Tuesday, 17 September 2019

Resep Mudah dan Praktis Membuat Steak Daging

Kapan terakhir makan steak? Emmm... Kalau saya, terakhir makan steak itu waktu ngajar di Malang, sekitar tahun 2011. Dimana lagi kalau bukan di Warung Steak. Lama banget ya, dan sampai detik ini belum pernah lagi makan steak di resto dan sejenisnya. Nggak tau kenapa, ya karena setiap wisata kuliner kami selalu majan di tempat yang standar gitu, haha. Macam warung padang, KFC, warung lalapan, bakso.. Udah sih gitu aja levelnya, wkwkwk.


Terus, minggu kemarin waktu maen ke rumah adek di Surabaya, pas kami ngobrol mau makan malam apa, eh suami nyeletuk pingin makan steak. Karena waktu ada acara di Jakarta diajak rekannya makan steak di resto. Kebetulan di rumah adek stok daging qurban masih banyak. Nggak pake lama kami punya ide bikin steak untuk makan malam. Karena nggak punya gambaran bumbu Steak itu seperti apa, akhirnya kami bertiga browsing dong. Sebenarnya banyak banget resep Steak, cuma karena banyak banget resepnya dan bingung deh. Akhirnya saya pilih resep yang paling simpel, itupun ada dua bumbu yang nggak ada di dapur. Yaudahlah di skip aja. Pakai yang ada di dapur.

Resep Mudah dan Praktis Membuat Steak Daging
Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat membuat Steak :
1. Agar daging sapi tidak alot
Potong daging sapi tipis, tambahkan garam dan bawang putih. Unyet... Duh, unyet ini bahasa Indonesia nya apa ya, hahaha. Jadi siapkan daun pepaya, remes remes daun pepaya sama daging. Konon, ini adalah salah satu cara untuk membuat daging empuk tidak alot. Diamkan selama 10 menit.


2. Pendamping steak
Biasanya pendamping makan Steak adalah kentang goreng dan sayur rebus. Diantaranya ada buncis, wortel dan jagung manis. Tapi berhubung waktu itu nggak ada jagung manis, yaudahlah jagung manisnya di skip hehe.

3. Siapkan sausnya
Untuk saus sendiri ini jauh banget dari saus Steak yang asli. Kenapa? Ya itu karena bahannya pakai yang ada di dapur hahaha. Pingin bikin steak tapi nggak niat, yaitulah kam ckckck.yang penting bumbunya pedas, ada rasa asin, gurih manis gitu.

Baiklah,mari kita bikin steak dengan bumbu dan bagan yang ada di dapur.

Steak Daging
Bahan :
500gr daging sapi, iris tipis
1 lembar daun pepaya
Garam dan merica secukupnya
4 siung bawang putih, geprek, cincang
Margarin untuk memanggang

Siapkan wadah, campur jadi satu semua bahan kecuali margarin, daging dan daun pepaya diremas. Diamkan 10 menit. Panaskan margarin di teflon, panggang daging selama 10 menit. Masing-masing bagian 5 menit. Angkat.


Bahan saus :
1 buah bawang bombai, iris tipis
4 siung bawang putih
5 cabe rawit
2 sdm maizena, cairkan dengan 2 sdm air
1 gelas air Gula, garam, merica secukupnya
Kaldu bubuk secukupnya
Saos sambal secukupnya
Saos tiram secukupnya
Margarin untuk menumis

Tumis bawang bombai, bawang putih, cabe rawit sampai harum. Masukkan air, gula, garam, merica, kaldu bubuk, saos sambal dan saos tiram secukupnya. Masukkan maizena, koreksi rasa. Jika sudah matang, angkat.

