naik kereta. Nah, yang paling heboh ini konsulat Jakarta dan Jawa Barat, mereka sewa satu gerbong sendiri lho hahaha. Seru banget.. Nggak ketinggalan yang dari luar Pulau Jawa, mereka datang dari jauh, mulai dari Bangka, Palu sampai Ambon.

Baca juga Keseruan di Acara Reuni Syazwana 


2. Keruntelan di wisma pesantren
Dari 70 alumni, ada 4 keluarga yang menginap di luar Pesantren, dan kurang lebih 15 orang yang tidur di rumah masing masing karena tempat tinggalnya didekat Pesantren. Selebihnya semua menginap di wisma, ada 6 kamar luas di wisma. Kami menempati 4 kamar, dengan kondisi tidur di kasur lantai. Kebayang kan serunya tidur bareng bareng lagi, tapi kali ini berbeda karena ada anak-anak hahaha. Tapi tetep ya,yang penting bisa ngerumpi, cerita-cerita sampai pagi hahaha. Nggak papa tidur kruntelan, karena momen seperti ini yang pingin kita ulang. Nostalgia gitu hahaha.

3. Dresscode
Nggak afdhol rasanya kalau reuni nggak pakai dresscode. Jadi sesuai dengan voting dan kesepakatan, akhirnya dresscode reuni kali ini ada 2 macam. Dipakai hari jum'at saja, pagi hari pakai dresscode jilbab warna biru dongker atau navy, baju bebas (gami dan sejenisnya). Sedangkan untuk malam hari, dresscodenya lebih di kompakin karena acaranya bareng santri. Jilbab warna mustard, baju warna hitam.

Yang bikin lumayan bingung itu pas pilih jilbab warna muatard, hahaha. Sekali ke pasa, tanya jilbab warna mustard, yang dikasih warnanya beda-beda. Kadang ada yang ngasih warna kuning biasa, kuning ngejreng, sampai kuning kunyit. Berhubung warna kulit saya hitam, nggak pede rasanya kalau harus pakai jilbab warna mustar semacam warna kuning kunyitbyang ngejreng haha. Sampai akhirnya saya pilih warna mustard yang agak kalem gitu hahaha. Nggak papa dimarahi panitia, yang penting warna kuning ahaha. Tapi untungnya warna jilbab saya nggak jauh beda.

4. Oleh-oleh yang menumpuk
Dari sekian banyak oleh-oleh, yang banyak mendominasi adalah kerupuk pemirsah hahaha. Sebagian besar kerupuk opel atau kerupukyang digoreng pakai tanah itu lho, yang dijual di pinggir jalan. Mulai dari yang ukuran bungkusnya  sedang sampai yang jumbo, ada semua. Selain itu, ada bolu lembang bawaankak Ira dari konsulat Jawa Barat. Ada juga telur asin khas Brebes darisi smile girl Anis. Tape bakar, carica, risoles, keripik singkong dan masih banyak lagi. 


Sungguh ya, reuni bareng teman-teman sekolah itu rasanya luar biasa bikin bahagia. Sejenak melupakan hp dan media social, karena sibuk  ngobrol panjang lebar dengan teman-teman. Pulang dengan hati bahagi plus bawaan oleh-oleh yang luar biasa banyak sih hahaha. Sampai-sampai resleting tas saya rusak, huhuhu. Tapi untungnya kemarin pas blog walking  sempat baca postingan teman, kalau Tokopedia lagi ada Promo Mantap Tokopedia. Nggak perlu keluar rumah cari tas baru, cukup klak klik hp, buka Tokopedia dan pilih sesuka hati. Tokopedia memang Tap Tap Mantap deh ngadain promonya pas saya lagi mau belanja.


Teman-teman,ada yang suk promo? 

Friday, 15 March 2019

Keseruan di Acara Reuni Syazwana 6'03 2019

Assalamualaikum..Kalau Maudy Ayunda sedang dilanda kegalauan karena harus memilih antara Stanford dan Harvad University. Maka, saya dan teman-teman alumni PP Al-Mawaddah tahun 2003 sepakat untuk mengadakan reuni di Pesantren tercinta setelah voting selama berbulan-bulan hahaha. Kelihatan deh galau ya... Dimana lagi kalau bukan di Korea alias Kota Reog Asli alias Kota Ponorogo hahaha.


Rindu terobati, iyesss. Jadi ceritanya minggu lalu, tepatnya tanggal 7,8 dan 9 Maret 2019 saya menghadiri Reuni Syazwana 6'03. Apa itu Syazwana? Syazwana adalah singkatan dari nama alumni, Syirkatuzzaimat wannajihat bil mawaddah, Alumni Pesantren Putri Al-Mawaddah tahun 2003.

Ngomongin soal reuni, kalau biasanya reuni yang sering kita lihat kan cowok cewek. Nah, karena saya dan teman-teman nyantri di Pesantren Putri, dimana semua santrinya putri, jadi yang hadir ya cewek semua. Kebayang nggak sih rempongnya emak-emak kumpul jadi satu setelah 16 tahun lamanya dipisahkan oleh lokasi hahaha. Sebenarnya ini reuni yang tidak di sengaja, tapi tahunnya sesuai dengan kesepakatan bersama. Setidaknya 3-5 tahun sekali kita mengadakan reuni akbar alumni Syazwana 6'03. Artinya nggak hanya konsulat Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah atau Luar Jawa saja, tapi semua konsulat baik yang ada di dalam maupun luar negeri.

