Skip to main content

Pilih Mana, Belanja Sayur Harian atau Mingguan?

Pilih Mana, Belanja Sayur Harian atau Mingguan?. Kalau saya sih, tergantung situasi dan kondisi. Ada kalanya dalam satu bulan 2 sampai 3 kali belanja sayur mingguan, sisanya kalau stok sayur habis baru deh belanja harian. Sekali belanja sayur dan lauk pauk, biasanya habis kurang lebih 130.000, paling mentok 150.000, itupun jarang banget sampai batas maksimal. Sudah dapat banyak sayur, bumbu utama dan lauk pauk selama 2 hari. Kebetulan kami tidak punya kulkas, jadi beli ikannya untuk dua hari saja, itupun harus di goreng di hari pertama untuk lauk esok hari.

Nah, kalau untuk belanja harian, biasanya saya ada jatah uang belanja harian, yaitu sebesar 20.000. Nah lo, kok di jatah?sengaja, salah satunya memang untuk mengatur keuangan rumah tangga. Tapi nggak harus 20.000 kok, kadang bisa lebih kalau ada bumbu dapur yang habis. Paling belinya yang seperempat, misalnya bawang merah. Kalau untuk cabe rawit biasanya dijual perplastik, satu bungkus harganya 5000. Emang cukup belanja harian bawa uang 20.000? Alhamdulillah,sejauh ini cukup untuk kami bertiga. Inipun awalnya nggak sengaja, karena sebelumnya kami tinggal di Siak Riau. Pas belanja sayur harian kok sering nggak sampai 20.000 atau kadang pas 20.000 nggak ada sisa. Jadi sejak saat itulah belanja sayur hariannya di jatah 20.000.

Belanja sayur bawa uang 20.000, dapet apa? Ayam dada atau paha isi 3 potong harganya 10.000, atau kalau mau lebih banyak bisa pilih sayap, dapat 4 potong. Asiknya kalo beli sayap bisa dipotong lagi jadi 2, dapet 8 deh hehe. Sayur bayam, kangkung perikat harganya 2000. Sayur sop komplit sebungkus plastik kresek kecil harganya 5000. Tempe harganya 3000, cumi asin 8000, ikan tongkol iris isi 5 harganya 5000. Murah kan?Alhamdulillah. Contoh sekali belanja sayur untuk satu hari. Ayam satu bungkus harga 10.000, tempe satu papan harganya 3000, sayur sop satu bungkus harganya 5000. Total 18.000, ini bisa untuk makan sehari bertiga, saya, suami dan bubuky (usia 2,5 tahun).

Kalau misalnya stok sayur ada tapi lauknya belum ada, tetap ya jatah belanja harian 20.000. Wah, waktunya beli lauk banyak nih???jangan mak, jangan!!. Kalau saya sih tetep ya, ya seperti biasa. Kadang beli ikan Pindang 10.000 dapat 3 ekor ukuran sedang, atau ikan bandeng ukiran sedang 3 ekor. Lumayan lho,belum lagi beli tahu atau tempe. Alhamdulillah dapat banyak, buat kami bertiga lo ya hahaha.

Contoh diatas berlaku untuk keluarga saya ya haha. Masih bertiga dan bubuky juga masih balita. Mungkin kalau anaknya lebih dari satu nggak mungkin juga cukup belanja segitu, kemungkinan sih.. nggak tau juga kalau misalnya ada, wallahu a'lam.

Lagi-lagi kalau disuruh pilih, jawabannya tergantung ya. Tapi lebih enak dan murah belanja mingguan sih menurut saya. Belanja sekaligus banyak untuk stok masak satu minggu, jadi nggak bingung harus belanja harian. Kalau belanja mingguan tinggal bikin menu masakan, bahan sudah tersedia di kulkas. Tinggal masak deh, dan satu lagi, lebih hemat, ya nggak sih?.

Apapun itu, belanjanya habis berapa, yang penting selalu bersyukur. Masih bisa belanja sayur, makan enak dan bareng keluarga, tentunya kalaupun bisa nabung, artinya keuangan keluarga aman. Semoga ya... semoga keuangan keluarga kita baik, rezeki suami, istri dan keluarga berkah,aamiin.

Nah, teman teman biasanya suka belanja harian atau lebih pilih belanja mingguan ya?

Comments

  1. Waah..asiik ya mak. Bisa disiplin hemat. Kalau saya ke warung pasti jd adaa sj yg dibeli. Dan belanja buah itu kalau rutin lumayan juga budgetnya..buah lokal sekalipun :)

    ReplyDelete
  2. Aku termasuk yg belanja sayur harian, belanjanya juga bukan ke pasar tapi mlijo (tukang sayur keliling). Jadi menunya tergantung yg dibawa oleh abang penjualnya. Klo abangnya ternyata nggak jualan, ya nggak masak hari itu hahaha *jangan ditiruuu

    ReplyDelete
  3. Kalau lagi banyak acara saya pilih belanja mingguan. Semua bahan mentah dan bumbu disiangi lalu masuk kulkas.

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director . Halo, gimana puasanya teman-teman?semoga masih kuat ya, lancar sampai hari terakhir,amiin. Beberapa hari yang lalu saya sempat sharing tentang pengalaman pertama bikin video blog. Sampai sekarang masih belajar bikin video yang bagus, enak dilihat dengan peralatan yang saya punya. Untuk kamera, saya menggunakan kamera tablet ASUS ZenPad. Nah, untuk mengedit video, saya menggunakan Power Director yang saya unggah di playstore. Kalau ada yang tanya, Power Director bisa di unduh di PC atau laptop nggak??sepertinya bisa, karena saya belum mencoba. Mungkin teman-teman ada bisa jawab..bisa share disini. Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director Bagi pemula seperti saya, video editor Power Director sangat mudah digunakan. Dulu, awalnya saya menggunakan Viva Video untuk edit video, tapi seringnya hasil video kepotong. Akhirnya saya coba install power Director, tidak perlu waktu lama untuk mempelajari video editor ini.

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say