Pendamping Steak :
Rebusan wortel dan buncis
Kentang goreng


Masak ini butuh waktu kurang lebih 1,5 jam disambi ngerumpi dan incip incip kentang goreng hahaha. Terus hasilnya gimana Em?jujur ya, yang pertama bikin... Ih, kok empuk dagingnya ya. Jadi beneran ya ngeremes daging sapi sama daun pepaya bikin hasil dagingnya empuk. Serius, empuk banget lho. Kami bahagia dong.. Terus pas dicocol sama saus ya, adududu... Enak banget wkwkwk. Norak norak bergembira akhirnya bisa bikin steak enak. Kami sempat ngobrol sih, ini aja yang pake bumbu saus seadanya enak, gimana kalau pakai bumbu yang komplit. Seperti saus Inggris dan lain sebagainya.

Yaaa, setidaknya... Alhamdulillah bisa masak steak buat makan malam berenam. Yaa meskipun suami dan sepupu makannya ditambah pakai nasi, tapi kami bahagia lah hahaha. Orang Indonesia banget ya, makan steak pake nasi haha.

Teman-teman, ada yang sudah pernah bikin steak daging sendiri? Ayo dong cerita...

Monday, 9 September 2019

Ayam Bakar Rejosari Surabaya, Bungkus Sekali Langsung Ketagihan

Ayam Bakar Rejosari Surabaya, Bungkus Sekali Langsung Ketagihan. Pecinta ayam bakar coba angkat tangan. Berawal dari dibeliin adek Ayam Bakar Rejosari pas kami ke Surabaya awal bulan agustus. Eh, ternyata rasanya enak lho. Padahal itu di bungkus ya, bukan makan di tempat. Konon, makan apapun paling enak ya langsung makan di tempat di resto atau warungnya, bukan di bungkus. Tapi kali ini, kami cocok banget sih sama Ayam Bakar Rejosari yang ada di daerah Semolo Surabaya.

Kamu juga bisa Menikmati Kota Surabaya dengan Sederhana 

Waktu itu adek belinya 2 porsi ayam utuh, yang satu ayam bakar dan satunya lagi ayam goreng. Makan berenam ternyata yang laris manis ayam bakarnya, yaa meskipun ayam gorengnya tetep ludes sih, tapi terakhir ludesnya hahaha.


Dua minggu yang lalu, waktu libur 17 agustus saya dan suami ke Surabaya lagi untuk jemput adek sama anaknya. Kebetulan momennya liburan, jadi mereka mau main ke Gresik. Pukul 11 siang kami sampai di Surabaya, ngobrol sambil leyeh-leyeh sebentar. Setelah sholat dhuhur kurang lebih pukul 14.00 kami berangkat ke Gresik. Tapi sebelum naik tol ada beberapa tempat yang mau kami tuju. Pertama mau ke daerah Rungkut, mau beli bantal. Kebetulan di daerah Rungkut banyak sekali yang jual kasur, dipan, bantal dan lain sebagainya. Setelah selesai beli bantal kami lanjut ke daerah Semolo. Kemana lagi kalau bukan ke warung Ayam Bakar Rejosari.


Tepat di Jalan Nginden Semolo sebelah kiri jalan berjejeran warung, salah satunya warung Ayam Bakar Rejosari. Sayang sekali parkiran sempit untuk kendaraan roda empat. Tapi untungnya sebelah kanan warung ini ada Indomart (eh, Indomart apa Alfamart ya... Hahaha, salah satunya deh). Jadi yang bawa kendaraan roda empat nggak perlu bingung cari parkir, belok aja ke sebelah kanan, tempat parkirannya lumayan luas.


Kami pesan 2 ayam bakar utuh. Satu ukuran kecil dan satunya lagi ukuran besar. Berdasarkan lidah kami, ayam bakarnya mantep banget deh. Makannya kami pesan ayam bakar, untuk satu ayam bakar utuh ataupun goreng dihargai 50.000 perekor. Sedangkan ukuran sedang dihargai 35.000 perekor. Satu bungkus ayam bakar ada sambel satu bungkus dan lalapan. Karena sambelnya cepet habis, jadi pas bayar saya minta ditambahin sambelnya, hahaha. Ketahuan nih enak emak pemburu sambel.


