Sunday, 21 August 2016

Program Satu Juta Rumah: Perumnas Dapat Manfaatkan Lahan Pemda

Untuk mendukung program Satu Juta Rumah, Perumnas diminta untuk dapat lebih memaksimalkan lahan milik Pemerintah Daerah (Pemda). Hal tersebut untuk dapat digunakan membangun rumah murah bagi para Pegawai Negeri Sipil atau (PNS) dan juga masyarakat.
Hal ini disebut merupakan sebuah upaya pemanfaatan karena potensi lahan di daerah-daerah dinilai masih cukup luas. Hal ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh Perumnas mengingat Perumnas sendiri memiliki kantor regional yang tersebar di seluruh Indonesia.
Perumnas harusnya bisa lebih memperbanyak pembangunan rumah murah bagi masyarakat dengan memanfaatkan lahan yang ada di daerah. Lahan tersebut dapat memanfaatkan lahan milik pribadi maupun lahan milik pemerintah daerah yang cukup luas di setiap wilayahnya.
Namun hal tersebut hanyalah upaya yang sia-sia jika saja pemerintah daerah mempersulit perizinan pembangunan di daerahnya masing-masing. Maka dari itu, Pemda juga diminta untuk dapat memberikan kemudahan izin untuk pembangunan hunian untuk para masyarakat berpenghasilan rendah maupun juga PNS.
Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) sendiri menyebut siap membantu pihak Pemda jika membutuhkan bantuan perumnas untuk membangun kawasan hunian tinggal. Jenis bantuan yang disanggupi dapat diberikan di antaranya adalah prasarana, sarana, dan juga utilitas atau disingkat sebagai PSU.
Kementerian PUPR dan Perumnas sendiri mengaku akan terus menjalin koordinasi yang baik demi pembangunan Program Sejuta Rumah. Perumnas berharap juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat dan daerah dari kemudahan izin membangun proyek yang ada.
Untuk diketahui, Program Sejuta Rumah sendiri merupakan proyek yang digagas pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian. Hingga kini, progres program tersebut masih belum tercapai. Parahnya lagi, anggaran terbut harus mengalami penurunan pada APBN tahun 2016 karena sebagian dananya digunakan untuk pembangunan infrastruktur Asian Games tahun 2018 mendatang.
Padahal, pembangunan Program Sejuta Rumah sedang menurun. Di Jawa Barat sendiri misalnya, pembangunan jumlah rumah yang ditargetkan sebanyak 25.000 unit masih terealisasi sebanyak 30 hingga 40 persennya saja. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk lebih mudah membeli rumah di tengah tingginya harga rumah dijual di Bandung saat ini.

Saturday, 20 August 2016

Pameran Properti BTN Akan Digelar di Jakarta

Mencari rumah yang cocok memang susah-susah gampang. Rumah dengan model dan konsep yang cocok, terkadang tidak sesuai dengan komidi kantong. Selain itu, jika ada rumah yang cocok di kantong, bisa jadi konsep dan modelnya tidak sesuai keinginan dan kebutuhan.
Hal inilah yang kemudian menjadikan situs Online jual beli rumah Online menjadi pilihan. Situs seperti www.urbanindo.com kini banyak menjadi referensi bagi masyarakat yang sedang mencari rumah. bahkan bukan hanya mencari, biasanya situs Online jual beli seperti Urbanindo sendiri juga memperbolehkan kita untuk menjual properti.

Selain mencari referensi ke situs Online, mencari rumah juga masih dapat dilakukan dengan cara konvensional seperti melihat iklan di surat kabar atau media cetak. Hanya saja, tidak banyak rumah yang ditawarkan di sana karena terbatas kolom.
Biasanya, yang menjadi unggulan untuk mencari rumah idaman adalah dengan melalui pameran. Dalam pameran sendiri biasanya ditawarkan banyak jenis rumah. mulai dari rumah mewah hingga sederhana. Harganya pun bervariasi dan bersaing. Bahkan tidak jarang, dalam pameran sendiri diberikan banyak diskon.
Bank Tabungan Negara (BTN) pun berencana untuk menggelar pameran spesial dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Diberi tajuk Indonesia Property Expo (IPEX), acara tersebut akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC).

