Skip to main content

Review : ASUS ZenPad C 7.0

Berawal dari hp smartphone saya hilang ketika lebaran, disusul dengan hengnya si Macbook, maka secara tidak langsung saya libur ngeblog dan buka medsos. Yaaa, kurang lebih 3 bulan. Dan, sekali iseng ke warnet buka email, ada banyak rezeki yang menanti balasan, Alhamdulillah.

Satu hari ba'da maghrib,saya minta antar suami ke warnet, setelah selesai membalas email rencana langsung pulang. Tapi suami mendadak mengajak saya untuk membeli hp, lihat dan survey ke beberapa toko handphone besar dan ramai di Kota Siak Riau. Agar apa??agar tidak ke warnet lagi, bisa membalas email dan ngeblog di hp kapanpun..satu lagi, kata suami "ribet ke warnet terus.." hehehe.

Asus ZenPad C 7.0 dalam Genggaman
Kalau boleh jujur, saya baru tau produk asus kurang lebih dua tahun ini. Maksudnya, mulai sering lihat postingan (foto, review dll) yang bersliweran di timeline. Apalagi setelah ikut dan baca banyak review tentang produk smartphone waktu giveawaynya mbk Uniek, mulai deh mbatin "sepertinya boleh juga nih produk Asus". Dan sekarang,saya punya satu produknya, yaitu tablet Asus ZenPad C 7.0.

Tentang Asus ZenPad C 7.0 
Kenapa beli tablet??kok nggak sekalian smartphone aja?? Semua atas nama mendadak. Mendadak hp hilang, mendadak si Macbook heng total. Sedangkan banyak kerjaan yang masuk dan menunggu. Awalnya hasil jerih payah/pekerjaan saya selama satu bulan (bolak balik ke warnet) akan saya kumpulkan untuk beli hp, tapi ternyata suami sudah nggak sabar (kasihan sama bubuky dan saya yang tiap hari ke Warnet). Akhirnya pilihan jatuh ke tablet, layar lebih besar dan harganya pas, pas banget rezekinya. Pokoknya, saya beli sesuai dengan total budget kerja keras selama satu bulan wira wiri ke warnet.

Ohya, saya sempat ragu juga. Karena rata-rata kamera tablet resolusinya masih kecil sedangkan smartphone kan sudah bagus, misal 13 bahkan terbaru 20 mp. Sempat mbatin juga, " duh, kalau mp kameranya kecil, mana bisa hasil foto bagus!!!". Tapi demi bisa balas email secepatnya, akhirnya saya pilih Asus ZenPad C 7.0. Masalah kamera, belakangan aja, batin saya waktu itu.

Spesifikasinya dong..

Pengalaman Pertama Pakai Tablet Asus ZenPad C 7.0
Jujur, rasanya biasa aja. Karena hp smartphone saya yang hilang ukurannya juga kurang lebih sama, memiliki layar LCD yang lumayan lebar. Dari segi fisik, saya suka dengan casingnya, warna silver....... Pertama kali sentuh layarnya, langsung suka sama tampilannya. Aplikasinya tertata dengan rapi, kalau biasanya semua aplikasi numpuk jadi satu tapi di tablet Asus ZenPad C 7.0 aplikasinya peritem. Misalnya alat, isinya ada setting, jam, supernote, play store dll. Fotografi, isinya ada galery foto, photo editor dan semua yang berhubungan dengan fotografi. Satu hal yang bikin saya kaget dan sebel sampai sekarang adalah.....emmm sayapun kurang tahu ini namanya apa. Jadi setiap kita ketik sesuatu, selalu keluar banyak kata-kata. Jadi, kalau belum terbiasa pasti tulisan kita banyak typo,karena langsung ketik dan sent. Kalau mau nggak typo, kita harus klik kata yang sesuai dengan apa yang ingin kita tulis.

Untuk masalah audio, uww lumayan bagus. Yang paling saya cemaskan adalah kamera. Karena pada umumnya kamera tablet pixelnya kecil tidak seperti smartphone yang lumayan besar, Misalnya 13 atau yang terbaru 20 MP. Keren kan???. Karena saya hobi motret makanan, alih-alih menghayal punya hp atau tablet dengan MP tinggi. Apa yang ada mau tidak mau harus digunakan dan di maksimalkan. Tablet Asus ZenPad C 7.0 dibekali kamera belakang 5 MP. Soal hasil jangan diragukan, karena hasilnya lumayan bikin hati saya adem bahagia. Pembahasan kamera tablet nanti akan saya ulas sendiri di postingan berikutnya.