Sampai Gresik kami makan bareng, kebetulan adek yang tinggal di Gresik kota sudah datang. Akhirnya makan malam.. Lah, emang masih enak ayam bakarnya? Serius, masih enak lho ayam bakarnya. Makan berdelapan, alhamdulillah masih sisa ayam bakarnya, padahal udah nambah-nambah lho haha. Nah, buat pecinta ayam bakar. Kalau jalan-jalan ke Surabaya, Ayam Bakar Rejosari bisa jadi alternatif menu makan siang lho. Selamat berkuliner ria...

Teman-teman, ada yang sudah pernah makan Ayam Bakar Rejosari Surabaya? 


Ayam Bakar Rejosari
Jalan Ngindeng Semolo 74 A Surabaya

Monday, 2 September 2019

Resep Mudah dan Praktis Membuat Susu Almond

Resep Mudah dan Praktis Membuat Susu Almond.  Sejak tahu enaknya rasa susu almond, akhirnya mendadak ketagihan. Dalam arti ketagihan nggak setiap hari harus minum susu almond ya, ketagihan rasanya gitu. Menurut Wikipedia, popularitas susu almond sendiri sangat meningkat sejak tahun 2011, bahkan mengalahkan susu sari kedelai sebagai minuman yang menyehatkan di tahun 2013. Luar biasa drastis ya meningkatnya, padahal harga almond sungguh fantastis lho.


Saat in mengkonsumsi susu almond sudah jadi lifestyle bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Almond tidak hanya bisa dikonsumsi untuk camilan saja, tapi dibuat menjadi susu juga bisa jadi alternatif lain. Selain untuk susu dan camilan, almond panggang juga bisa dijadikan tren l toping aneka smoothie.

Cara membuat susu almond sangatlah mudah, ada dua cara pembuatan. Yang pertama menggunakan almond mentah yang harus direndam semalam atau beberapa jam, setelah itu blender dengan air matang dan pemanis, saring dengan kain, masukkan wadah. Simpan dalam kulkas, habiskan dalam waktu 2-3 hari. Kalau di suhu ruang, habiskan dalam waktu 6-8 jam. Sedangkan yang kedua menggunakan almond panggang. Blender almond panggang dengan air matang dan pemanis, saring. Susu almond siap dihidangkan. Kita tidak hanya bisa menikmati susu almond original, bisa juga ditambah aneka rasa, seperti coklat dan lain sebagainya.


Nutrisi yang terkandung dalam kacang almond yang menjadi bahan baku sari kacang almond mengandung serat pangan, vitamin E, magnesium, selenium, mangan, seng, natrium, zat besi, fosfor, tembaga, kalsium, dan asam amino triptofan. The UK Institute of Food Research menemukan almond juga mengandung probiotik. Namun sari kacang almond mengandung protein yang lebih rendah dibandingkan susu sapi sehingga tidak bisa dijadikan susu formula pengganti air susu ibu. (Wikipedia).

Resep Mudah dan Praktis Membuat Susu Almond
Sejak sebulan yang lalu saya sudah beberapa kali membuat susu almond sendiri di dapur #hotwajan. Menggunakan almond panggang, takaran bikin susunya main feeling aja sih ini hehe. Yaaa dikira kira aja. Karena kebetulan di rumah ada almond panggang. Setelah browsing kesana kemari, ternyata bisa juga ya membuat susu almond menggunakan almond panggang. Lebih praktis gitu, tidak harus menunggu almond semalaman atau beberapa jam.


Satu resep dibawah ini jadi 1 gelas besar. Alhamdulillah enak banget, kenyang banget lho. Ohya, setelah diblender susunya saya saring, dan sarinya saya cemilin. Enak lho..hahaha.. Untuk pemanis ya saya pakai kurma, buang isinya, blend jadi satu dengan kacang almond.


Resep Susu Almond 
By : @hm_zwan

Bahan :
300ml air matang hangat
Segenggam almond panggang
3 butir kurma, buang isinya

Cara membuat :
Blender semua bahan, saring, hidangkan.

