Skip to main content

Resep Andalan Ibu : Bistik Daging Sapi

Salah satu resep andalan ibu yang sering saya masak saat berlimpah daging qurban adalah bistik daging sapi. Sebenarnya nggak harus daging sapi, daging kambing juga tidak masalah. Berhubung kemarin dapet daging sapi dari masjid, yasudah dibikin bistik.

Dari kecil ketika Hari Raya Idul Adha, ibu selalu bikin bistik daging. Selain bumbunya sederhana dan cara memasaknya gampang, bistik daging juga jadi rebutan kalau masih sisa di pagi hari. Perlu teman-teman ketahui, menikmati bistik daging dengan nasi anget itu rasanya nikmat sekali lho. Apalagi buat sarapan, ugh, maknyus tenan.


Kebetulan pas hati raya di rumah ibu dapet daging lumayan banyak. Mulai dari daging kambing sampai daging sapi. Jam 12 siang masih ada yang ngasih, ini yang terakhir. 2 orang dapet 8 kg hahaha, mabok daging sapi. Yang ini dari saudara yang lagi ada hajat, jadi sembelih sapi dikasih ke saudara-saudara sama karyawan. Alhamdulillah..

Ohya, kebetulan di rumah dapet daging banyak. Jadi sebagian di masak, sebagian besar disimpan di dalam freezer. Cara simpan daging qurban di freezer ala kami :

1. Cek dulu dagingnya
Sebelum disimpan, cek dan pastikan dulu dagingnya. Pilih dan sendirian mana daging sapi, dan daging kambing. Mana yang dagingnya bersih dan kotor. Yang kotor, misal ada pasir, harus diolah hari itu juga. Yang bersih simpan.

2. Jangan dicuci
Ketika kita mau menyimpan daging qurban untuk jangka waktu yang lama, pastikan jangan mencuci daging. Karena ditakutkan ada bakteri yang menempel dari air kran. Biarkan saja daging seperti awal mula datang, tidak dicuci.

3. Potong, simpan
Kalau kita dapat dagingnya masih utuh. Kita bisa memotong daging tersebut sesuai selera. Sebagian bisa dicincang, sebagian bisa diiris tipis, dan lain sebagainya. Setelah itu simpan di wadah, taruh di freezer. Baiknya setiap wadah dikasih label, misalnya rendang, cincang, balungan, dll. Sehingga kita mudah mengambil ketika mau masak daging.

Ohya, cara memasak bistik daging sapi ini gampang banget. Bumbu halusnya tidak perlu ditumis, cukup diungkep jadi satu sama bumbu dan bahan lain. Tutup wajan, masak kurang lebih 1 jam. Jadi deh... Ohya, bikin bistik daging sapi juga bisa pakai panci presto lho. Biar empuk banget gitu dagingnya. Pakai wajan juga nggak kalah empuk kok. Tinggal kitanya aja, mau pakai wajan oke...pakai panci presto juga oke.

Bistik Daging Sapi
By : @hm_zwan

Bahan :
500gr Daging Sapi, potong tipis
3 gelas uk sedang air
2 lembar daun salam
Gula, garam, merica, kaldu bubuk secukupnya
2 buah tomat uk kecil, potong jadi 6
Kecap manis secukupnya

Bumbu halus :
Segenggam bawang merah
4 bawang putih
5 kemiri
4 cabe merah

Cara membuat :
Siapkan wajan, campur jadi satu bumbu halus dengan daging. Tambahkan gula, garam, merica dan kaldu bubuk secukupnya. Tambahkan daun salam, irisan tomat, air dan kecap manis. Koreksi rasa. Tutup wajan masak selama kurang lebih 1 jam. Jika sudah matang, angkat, sajikan.


Ohya, 1 jam ini saya masaknya versi pakai wajan dengan api sedang, posisi wajan tertutup ya. Kalau misalnya dalam 1 jam daging belum juga empuk, teman-teman juga bisa menambah waktu. Kebetulan saya bikinnya siang, jadi sudah dastikan bistik ini baru dimakan keesokan harinya. 

Nah, cara panasin bistik, nggak perlu dipanaskan di wajan kalu ditambah minyak goreng atau air. Jangannnn...jangan ya. Cukup dipanasin dengan cara dikukus. Kalau saya pakai wadah stainles, kukus beberapa menit. Insya Allah aman deh, nggak basi.


Nah, kali ini saya menikmati bistik daging dengan kentang dan wortel kukus. Alhamdulillah enak ternyata..berasa makan di warung steak,wkwkwk. Buat sahabat HM Zwan yang suka masak dengan bumbu praktis dan gampang, wajib coba resep ini. Serius gampang banget...enak maknyus..

Teman-teman, ada yang sudah pernah bikin bistik daging?

Comments

  1. Bukannya harus dicuci dahulu nih ya Mas sebelum dimasukkan ke frezer

    ReplyDelete
  2. Wah enak banget nih kelihatannya bistik daging sapi ini. Saya jadi pingin nih

    ReplyDelete
  3. Wah kalau di rumah saya biasanya dipakai untuk membuat bakso nih Kak hihi

    ReplyDelete
  4. Saya belum pernah bikin bistik nih... Padahal bahan dan cara buatnya ga ribet ya... Kebetulan daging kurban msh ada, coba bikin ah...

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director . Halo, gimana puasanya teman-teman?semoga masih kuat ya, lancar sampai hari terakhir,amiin. Beberapa hari yang lalu saya sempat sharing tentang pengalaman pertama bikin video blog. Sampai sekarang masih belajar bikin video yang bagus, enak dilihat dengan peralatan yang saya punya. Untuk kamera, saya menggunakan kamera tablet ASUS ZenPad. Nah, untuk mengedit video, saya menggunakan Power Director yang saya unggah di playstore. Kalau ada yang tanya, Power Director bisa di unduh di PC atau laptop nggak??sepertinya bisa, karena saya belum mencoba. Mungkin teman-teman ada bisa jawab..bisa share disini. Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director Bagi pemula seperti saya, video editor Power Director sangat mudah digunakan. Dulu, awalnya saya menggunakan Viva Video untuk edit video, tapi seringnya hasil video kepotong. Akhirnya saya coba install power Director, tidak perlu waktu lama untuk mempelajari video editor ini.