Secara keseluruhan, tablet Asus ZenPad C 7.0 sangat membantu saya. Mulai dari mengecek email, ngeblog sampai memotret makanan. Alhamdulillah berkah...
Teman-teman punya tablet juga??ayo dong sharing...

Comments

  1. Wah, lumayan tuh mbak kameranya sudah 5MP. Tabletku baru 2MP. Asyiikk...bakalan sering mampir ke sini nih. Kan tablet nya sudah baru jadi nggak ada alasan lagi kan buat ke warnet *eh

    ReplyDelete
  2. aku suka ipad...
    etapi kalau aku ttp pilih mekbuk xD

    ReplyDelete
  3. Mbak, aku mupeng sama hapenya....pengen banget punya hape itu...

    ReplyDelete
  4. Wah ASUS ya. Minggu lalu juga ada promo ASUS di Pontiamak. Nama kegiatanya ASUS : Challenge your city di selenggarakan di hotel ASTON. Ada presentasi produk terbaru ASUS. Kebanyakan sih untuk GAMING

    ReplyDelete
  5. Aku punya rencana ganti hp. Tapi nanti kalau fee udah pada cair. Hpku ini mulai suka eror. Sebelnya foto-foto penting pada ilang.

    Kalau aku masih prefer smartphone daripada tablet. Pertimbangan resolusi kamera juga jadi alasannya.

    ReplyDelete
  6. mba,bisa di setting di pengaturan keyboard..
    jadi saran kata dia bisa ditiadakan... hehehe..

    penasaran pengen punya tablet.. kadang repot kerja dari laptop berat tapi dari hp kekecilan

    Apa daya punyanya cuma tablet ponstan -_-

    ReplyDelete
  7. iya bener sama mba Mutia, ada di sttingan keyboard. prediksi teks nya jangan diaktifin.

    aku pakai ini 2 bulanan, trus dipakai adik. belum setahun, udah heng heng an mba. ati ati aja kalau charging.

    ReplyDelete
  8. Bagian belakangnya kelihatan mewah, keren banget :D

    ReplyDelete
  9. Aku sempat punya tab Lenovo kemudian kujual karena kegedean. Eh sekarang malah pengen pny tab lagi karena ... HP sekarang terasa kekecilan buat baca ebook hihihi

    ReplyDelete
  10. Saya berharap dapat hadiah apaaa gitu, Mbak hihi. Kalo tablet saya biasanya minjam punya suami. Itu pun tabletnya keluaran lama, kameranya gak begitu bagus. Tapi yang namanya ngeblog, yang penting ada perangkat, ya. Jadul pun gak mengapa. Jangan sampai jadi halangan :)

    ReplyDelete
  11. aku belum pernah nyoba produk asus mak, kynya pada bilang bagus ya

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say

Bikin Apa Aja Gampang dengan Digital Rice Cooker Mito R5

Hayoo, ada yang pernah dengar Digital Rice Cooker Mito R5??buat yang sudah punya, pasti tertolong banget dengan produk ini. Nah buat yang pernah dengar tapi belum tahu penampakannya,atau belum pernah sama sekali dengar. Kali ini saya mau sharing pengalaman menggunakan Digital Rice Cooker Mito R5 8 in 1, rice cooker masa kini dan multi fungsi. Kira-kira saya bikin apa aja ya??emmm… Tentang Digital Rice Cooker Mito R5 Digital Rice Cooker Mito R5 merupakan produk terbaru dari Mito Electronic, dimana Digital Rice Cooker Mito R5 ini memiliki kapasitas yang lebih besar (2 liter), juga dilengkapi dengan 8 fungsi mode memasak. Yaitu memasak nasi, nasi merah, bubur, kue, merebus, mengukus, membuat sup dan menggoreng. Selain itu, juga dilengkapi dengan panci 5 lapis, pemanas 3D, serta fungsi timer untuk memasak nasi sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. 8 Keunggulan Digital Rice Cooker Mito R5 1. Satu rice cooker dengan banyak fungsi, 8 mode memasak. 2. Panci dengan 5 lapis