Segenggam almond panggang yang kulitnya sudah dikupas ya. Kulitnya enak lho dicemil hahaha, nggeragas banget Emmmm. Ohya, ini almond panggang dari @azkia_hijabs. Jadi buat teman-teman yang cari almond panggang untuk camilan atau bikin susu almond, bisa ceki ceki di instagram @azkia_hijabs. Komplit banget, ada kurma, madu, kacang-kacangan wa akhwatuha.


Membuat susu almond sendiri itu rasanya bikin hati bahagia, kita memilih sendiri apa yang akan kita buat, kita nikmati dan tau apa yang terbaik yang akan masuk ke dalam tubuh kita. Semakin kita tahu apa yang kita buat, maka semakin kita bisa menghargai sebuah proses. Dari sebutir kacang almond hingga menjadi segelas minuman yang sangat menyehatkan. Susu almond.


Teman-teman, ada yang suka susu almond?

Monday, 26 August 2019

Resep Andalan Ibu : Bistik Daging Sapi

Salah satu resep andalan ibu yang sering saya masak saat berlimpah daging qurban adalah bistik daging sapi. Sebenarnya nggak harus daging sapi, daging kambing juga tidak masalah. Berhubung kemarin dapet daging sapi dari masjid, yasudah dibikin bistik.

Dari kecil ketika Hari Raya Idul Adha, ibu selalu bikin bistik daging. Selain bumbunya sederhana dan cara memasaknya gampang, bistik daging juga jadi rebutan kalau masih sisa di pagi hari. Perlu teman-teman ketahui, menikmati bistik daging dengan nasi anget itu rasanya nikmat sekali lho. Apalagi buat sarapan, ugh, maknyus tenan.


Kebetulan pas hati raya di rumah ibu dapet daging lumayan banyak. Mulai dari daging kambing sampai daging sapi. Jam 12 siang masih ada yang ngasih, ini yang terakhir. 2 orang dapet 8 kg hahaha, mabok daging sapi. Yang ini dari saudara yang lagi ada hajat, jadi sembelih sapi dikasih ke saudara-saudara sama karyawan. Alhamdulillah..

Ohya, kebetulan di rumah dapet daging banyak. Jadi sebagian di masak, sebagian besar disimpan di dalam freezer. Cara simpan daging qurban di freezer ala kami :

1. Cek dulu dagingnya
Sebelum disimpan, cek dan pastikan dulu dagingnya. Pilih dan sendirian mana daging sapi, dan daging kambing. Mana yang dagingnya bersih dan kotor. Yang kotor, misal ada pasir, harus diolah hari itu juga. Yang bersih simpan.

2. Jangan dicuci
Ketika kita mau menyimpan daging qurban untuk jangka waktu yang lama, pastikan jangan mencuci daging. Karena ditakutkan ada bakteri yang menempel dari air kran. Biarkan saja daging seperti awal mula datang, tidak dicuci.

3. Potong, simpan
Kalau kita dapat dagingnya masih utuh. Kita bisa memotong daging tersebut sesuai selera. Sebagian bisa dicincang, sebagian bisa diiris tipis, dan lain sebagainya. Setelah itu simpan di wadah, taruh di freezer. Baiknya setiap wadah dikasih label, misalnya rendang, cincang, balungan, dll. Sehingga kita mudah mengambil ketika mau masak daging.

Ohya, cara memasak bistik daging sapi ini gampang banget. Bumbu halusnya tidak perlu ditumis, cukup diungkep jadi satu sama bumbu dan bahan lain. Tutup wajan, masak kurang lebih 1 jam. Jadi deh... Ohya, bikin bistik daging sapi juga bisa pakai panci presto lho. Biar empuk banget gitu dagingnya. Pakai wajan juga nggak kalah empuk kok. Tinggal kitanya aja, mau pakai wajan oke...pakai panci presto juga oke.

