Skip to main content

Pakai Plester Luka, Sebagai Bentuk Kasih Sayang Bunda Pada Anak

Sebagai orang tua, bunda tentu selalu ingin memberikan yang terbaik untuk buah hati. Berbagai upaya dilakukan dari segi pendidikan, kesehatan, makanan, dan sebagainya untuk memastikan dia mendapatkan yang terbaik. Usaha tersebut dilakukan agar si kecil bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal. Tidak ada orang tua yang ingin melihat anaknya sakit dan sedih.

Si kecil tentu masih membutuhkan banyak perlindungan dari aktivitas sehari – hari yang dilakukannya. Pengawasan dan penjagaan dari orang tua sangat penting sekali agar dia tetap aman dan nyaman dalam melakukan kegiatan. Di saat asyik bermain bersama teman – teman, terkadang ada suatu hal di luar dugaan yang tidak diinginkan, seperti terjatuh.

Saat terjatuh, bisa saja terjadi luka yang membuatnya merasa sakit. Luka yang ada tidak boleh dibiarkan begitu saja karena bisa menimbulkan infeksi. Meskipun luka tersebut hanya luka kecil. Luka kecil yang dibiarkan bisa membuat tidak nyaman. Oleh karena itu, bunda harus mengambil Plester Luka, Sebagai Bentuk Kasih Sayang Bunda Pada Anak akan dan cara yang tepat untuk mengobati luka pada si kecil.

Si kecil yang memiliki luka saat jatuh bisa saja membuatnya merasa kesakitan dan menangis. Memang itu adalah hal yang wajar melihat kejadian ini. Bunda tidak perlu terlalu khawatir dan cemas. Biarkan dia menangis untuk mengekspresikan kesedihan dan rasa sakitnya. Tetapi, segeralah beri pertolongan dan pelukan untuk mengatasi lukanya. Dengan begitu, dia akan merasa lebih baik dan luka yang ada bisa segera diatasi.


Nah, untuk menutup luka pada kulit si kecil, bunda bisa menggunakan plester luka. Hansaplast adalah merk produk plester yang sudah terbukti dan terpercaya bisa mengatasi luka dan menutup luka dengan baik pada anak – anak hingga dewasa. Jadi, bunda tidak perlu repot dan bingung untuk mengatasi luka di kulit si kecil. Dia akan merasa nyaman karena luka tersebut tidak akan terinfeksi dan menjadi semakin terasa sakit.

Cara menggunakan plester luka yang benar yaitu dengan terlebih dahulu membersihkan bagian kulit yang terluka. Bunda harus melakukannya dengan perlahan yaitu dengan membersihkan bagian yang terluka dengan air bersih. Agar tidak terasa perih, sebaiknya gunakan alat bantu seperti tisu atau handuk kecil untuk membersihkan kotoran yang ada di sekitar luka untuk mencegah infeksi. Setelah itu, letakkan bagian tengah plester tepat di kulit yang terluka. Cara ini sangat efektif untuk menutup luka dan mencegah infeksi.

Luka yang terjadi di bagian tubuh tertentu juga harus diatasi dengan benar dan tepat. Karena luka yang terjadi di bagian kulit tubuh yang sensitif akan mudah sekali mengalami infeksi. Beberapa luka yang harus mendapatkan penanganan yang tepat yaitu di bagian sekitar mata, telinga, hidung, jari, dll. Untuk mengatasi luka di bagian sensitif tersebut, sebaiknya sesuaikan ukuran plester dengan ukuran yang dibutuhkan. Untuk memperkecil ukurannya, bunda bisa menggunting plester sesuai ukuran yang diinginkan. Lalu tempel di bagian yang terluka.

Plester luka sangat bermanfaat sekali untuk membantu proses penyembuhan luka. Tetapi, luka yang bisa ditutup dengan plester hanya luka yang kecil dan tidak mengeluarkan banyak darah. Apabila luka tersebut mengeluarkan banyak darah, dan bunda menutup luka tersebut dengan plester, kemungkinan luka tersebut akan menjadi lembek dan tidak cepat kering. Nah, luka yang mengeluarkan banyak darah harus ditutup menggunakan perban agar darah tidak terus mengalir. Sebelumnya, upaya membersihkan luka dari kotoran juga harus dilakukan sebelum menggunakan perban agar luka tidak terinfeksi.

Yang paling penting diperhatikan adalah waktu penggunaan plester yang tidak boleh lebih dari 6 jam. Jika sudah lebih dari 6 jam, ganti plester dengan yang baru. Jika dalam beberapa hari luka tidak semakin membaik, sebaiknya bunda membawa si kecil ke dokter agar mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat.

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say

Bikin Apa Aja Gampang dengan Digital Rice Cooker Mito R5

Hayoo, ada yang pernah dengar Digital Rice Cooker Mito R5??buat yang sudah punya, pasti tertolong banget dengan produk ini. Nah buat yang pernah dengar tapi belum tahu penampakannya,atau belum pernah sama sekali dengar. Kali ini saya mau sharing pengalaman menggunakan Digital Rice Cooker Mito R5 8 in 1, rice cooker masa kini dan multi fungsi. Kira-kira saya bikin apa aja ya??emmm… Tentang Digital Rice Cooker Mito R5 Digital Rice Cooker Mito R5 merupakan produk terbaru dari Mito Electronic, dimana Digital Rice Cooker Mito R5 ini memiliki kapasitas yang lebih besar (2 liter), juga dilengkapi dengan 8 fungsi mode memasak. Yaitu memasak nasi, nasi merah, bubur, kue, merebus, mengukus, membuat sup dan menggoreng. Selain itu, juga dilengkapi dengan panci 5 lapis, pemanas 3D, serta fungsi timer untuk memasak nasi sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. 8 Keunggulan Digital Rice Cooker Mito R5 1. Satu rice cooker dengan banyak fungsi, 8 mode memasak. 2. Panci dengan 5 lapis