Thursday, 7 April 2016

Cara Membuat Akta Kelahiran Anak di Kota Batam


Assalamu'alaikum.... Akhir bulan lalu, saya dan suami akhirnya membuat akta kelahiran baby Kaizu. Kebetulan di bulan pertama nggak sempat karena lumayan riweh, bulan kedua belum juga bisa, akhirnya di bulan ketiga sempat ngak sempat harus ke kelurahan. Setelah saya bertanya ke teman cara membuat akta kelahiran anak, ada beberapa berkas yang harus di persiapkan. Berhubung ktp saya dan suami sudah Batam, jaid nggak ribet, kebayang kan kalau ktp saya dan suami masih ktp Jawa, kemungkinan ngurusnya ribet. Untungnya kantor kelurahan nggak jauh sama rumah, jadi nggak butuh waktu lama buat ninggalain baby Kaizu. Prosesnya nggak lama, pas satu jam berkas sudah selesai tinggal nunggu telpon dari pihak kelurahan.

Persyaratan membuat akta kelahiran anak
1. Surat keterangan lahir asli
Kebetulan saya lahiran di rumah sakit Awal Bros Batam, jadi pas pulang dikasih surat keterangan lahir, bentuknya seperti sertifikat. Jadi, itu yang dibawa.
2. Foto copy KTP suami/istri
3. Surat pengantar RT/RW
Pas ngurus ini, jangan lupa bawa surat keterangan lahir asli plus foto copy KTP suami istri. 
4. Foto copy surat nikah
5. Foto copy KK (kartu keluarga)
6. Foto copy KTP saksi 2/3 orang
----> Bawa semua berkas diatas (yang asli) saat ke kelurahan

Proses pembuatan akta kelahiran anak
Pukul 08.00 saya dan suami berangkat ke kelurahan, sengaja berangkat pagi takut antri, ternyata sampai sana sepi. Setelah menemui pihak kelurahan, saya disuruh mengisi form yang berisi data, mulai dari nama suami istri, anak, alamat rumah, saksi dll. Setelah diisi, langsung difoto copy dua kali. Yang asli diminta pihak kelurahan yang foto copy saya bawa. Prosesnya kurang lebih dua bulan, nanti pihak kelurahan yang menghubungi. Selesai... Ohya, nanti pas ambil akta jangan lupa bawa foto copy berkasnya ya.

Alhamdulillah, setelah ngurusi aqiqah baby Kaizu, ganti ngurus akta kelahiran. Sekarang tinggal nunggu aktanya jadi. Teman-teman punya pengalaman ngurus akta kelahiran anak nggak??ribet nggak??...


***

34 comments:

  1. Dulu saya nitip bidannya Mbak, tapi ribet bolak balik karena aturannya ganti harus bawa buku nikah asli. Sebelumnya foto copy aja cukup kata bidannya. Terus karena lahirnya di Rumah Sakit, harus bawa Surat dari RS. Bikin gemes pokoknya :)

    Sekarang bikinnya telat ga harus sidang ya Mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. dulu sempat mikir juga biar g ribet sekalian diuarus pihat RS,ladalah lupa..riweh hehhe. Nggak mbak,malah saya baru tahu ada sidangnya hehe

      Delete
  2. Waduuuhh, akta kelahiran Faraz blm ada nih Mbak, gegara kartu keluarga baru jadi minggu kemarin, hmm rencana mau ngurus secepatnya.

    Dengar2 persyaratan dokumennya itu sama juga. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo mbak buruan bikin,takut elupann hehehe...sepertinya persyaratannya nggk jauh beda

      Delete
  3. aku dulu lahir di bidan dan yg ngurusin akte ya bidan sudah termasuk biaya melahirkan, bahkan anak perempuanku sudah termasuk anting2 emasnya.Praktis gak usah ngurus sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. dulu sempat mikir juga biar g ribet sekalian diuarus pihak RS,kelupaan..riweh hehhe.

      Delete
  4. Syaratnya sekarang banyak ya Mbak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kemungkinan mbak,soalnya saya baru kali ini ngurus hehe

      Delete
  5. Sekarang harus ada sakisi juga ya Mbak? hmm....

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, bisa tetangga atau saudara

      Delete
  6. saya juga gak ribet ngurusnya. Tapi kayaknya dulu gak harus ada saksi. Rada lupa juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepertinya akhir2 ini harus ada saksi ya mak,,

      Delete
  7. ngurusnya berarti nggak di kecamatan ya mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. nggak mbak,langsung ke kelurahan sesuai ktp

      Delete
  8. Hmm kalau ditempat tinggal saya sama gak ya cara pembuatannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kemungkinan sama,nggak jauh beda..

      Delete
  9. terakhir buat 4 tahun Lalu, di RS Hermina Jatinegara masih melayani pembuatan akte kelahiran, jadi langsung aja nitip urus disana sekalian...

    ReplyDelete
    Replies
    1. enak ya mbak,praktis...tinggal tunggu telpon

      Delete
  10. idem dengan komentar di atas. harus ada fotokopi saksi juga ya mbak? soalnya dulu waktu aku ngurus punya putriku tahun 2014 akhir, ga perlu fotokopi ktp saksi

    ReplyDelete
    Replies
    1. harus mbak, berkas diatas difoto copy semua.

      Delete
  11. makasih infonya min, eh tapi emang beda yah? kayaknya sih beda sedikit kalau gak salah

    ReplyDelete
  12. Makasih infonya... btw, salam kenal...

    ReplyDelete
  13. harusnya di semua tempat sama ya prosedurnya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak,harusnya begitu ya...kalo beda negara baru deh bisa beda

      Delete
  14. rada ribet ya sekarang mah

    ReplyDelete
  15. Aku belum pernah urus akta kelahiran :D Tapi iparku pernah, buat keponakanku, hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini pengalaman pertamanku mbak bikin akta^^

      Delete
  16. Si sulung dulu lahir di Batam langsung dikasih akta. Habis itu hilang, terus ke RS minta dibikinkan lagi. Caranya nggak tau karena yg bikin suami. :)

    ReplyDelete
  17. Alhamdulillah tiga anak, nugrus akta kelahirannya nggak ribet, cuma pernah bermasalah dengan aktanya Taruli yang nama Bapaknya salah tulis.
    Awalnya diparaf, tapi kita minta diganti saja karena penting buat surat penting lainnya. Itu saja yang bikin lama sekitar 1 bulan.

    ReplyDelete
  18. enak kalau gak antri ya proses pembuatan akte kelahirannya. Kalau aku dua-duanya yang ngurus pihak rumah sakit :)

    ReplyDelete