Bistik Daging Sapi
By : @hm_zwan

Bahan :
500gr Daging Sapi, potong tipis
3 gelas uk sedang air
2 lembar daun salam
Gula, garam, merica, kaldu bubuk secukupnya
2 buah tomat uk kecil, potong jadi 6
Kecap manis secukupnya

Bumbu halus :
Segenggam bawang merah
4 bawang putih
5 kemiri
4 cabe merah

Cara membuat :
Siapkan wajan, campur jadi satu bumbu halus dengan daging. Tambahkan gula, garam, merica dan kaldu bubuk secukupnya. Tambahkan daun salam, irisan tomat, air dan kecap manis. Koreksi rasa. Tutup wajan masak selama kurang lebih 1 jam. Jika sudah matang, angkat, sajikan.


Ohya, 1 jam ini saya masaknya versi pakai wajan dengan api sedang, posisi wajan tertutup ya. Kalau misalnya dalam 1 jam daging belum juga empuk, teman-teman juga bisa menambah waktu. Kebetulan saya bikinnya siang, jadi sudah dastikan bistik ini baru dimakan keesokan harinya. 

Nah, cara panasin bistik, nggak perlu dipanaskan di wajan kalu ditambah minyak goreng atau air. Jangannnn...jangan ya. Cukup dipanasin dengan cara dikukus. Kalau saya pakai wadah stainles, kukus beberapa menit. Insya Allah aman deh, nggak basi.


Nah, kali ini saya menikmati bistik daging dengan kentang dan wortel kukus. Alhamdulillah enak ternyata..berasa makan di warung steak,wkwkwk. Buat sahabat HM Zwan yang suka masak dengan bumbu praktis dan gampang, wajib coba resep ini. Serius gampang banget...enak maknyus..

Teman-teman, ada yang sudah pernah bikin bistik daging?

Sunday, 18 August 2019

2019 Saatnya Ganti Tablet dengan Laptop ASUS VivoBook Ultra A412DA

Kalau teman-teman Blogger, sudah pasti mayoritas mereka bikin hestek #2019gantilaptop. Tapi tidak dengan saya, gimana mau ganti laptop. Hampir 6 tahun lamanya saya nggak punya laptop lho gaes. Sudah sekian purnama, tepatnya sejak leptop saya rusak di tahun 2014 dimana saat itu juga saya sedang bekerjasama dengan satu agensi yang mengontrak saya untuk menulis 10 artikel dalam jangka waktu satu bulan. Sombong... Sombong... Wkwkwk.

Antara sedih, ngenes dan bahagia. Bahagia bakal bisa hura-hura kayak horang kaya. Tapi sedih berlipat-lipat, mikir siang malam, ini gimana caranya buka blog, ngedraf tulisan dan lain sebagainya. Nggak mungkin juga pinjem hp suami setiap waktu. Akhirnya setiap sore saya bela-belain ke warnet untuk sekedar balas email atau ngedrft tulisan.

Setelah satu bulan bolak balik ke warnet, akhirnya saya gajian dong. Tapi sayang sekali gaji yang awalnya mau saya buat hura-hura, nggak bisa dong buat beli laptop. Akhirnya saya ke konter hp, tujuan awalnya mau beli hp. Tapi kalau dipikir-pikir, nulis blog pake hp apa mata nggak sakit. Apalagi saya pakai kacamata. Akhirnya kok ya langsung kepikiran beli Tablet. Dan milihnya pun bukan merek A, B, dan C tapi langsung pilih tablet ASUS ZENPAD.

Teman ngeblog sekian tahun ^^

Gara-gara siapa coba mendadak pilih ASUS?terpujilh kalian para Blogger yang di tahun 2014 sudah gembor-gembor istimewanya hp ASUS. Suami sempat menolak saya beli Tablet ASUS ZENPAD, tapi lagi-lagi kekeh "gara-gara Blogger yang ngomongin ASUS itu produknya BAGUS", finally saya ambil tablet ASUS. Wkwkwk.. Ternyata bener, awet sampe sekarang. Terima kasih buat kalian...