Setelah banyak pertimbangan, akhirnya reuni diadakan tanggal 7, 8 dan 9 Maret 2019 di Pesantren Putri Al-Mawaddah. Artinya jika kita mengadakan reuni di Pesantren, setidaknya harus ada kegiatan bareng santri.

Berikut beberapa kegiatan dan acara utama pada Reuni Syazwana 6'03 2019
1. Keliling Pesantren
Mungkin ini adalah momen pertama yang paling ditunggu-tunggu oleh para alumni. Salah satu alasan kenapa harus reuni di Pesantren adalah untuk nostalgia,flashback kenangan di tempat-tempat yang bersejarah. Mulai dari masjid, kamar mandi, kantin, kafetaria, tobur atau antri di dapur, berkunjung ke kampus 2 sampai jaros, bel raksasa yang ada di kampus 1.




2. Temu Kangen dengan Ustadz dan Ustadzah
Nah, ini ni yang bener-bener bikin terharu di hati jum'at pagi. Bertempat di gedung aula Khodijah, acara pembukaan Reuni Syazwana dibuka. Selain acara pembukaan, momen yang bikin nangis termehek-mehek adalah saat menyanyikan hymne Al-Mawaddah dan Oh Pondokku. Belum usai termehek-meheknya, pas acara salam salaman makin dibuat terharu. Gimana nggak ya, 16 tahun yang lalu meninggalkan Pesantren, tapi alhamdulillah para ustadz khususnya ustadzah masih pada ingat baik sebagian besar nama-nama kita, heuheu. Yang bikin heran itu wajah-wajah para ustadz dan ustadzah masih seperti dulu lho, awet cantik, muda dan semangatnya masih lama. Masya Allah, semoga beliau beliau selalu diberi kesehatan dan keberkahan, aamiin.

3. Ziarah ke Gontor dan Sowan ke Rumah Ustadz Hasan
Hari jum'at siang tepatnya setelah shalat jum'at, kami berangkat dengan satu bis dan mobil elf ke Gontor. Emang mau ziarah ke mana? Ohya,for your information, pendiri Pesantren Putri Al-Mawaddah adalah alm Ibu Sahal, istri dari pendiri Pondok Modern Gontor alm Pak Sahal. Waktu saya masih menjadi santri, anaknya bu Sahal, alm Ibu Siti Aminah Sahal menjadi Pengasuh Pesantren Putri Al-Mawaddah. Beserta suaminya, alm Bapak Muchtar. Insya Allah khusus Profil Pesantren Putri Al-Mawaddah saya tulis terpisah ya. Kebetulan makamnya berada di tengah Pondok Modern Gontor, tepat di sebelah kanan Gedung Satelit. Setelah ziarah, perwakilan dari Syazwana silaturahmi ke rumah Ustadz Hasan Sahal.


4. Sharing Session
Di hari jum'at malam, kita mengadakan sharing Session bareng santri. Yang paling membuat saya dan teman-teman alumni Syazwana senang dan terharu adalah, di acara pembukaan Ustadz Hasan hadir memberi tausiyah. Alhamdulillah.. Setelah acara pembukaan dan tausiyah selesai, lanjut ke acara sharing session.

Kali ini sharing bareng 3 alumni Syazwana, meliputi bidang Pendidikan Pesantren diisi oleh Lilik Ermawati Lc. Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat diisi oleh dr Syilvianti, Mars. Dan yang terakhir sharing tentang content creator "Blogger",pematernya saya sendiri HM Zwan hehehe. Alhamdulillah, semua santri nggak ada yang tidur, semangat mendengar.

Alhamdulillah sesuatu, ya biar santri nggak pada ngantuk,panitia reuni menyiapkan kurang lebih 30 doorprize yang dibagikan untuk santri dan ustadzah. Alhamdulillah pada melek semua dan seru banget deh acaranya. Dan, tanpa MC Duo yang kece, Farika Salsabila dan Ila Nur Laila, apalah arti sebuah masroh, hahaha. Kalian kerennnnn.

5. Penutupan dan Bagi-bagi Doorprize
Hari sabtu adalah hari terakhir kami reuni, acara penutupan dilaksanakan setelah berkunjung ke kampus 2, tempat kami sekolah. Setelah bertemu dan salam-salaman dengan ustadz-ustadzah, lanjut nostalgia jajan ke kafetaria. Setelah itu foto bersama, lanjut kembali ke wisma tempat kami menginap untuk acara penutupan. Setelah bagi-bagi doorprize, sambutan dari para pengurus Alumni Syazwana dan langsung salam-salaman. Termehek-mehek lagi deh hahaha.
                   Bahagia dapet Tunecca

Alhamdulillah wa syukurilkah, Reuni Alumni Syazwana 6'03 tahun 2019 berjalan dengan lancar dan sukses. Dari total 178 alumni,reuni kali ini yang hadir sebanyak 70 orang belum termasuk suami, saudara dan anak-anak.




Terima kasih tak terhingga untuk Pesantren Putri Al-Mawaddah yang mau, bersedia, dengan tangan terbuka lebar dan senang hati menerima kedatangan kami kembali ke pesantren. Terima kasih untuk panitia para ustadzah dalam, panitia konsulat Ponorogo, panitia umum, pengurus Syazwan. Terakhir, Dear Syazwana... Terima kasih tak terhingga sudah datang di Reuni Akbar Syazwana 6'03 2019, kalian luar biasa keren.