Pameran ini rencananya akan diselenggarakan selama 8 hari mulai dari tanggal 13 hingga 21 Agustus 2016 mendatang. Tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk memenuhi keinginan masyarakat untuk segera memiliki rumah tinggal yang layak, mengingat masih tingginya permintaan masyarakat akan rumah.
Karena permintaan masyarakat yang cukup tinggi terhadap rumah, acara ini pun diinisiasi. Bank BTN merasa perlu untuk terus menggelar acara agar masyarakat dapat dengan mudah, cepat, dan murah memiliki rumah.
BTN sendiri mengklaim bahwa permintaan rumah yang tinggi masih didominasi oleh rumah-rumah kelas menengah hingga sederhana. Maka dari itu, IPEX 2016 digelar dan diharapkan dapat memberi jawaban atas tingginya kebutuhan Tinggal masyarakat. Di sisi lainnya, gelaran ini juga digelar guna memenuhi target sejuta rumah yang kini tengah berjalan.
Sebanyak 700 proyek perumahan baru dari seluruh Indonesia bisa menjadi pilihan masyarakat di pameran ini. Cara membeli rumah pun dapat melalui cara KPR maupun dengan tunai. 

Friday, 19 August 2016

Model Rumah Minimalis Idaman Para Keluarga Muda


Jika anda ingin memiliki rumah minimalis tentu banyak sekali model rumah minimalis yang bisa anda contoh tentunya. Dengan adanya jaringan Internet ini membuat anda akhirnya bisa memiliki rumah minimalis dengan harga yang terjangkau. Rumah minimalis ini tentu akan sangat cocok untuk pasangan muda yang tidak membutuhkan ruangan terlalu besar. Lebih cocok lagi untuk keluarga yang memiliki anggota suami, istri, dan 2 anak. Saat ini banyak sekali perumahan siap huni yang dikembangkan dengan melibatkan beberapa desainer rumah minimalis agar tercipta hunian rumah minimalis yang mewah.

Untuk anda yang benar-benar ingin membangun rumah berbentuk minimalis ini maka anda harus benar-benar tahu perkiraan harga daripada rumah minimalis ini sendiri. Dalam perhitungan biayanya seharusnya banyak orang yang akan menemukan bahwa memang untuk membangun rumah minimalis ini tidak membutuhkan biaya yang besar. Anda bisa mendapatkan pengehematan biaya yang jauh lebih besar lagi jika memilih model rumah standar.

Untuk mempercantik bagian dalam rumah minimalis ini maka anda bisa menggunakan beberapa perabotan yang memang khusus digunakan untuk rumah minimalis. Tentu saja perabotan disini tidak menggunakan perabotan yang terlalu memakan tempat. Karena rumah minimalis itu akan tampak jelek jika diisi dengan perabotan yang terlalu banyak memakan tempat. Setiap orang tentu ingin memiliki rumah minimalis idamannya masing-masing.

Baca juga: Alasan Rumah Dijual

Jika anda sudah menemukan bentuk atau model rumah minimalis yang anda impikan maka anda perlu untuk mencari tukang bangunan atau orang-orang yang paham tentang bagaimana membangun rumah minimalis impian mereka. Anda bisa mulai dari sekarang membangun rumah minimalis yang nyaman yang memberikan pengalaman tempat tinggal nyaman bagi siapapun yang pernah ada di dalamnya.

Jika anda bingung membagi waktu untuk mencari informasi tentang rumah dijual minimalis maka anda bisa mendapatkan beberapa diantaranya di website-website jual property online yang ada di Internet. Banyak informasi disana yang bisa anda manfaatkan dan sementara waktu bisa anda jadikan daftar atau list rumah yang bisa anda kunjungi nanti.
***

Saturday, 30 July 2016

CERIA : Menikmati Tradisi Lebaran di Kampung Suami

CERIA : Menikmati Tradisi Lebaran di Kampung Suami. Lebaran, bagi umat islam di seluruh pelosok negeri tentunya menjadi momen istimewa yang selalu ditunggu. Tak terkecuali dengan saya dan keluarga, bahkan lebaran belum usai pun rencana lebaran yang akan datang sudah dipersiapkan, meskipun hanya sekedar omongan saat berkumpul dengan keluarga besar. Tahun ini saya, suami dan baby K yang saat itu baru berusia 6 bulan mudik ke Jawa dan berkesempatan menikmati indahnya momen istimewa, lebaran bersama keluarga besar di Jombang dan Ponorogo. Alhamdulillah…