Dari 2014-2019 saya aktif ngeblog menggunakan Tablet Asus Zenpad. Luar biasa bukan?? Wkwkwk muji diri sendiri. Demi sesuap nasi, job job artikel, bikin konten fotopun saya pakai tablet ASUS Zenpad lho. Makannya ketika saya bilang kalau selama ini dari tahun 2014-2018 saya banyak motret makanan menggunakan tablet ASUS pada nggak percaya. Soalnya hasilnya bagus banget.

Jadi, atas nama sudah lelah ngeblog menggunakan tablet, tahun 2019 saatnya saya harus ganti tablet dengan Laptop ASUS VivoBook Ultra A412DA. Dimana laptop ini diklaim sebagai The World's Smallest 14 Inch Colorful Notebook. Ugh, keren banget kan. Laptop ringkas, tipis, performa kece luar biasa yang bisa mendukung aktivitas kita sehari-hari. Cocok banget buat saya yang masih aktif ngeblog, bikin konten foto, edit foto, video dan punya aktivitas diluar dunia blogging seperti urusan bisnis online Shop.

Yah, meskipun saya Blogger daerah yang kerjanya pindah-pindah tempat tinggal, dan belum pernah juga hadir di acara yang mengundang Blogger. Tapi saya lumayan produktif ngeblog di rumah, mulai dari ngeblog, bikin konten foto untuk instagram, ngurusin bisnis online dan lain sebagainya. Untuk itu saya butuh banget laptop yang mumpuni, asik dibawa kemana-mana, nggak ngerepotin alias laptopnya langsing dan tentunya performanya no 1.

Blogger rumahan berdaster kan kudu kece juga, yekannn hahaha. Boleh berdaster tapi kalo pegangannya ASUS VivoBook Ultra A412DA, kan makin keren ya. Insya Allah semakin berkah ngeblognya, aamiin...


2019 Saatnya Ganti Tablet dengan Laptop ASUS VivoBook Ultra A412DA
Kenapa sih mak kekeuh punya ASUS VivoBook Ultra A412DA?kan cuma buat ngeblog sama ngedit foto dan video aja, nggak perlulah yang bagus. Eits, berani ya ngomong gitu sama emak-emak, wkwkwk. Gini ya, buat saya, meskipun saya Blogger rumahan tapi saya butuh banget laptop yang mumpuni. Artinya bukan sekedar laptop untuk nulis saja, tapi saya butuh laptop yang eksklusif. Ketika saya memakai laptop tersebut, saya nyaman. Mudah, ringkas untuk dibawa kemanapun saya pergi. Dan tentunya performnya harus Number One, kalau performanya sudah kelas wahid, otomatis kerjaan kita lancar. Karena apa? Karena berkat laptop yang keren.

Nah, kali ini saya mau bisikin dikit tentang laptop idaman saya nih, ASUS VivoBook Ultra A412DA. Cus ah..

1. Layar NanoEdge
Emak emak yang baru denger NanoEdge ini past mbatin, NanoEdge itu maksudnya gimana sih. Jadi, begini... Dengan desain layar NanoEdge empat sisi tanpa bingkai yang baru memberikan tampilan ASUS VivoBook Ultra A412 lebih bebas. Artinya layarnya lebar mak, nggak sempit yang bikin otomatis mata kita mencureng-mencureng hahaha. Jadi kita bisa leluasa bekerja dan bermain. Ohya, dengan bezel ultraslim 5.7mm, mampu memberikan rasio layar ke tubuh 87% yang luar biasa untuk visual yang bagus.

Selain itu, juga ada kamera HD yang ada di bezel atas, dimana kita bisa dengan nyaman video chat dengan keluarga dan sahabat.


2. Ringan di jinjing
Ngeblog itu butuh kecepatan. Ya kalo dikasih kerjaan yang punya deadline panjang sih masih bisa leha-leha. Tapi kalo pas dapet kerjaannya mendadak, kita mau pergi liburan atau mendadak haru pulang kampun. Mau nggak mau kita harus nyelesaikan kerjaan dengan cepat. Maunya pun bawa laptop yang ringkas, nggak berat dan bisa masuk tas.

