Skip to main content

Bangnana Chips : Ngemil Sambil Berdonasi

Selain camilan berat seperti bakso dan mi ayam. Teman-teman suka camilan apa? Kalau saya suka camilan apapun yang ada bunyinya, "kriuk kriuk kriuk". Seperti kerupuk dan keripik. Pokoknya kalau udah ada camilan ringan di depan mata, rasanya nggak bisa berhenti ngunyah.


Ngomongin soal camilan, saat ini banyak kita temui aneka camilan ringan sederhana tapi menggugah selera. Karena dibalik kesederhanaan ada sebuah ide kreatif dan inovasi yang berbeda dari sang pemilik produk. Contohnya, keripik pisang Bangnana Chips. Dari namanya saja sudah bikin orang penasaran, "Banana chips...eh, bangnana bukan banana....". Siapa sangka bahwa keripik pisang yang sangat sederhana bisa diolah menjadi sedemikian rupa dan banyak yang suka.
Lagi-lagi atas nama ide yang kreatif...

Kelebihan Bangnana Chips
1. Non MSG
2. Pisang digoreng dengan minyak nabati berkualitas tinggi
3. Memberdayakan masyarakat sekitar sebagai karyawan
4. Sudah memenuhi kategori standar food grade
5. Menggunakan pisang pilihan langsung dari petani lokal
6. Tanpa bahan pengawet
7. Aman dikonsumsi oleh anak kecil maupun ibu hamil

Gerakan 500
G-500 adalah gerakan donasi Rp 500 dari tiap pembelian Bangnana Chips untuk pemberdayaan Desa Quran. Di gerakan ini, Bangnana Chips berkolaborasi membangun Desa Quran untuk melahirkan generasi Qurani.

Bangnana Chips 5 Rasa






Beruntung saya bisa kenal dengan mbak Ruru, owner snack sawangan depok. Ohya, buat yang hobi banget usaha camilan, mbak Ruru juga open reseller keripik pisang Bangnana Chips. Untuk infonya bisa langsung tanya-tanya via DM, WA atau BBM Snack Corner Sawangan Depok..
Ngemil sambil berdonasi, kenapa tidak?

Teman-teman ada yang sudah pernah mencicipi Bangnana Chips??

Comments

  1. Aku belum pernah ngicip Bangnana Chips nih. Udah sampe Semarang kah distribusinya? Mau berburu aaahh klo ada di sini.

    ReplyDelete
  2. ngemil sambil berdonasi .. suatu gerkan yg hebat ya

    ReplyDelete
  3. aku belum pernah coba nih, wah tempatnay di Sawangan ya. ngintip ah penasaran

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director . Halo, gimana puasanya teman-teman?semoga masih kuat ya, lancar sampai hari terakhir,amiin. Beberapa hari yang lalu saya sempat sharing tentang pengalaman pertama bikin video blog. Sampai sekarang masih belajar bikin video yang bagus, enak dilihat dengan peralatan yang saya punya. Untuk kamera, saya menggunakan kamera tablet ASUS ZenPad. Nah, untuk mengedit video, saya menggunakan Power Director yang saya unggah di playstore. Kalau ada yang tanya, Power Director bisa di unduh di PC atau laptop nggak??sepertinya bisa, karena saya belum mencoba. Mungkin teman-teman ada bisa jawab..bisa share disini. Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director Bagi pemula seperti saya, video editor Power Director sangat mudah digunakan. Dulu, awalnya saya menggunakan Viva Video untuk edit video, tapi seringnya hasil video kepotong. Akhirnya saya coba install power Director, tidak perlu waktu lama untuk mempelajari video editor ini.