Menikmati Tradisi Lebaran di Kampung Suami
Ada apa gerangan di kampung suami, KOREA, Kota Reog Asli alias Ponorogo hehehe. Berikut tradisi lebaran yang masih sangat kental di kampung suami, khususnya di daerah Sawo.
1. Bersih-bersih rumah di H-1 lebaran
Mungkin nggak hanya di Korea saja ya yang bersih-bersih rumah, eh…Ponorogo maksudnya hehehe (intermezzo kakak). Di Jombang dan daerah lain mungkin juga bersih-bersih rumah, tapi yang membedakan dan membuat saya terkesan adalah bersih-bersih rumahnya serentak gitu. Jadi, deretan rumah A-Z mayoritas mengeluarkan kursi tamu, mulai dari dikebas-kebas sampai dibersihkan menggunakan air, biar kinclong gitu. Sebagian ada yang mengecat rumah, nyuci tikar di wangan, sungai kecil di pinggir jalan. Bener-bener kerasa banget menyambut lebarannya.
2. Membuat aneka makanan untuk lebaran
Kalau didaerah saya, paling mentok yang bikin sendiri itu rengginang dan pertulo. Tapi di daerah kampung suami H-3 sudah mulai ramai bikin tape, ada yang nggoreng kacang tanah pakai pasir, wajik dan lain-lain. Paling kerasa pas bikin tape, bareng-bareng gitu.
3. Bodo bareng
Bodo itu bahasa jawanya lebaran atau hari raya idul fitri. Setelah shalat idul fitri, saya dan keluarga besar ibu mertua sungkem dengan nenek, setelah makan bersama selanjutnya saya dan keluarga inti suami turun gunung, hehehe. Kebetulan rumah nenek ada di daerah atas, naik ke gunung gitu hehehe. Pas mau turun saya dikagetkan dengan suara takmir masjid (masjid berada di depan rumah nenek), saya kira ada yang meninggal ternyata pengumuman untuk muda mudi dan anak-anak untuk segera berkumpul di masjid karena acara bodo bareng atau silaturahmi bareng dari pintu ke pintu akan dimulai. Waaaa….seru bangettt, ternyata acara beginian masih ada disini. Dan bukan hanya muda mudi dan anak-anak saja lo, tapi bapak-bapak dan ibu-ibu juga begitu, keliling desanya berjama’ah. Bapak-bapak keliling dari pintu ke pintu bersama bapak-bapak lain, begitu juga dengan ibu-ibu. Kalau di daerah saya sudah nggak ada lagi tradisi seperti itu, jadi lebaran bareng keluarga masing-masing gitu. Seru….^^


4. Bawa sembako dan kue
Kebetulan tahun ini, saya, suami dan baby K lebaran di Ponorogo lumayan lama, sampai hari raya ke 4. Jadi saya benar-benar melihat dan menyaksikan hal-hal yang menurut saya sudah hilang tapi di daerah ini masih kental tradisi lebarannya.  Kalau di daerah Jombang, Batam dan Siak Sri Indrapura – Riau (kebetulan saya sudah pernah lebaran di daerah-daerah tersebut) saat bertamu ke rumah saudara, hanya bawa badan saja. Tapi di Ponorogo, khusunya di daerah kampung suami, kita yang bertamu membawa sekantong (kantong kresek ukuran sedang) yang berisi sembako dan kue. Kalau kita mau bertamu ke 7 rumah, dari rumah bawa 7 kantong kresek, hehehe…lumayan ya. Mayoritas isinya gula satu kilo, roti biskuit, wafer dan kue lainnya, misalnya stik balado atau kacang tanah open.  Jadi, kira-kira sudah membayangkan, berapa karung gula dan biskuit di rumah mertua??hehehe.
5. Salam tempel
Nah ini nih yang bikin saya malu, yaaa….semacam malu-malu mau gitu, hahaha. Nah, kebetulan tahun-tahun sebelumnya saya dan adik ipar belum punya momongan, Alhamdulillah tahun ini masing-masing bawa satu anak.  Ternyata di daerah kampung suami, setiap rumah selalu ngasih amplop berisi uang untuk anak-anak dan balita. Seriusss setiap rumah??yaelah, serius pake banget kakak. Makannya, wow banget kan, hahaha. Uwww….pantesan anak-anak perempuan banyak yang bawa tas, ternyataaa, hahahaha.  Jadi, sudah dipastikan kalau lebaran tahun ini salam tempel baby K nempel ke tangan emaknya, hehehe. Alhamdulillah, berkah lebaran…