Nah, ASUS VivoBook Ultra A412 ini memiliki dimensi yang ringkas, beratnya sangat ringan dan cukup banget masuk tas emak emak kayak kita. Serius lho, beratnya cukup 1.5kg saja. Praktis ya mak, No ransel ransel deh.


3. Desain engsel ErgoLift
Kalau dulu kita takut banget buka laptop, apalagi pas negakin layar laptop. Takut terlalu kebelakang, eh malah takut patah karena terlalu miring. Tapi tidak dengan produk terbaru ASUS. ASUS VivoBook Ultra A412 memiliki desain engsel ErgoLift yang baru yang direkayasa dengan presisi memiliki aksi ganda halus yang bisa menahan tampilan dengan aman disudut manapun. Juga memiringkan keyboard agar kita leluasa mengetik lebih nyaman.
4. Performa yang luar biasa
ASUS itu selalu bikin kejutan. Salah satunya dengan performa produk terbarunya. Dimana ASUS VivoBook Ultra A412 ditenagai oleh prosecor Intel Core i7 terbaru yang bisa membantu kita dalam menyelesaikan berbagai hal. Selain itu, ASUS VivoBook Ultra A412 juga sudah diperkuat dengan prosesor terbaru AMD Ryzen 3000 series, baik Ryzen 3 ataupun Ryzen 5 di Indonesia.

Jawaban untuk para multitasking yang produktif, blogger aktif, edit foto, video, pengeditan multimedia atau permainan kasual. Apalagi dengan adanya dual-band Wi-Fi 5 (802.11ac), pekerjaan kita sebagai Blogger jadi semakin dimanjakan, online super cepat dengan kecepatan tinggi 867Mbps. Bye bye lemot deh.


Ohya, yang paling penting nih ya, ASUS VivoBook A412 ini sudah pre-install dengan Windows 10 ASLI. Iyes, asli ya. Jadi kita tidak perlu membeli Windows lagi apalagi install Windows bajakan. No, ya...

5. Fingerprint Sensor
Buat teman-teman yang hobi banget ngasih sandi di gadget ataupun laptop, dan hobi pula lupa sandinya. Akhirnya bingung nggak karu-karuan ngakses laptop. Nah, lagi lagi ASUS punya jawaban atas keresahan kalian. Making everything possible dengan One-touch Windows Hello login. Dimana tidak ada lagi keribetan dalam mengakses laptop. Dengan sensor 5 sidik jari bawaan ASUS VivoBook Ultra A412 di touchpad dan Windows Hello, kita tidak perlu lagi mengetikkan sandi setiap kali masuk, cukup dengan satu sentuhan laptop sudah otomatis login cepat ke sistem operasi, hap...nyala deh. Ajaib bukan, hahaha.
Mau??ngantri mak dibelakang saya hahaha.


6. Keyboard 
Pernah nggak ngejar deadline, ngetik lama terus keyboard heng??ugh, nyelebin banget kan. Nah, ASUS VivoBook Ultra A412 ini memiliki keyboard 6 backlit ukuran penuh, yang mana ini sangat cocok untuk bekerja di lingkungan yang redup. Memiliki desain kunci yang ergonomis, kokoh dengan konstruksi yang baik, dan dengan 1.3mm akan memberikan pengalaman mengetik dengan nyaman dengan sudut yang sempurna. Berkat siapa lagi alai bukan engsel ErgoLift.

Ohya, for your information..ternyata keyboard ASUS VivoBook Ultra A412 ini telah diuji hingga 10.000 ribu ketukan lho. Jadi kita tidak perlu khawatir dengan daya tahan keyboard. Insya Allah jauh dari keyboard geng deh....