Mudik dan lebaran tahun ini di kampung suami lumayan terobati setelah tahun lalu gagal mudik karena mendadak hamil. Meskipun kali ini bukan untuk pertama kali merasakan lebaran di kampung suami, tapi tahun ini saya baru melihat banyak tradisi yang masih kental dengan lebarannya. Mungkin karena cukup lama liburan di Ponorogo, jadi cukup berkesan dan bahagia tentunya. INTINYA, lebaran tahun ini sungguh indah, Alhamdulillah…

Ohya, sebelum berakhir cerita tentang lebaran asyik di Ponorogo, saya mau kasih info keren tentang event Diaryhijabercom yang akan dilaksanakan di Hari Hijaber Nasional. Untuk detailnya, silahkan catat baik-baik ya..jangan sampai ketinggalan^^
Nama Acara : Hari Hijaber Nasional
Waktu : 07 Agustus 2016 – 08 Agustus 2016
Tempat : Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat



Teman-teman, gimana lebarannya tahun ini??punya Cerita Lebaran Asyik??ayo dong cerita….^^

*****


Friday, 29 July 2016

Hotel Murah di Medan? Coba Hotel Citi International Sunyatsen


Berkunjung ke Medan kota dan berencana untuk menginap? Kebingungan mencari  hotel di Medan kota? Say No more! Ada sebuah hotel di Medan kota yang bisa Anda coba. Hotel Citi International Sunyatsen namanya. Hotel Citi International Sunyatsen terletak di area medan kota yang cukup menyenangkan, tepatnya di Jalan Sunyatsen No 77, Medan Kota, Medan. Jika Anda memutuskan untuk menginap di sini, Anda bisa menemukan posisi yang sangat cocok untuk melihat-lihat pusat kota Medan. 

Ya, hotel ini terletak tak jauh dari kota, hanya berjarak sekitar 1 km saja. Selain itu, hotel ini bisa dijangkau dengan berkendara selama kurang lebih 90 menit dari bandara. Hotel Citi International Sunyatsen juga terletak dekat dengan obyek wisata Medan Kota seperti Menara Air Tirtanadi, Thamrin Plaza, serta Pantai Cermin Theme Park. 

Namun jangan buru-buru menyimpulkan jika Anda harus membayar mahal hanya untuk bisa menginap di Hotel Citi International Sunyatsen. Meskipun letaknya cukup strategis, Hotel Citi International Sunyatsen dikenal sebagai hotel dengan tarif yang cukup murah. Hotel yang dibangun pada tahun 2008 dengan 16 lantai dan 141 kamar ini cukup nyaman untuk dijadikan sebagai penginapan keluarga maupun dengan teman-teman Anda. 

Meskipun cukup murah dan nyaman, fasilitas dan pelayanan Hotel Citi International Sunyatsen bisa dibilang cukup untuk standar hotel di Medan Kota. Anda bisa menikmati sejumlah fasilitas seperti WiFi di public place hotel, layanan kamar, kamar untuk keluarga, serta layanan laundry atau binatu. 

Dari segi makanan untuk sarapan dan minumnya, hotel ini menawarkan layanan kamar dan coffee shop yang cocok untuk bersantai. Pengunjung juga diperbolehkan untuk mengakses kota simpanan untuk menyimpan barang-baang berharga miliknya. Hotel Citi International Sunyatsen juga memiliki fasilitas pijat untuk mendukung layanan pusat kebugaran dan rekreasi yang dimilikinya. Dengan begitu, kenyamanan pengunjung menjadi prioritas nomor satu yang dijunjung tinggi oleh Hotel Citi International Sunyatsen.

Satu hal yang perlu diingat adalah, Hotel Citi International Sunyatsen memberlakukan  peraturan untuk pengunjung berusia lebih dari 11 tahun akan dihitung  sebagai tamu dewasa. Anda bisa Mulai Check In dari pukul 02.00 PM, dan Check Out hingga pukul 12.00 PM. Ingin menemukan kamar hotel di Medan Kota yang serupa? Cukup klik disini untuk informasi lebih lenkap.