7. Conectivity
Pernah kesulitan menghubungkan proyektor ke laptop saat mau bekerja??dan sudah pasti otomatis bikin mood 100% down ya. Kadang kita butuh transfer data menggunakan flashdisk tapi lemotnya kontra ampun, dan lagi-lagi bikin cemas. ASUS VivoBook Ultra A412 dilengkapi dengan port USB Type-C TM (USB-C TM) yang dapat dibalik, dimana desain ini mampu membuat perangkat penghubung jadi sangat lebih mudah.

Selain itu, juga memberikan kecepatan transfer data yang sampai 10x lebih cepat 7 daripada koneksi USB 2.0 yang lebih lama. Ada juga port USB 3.1 Gen 1 dan USB 2.0, output HDMI, dan pembaca kartu microSD. Dengan paket komplit diatas, kita dapat dengan mudah menghubungkan semua periferal, display dan proyektor kita tanpa kesulitan.

8. Daya baterai yang eksklusif
Paling sebel itu laptop baterai habis, dan waktu chargignya lumayan memakan waktu berjam-jam. Ya nggak sih,dan ini lumayan membuang waktu. Lagi-lagi ASUS memanjakan pecinta produknya. ASUS VivoBook Ultra A412 menggunakan baterai polimer-lithium berkualitas tinggi dan longer battery lifespan up to 3x. Artinya, dengan Teknologi Pengisian Daya Baterai ASUS yang eksklusif, membantu melindungi baterai dari pengisian yang berlebihan dengan waktu yang lama.

Selain itu, masa pakai baterai yang panjang akan mengurangi kemungkinan akibat pembengkakan baterai dan menjaga baterai dalam kondisi prima. Ohya mak, tau nggak berapa lama waktu charging baterai ASUS VivoBoo Ultra A412??nggak pakai berjam-jam, dalam waktu 49 menit baterai sudah mengisi 60% lho. Artinya, super fast charging banget kan. Mau???antriiii, wkwkwk.


9. Audio yang halus
Pernah nggak mak punya laptop yang kalau kita dengerin musik, suaranya cempreng banget ngalah-ngalahin suara emak-emak yang marah kalo ada anak-anak naik motor ngebut. Nah, ASUS VivoBook Ultra A412 memilki audio yang kuat dan bass yang lebih dalam. Artinya, audionya halus, jernih tidak bising apalagi suaranya cempreng. Ini karena berkat ASUS SonicMaster, adalah kombinasi perangkat keras, perangkat lunak dan penyetelan audio yang dirancang dengan tujuan memberikan kita pengalaman audio terbaik. So, let's bye bye to audio dengan suara cempreng.

Tuh kan, bener-bener laptop idaman semua Blogger ya. Karena sebagai Blogger yang sering bepergian dan lebih sering di rumah, saya membutuhkan perangkat yang mendukung aktivitas saya sehari-hari. Dimana laptop harus memiliki dimensi yang ringkas, tipis, tidak berat, bisa masuk ke dalam tas tanpa ribet. Selain spesifikasi yang terbaik, tentunya performa yang maksimal akan menjadikan penggunanya nyaman dalam melakukan aktivitas sehari-hari menggunakan laptop idaman. Ohya, satu lagi yang nggak kalah penting yaitu desain dan pilihan warnanya yang Colorful. Itu semua ada di ASUS VivoBook Ultra A412DA.


Do'ain ya teman-teman, semoga tahun 2019 saya bisa ganti tablet dengan laptop ASUS VivoBook Ultra A412DA. Aamiin.... Mimpi siang bolong dulu, siapa tau do'a Blogger yang pingin ganti tablet, pingin punya laptop ASUS diijabah, aamiin.. Amiinin lagi ya gaes hehehe.


Fyi, buat yang pingin tahu, ASUS VivoBook Ultra A412DA harganya mulai dari Rp 7.599.000.

Gimana, tertarik dengan ASUS VivoBook Ultra A412DA?cus ya... Langsung ke gerai ASUS.

Teman-teman, ada yang pingin laptop ASUS VivoBook Ultra A412DA?