Saturday 10 March 2018

Bermain Spons dan Busa

Bermain Spons dan Busa. Kali ini saya mau sharing kegiatan main bareng bubuky, bermain spons dan busa. Kalau udah main yang ada air-airnya, anak kecil itu selalu aja excited. Bener-bener sumringah dan wajahnya itu lho bahagia banget, ya nggak sih mak?.

Main air itu menyenangkan banget, lha wong air untuk cuci tangan setelah makan aja, bubuky udah semangat banget. Berasa mau renang gitu, hahaha.. Kegiatan main air atau yang berhubungan dengan yang becek-becek biasanya saya lakukan sore hari sebelum bubuky mandi. Antara jam 15.00 atau 15.30 . Durasi main spons dan busa atau yang becek-becek ini biasanya memakan waktu lama dan bikin anteng anak. Konsentrasinya panjang banget kalau main yang beginian hehe. Seru gitu mungkin ya. Yaaa,paling lama 30 menit main spons dan busanya, tapi habis itu lanjut lagi main spons sambil mandi di bak.


Nah, biasanya bubuky main sponsnya nggak pakai busa kalau pas mandi, pakai air yang ada di bak aja. Dia suka banget mainin sponsnya, ditaruh di air terus diangkat tinggi-tinggi, hasilnya ia akan melihat ada air yang jatuh/mengalir dari spons. Dan diulang berkali-kali sambil teriak hehehe.

Bermain Spons dan Busa
Bahan :
1 buah spons (saya pakai spons pencuci piring yang baru)
Sabun mandi bayi
Air sedikit
Wadah

Cara membuat :
Siapkan wadah, beri air sedikit. Gosokkan sabun pada spons, lalu peras-peras sampai keluar busa. Ulangi sampai busa banyak, sisihkan sabun. Siap dimainkan.


Masih dengan permainan sensori, yang manfaatnya banyak sekali. Mulai dari melatih otot jari tangan, melatih motorik halus, konsentrasi, tekstur lembut, licin, kasar (spons) dan lain sebagainya. Ohya, pas bubuky main spons dan busa, sesekali dia membuka dan menutup jari-jari tangannya yang penuh dengan busa. Entah apa yang ada di pikiran anak usia 2 tahun 2 bulan ini.

Sampai saat ini, ketika saya bermain dengan bubuky, sebisa mungkin saya selalu ada di depannya. Karena masih kecil, takutnya nanti busanya dijilat atau dimakan. Maklum, balita di usia ini sangat tinggi rasa ingin tahu dan penasaranya dengan hal atau benda baru. Jadi, sebisa mungkin dampingi anak (khusus balita) ketika bermain spons dan busa ya mak.

Seneng banget rasanya kalau bubuky anteng sama mainannya, kali ini main spons dan busanya berhasil. Kapan-kapan boleh nih busanya dikasih pewarna, biar tambah seru.

Teman-teman, ada yang pernah main spons dan busa bareng anak atau saudara?

Monday 5 March 2018

Jatah Belanja Harian Rp 20.000, Emang Cukup?

Jatah Belanja Harian Rp 20.000, Emang Cukup?. Cukup, bagi keluarga kecil seperti kami bertiga (catat baik-baik ya hehe). Saya, suami dan bubuky yang usianya baru 2 tahun. Mungkin tidak hanya kami saja, tapi diluar sana ada banyak yang mengalami hal serupa. Emang uang Rp 20.000 bisa beli apa aja?emang bisa buat makan 3 kali?. Sekali lagi, buat kami yang sekarang tinggal di Jawa cukup.
Beda lagi kalau masih tinggal di Batam atau Riau.
Beda lagi kalau anaknya dua atau tiga dan tinggal bersama keluarga.

Sebagai menteri keuangan alias ibu rumah tangga yang memegang uang belanja bulanan, mau nggak mau gimana caranya agar uang bulanan bisa cukup bahkan bisa ada sisa saat akhir bulan. Caranya yaitu dengan menghemat, membeli kebutuhan rumah tangga yang benar-benar dibutuhkan bukan diinginkan. Betul nggak sih?.


Tapi nggak selamanya juga belanja harian Rp 20.000, ada kalanya kalau lagi pingin beli lauk yang harganya lebih dari Rp 10.000 juga main ambil aja sih hehe. Misalnya beli udang 1/4 harganya Rp 13.000 atau ikan gurami isi 3 harganya Rp 16.000.

Tapi nggak setiap hari dalam satu bulan juga belanja harian dengan jatah (yang memang kami tentukan) yaitu Rp 20.000. Kadang kalau suami pas libur, lari pagi pulang bawa belanjaan. Biasanya habis Rp 100.000, lauk 3 - 4 macam (termasuk tahu tempe), sayur untuk satu minggu dan bumbu utama dapur untuk kurang lebih 10 hari. Ada cabe dan duo bawang.

Rp 20.000 bisa belanja apa aja?
1. Seplastik sayur sop komplit (juga ada daun bawang dan prei), sayur capcai (ada bakso dan jamur kupingnya), hati ayam satu plastik isi 3 termasuk jeroannya dan tempe 1 papan. Terus, mana bawang merah, putih, cabe dll??stok sudah ada,belinya di pasar.

2. Kangkung 2 ikat, kulit sapi 1/4 kg, jamur isinya 7, cabe merah dan cabe rawit. (Kebetulan stok cabe habis).

Emang bisa buat makan 3 kali?
Alhamdulillah bisa. Biasanya dan seringnya saya masak cuma dua menu saja, sayur dan lauk. Nggak ada gorengan, kecuali kalau masaknya seperti sayur lodeh, baru deh bikin gorengan. Atau pas lagi pingin banget ya bikin. Kadang kalau masak lauk campur, habis dua harian. Misalnya ayam, kentang dan tempe masak balado, dll.

Nah, kebetulan saya dan suami makan nasinya siang dan malam saja. Untuk sarapan biasanya kami sarapan buah, buah dibeli seminggu sekali. Seringnya buah apel dan pear sekilo, alpukat setengah kilo. Habis kurang lebih Rp 60.000. Kadang saya juga beli salak sekilo Rp 5000 di bapak-bapak penjual sayur. Lumayan kan, salaknya manis pula.


Berikut contoh menu (jatah Rp 20.000) untuk makan siang dan malam
1. Sayur capcai, jadi sayur sopnya saya olah jadi satu dengan capcai. Biar banyak, karena kami suka banget sayur. Hati ayam dan tempenya saya goreng. Untuk bubuky, menunya ngikut.

2. Cah kangkung, sambel goreng kulit dan tempe (ada sisa tempe goreng kemarin,jadi buat campuran), jamur krispi.

Menu diatas bisa untuk makan 3 kali, untuk sarapan, makan siang dan malam. Kalau untuk makan siang dan malam, biasanya nasinya sedikit sayurnya banyak

Alhamdulillah, sampai saat ini belanja harian dengan jatah uang Rp 20.000 perhari, perut sekeluarga aman. Kadang bisa makan sampai 3 kali juga, alhamdulillah cukup untuk kami bertiga. Menghemat itu baik, kalau dengan uang Rp 20.000 bisa belanja banyak untuk makan satu hari, kenapa tidak. Semoga dengan cara ini, niat untuk menghemat bisa berjalan dengan baik hehehe. Ya, namanya juga usaha..

Nah, teman-teman ada yang punya pengalaman yang sama?

Wednesday 28 February 2018

Resep Risoles Enak untuk Lomba NUB (Nutrisi untuk Bangsa)

Resep Risoles Enak untuk Lomba NUB (Nutrisi untuk Bangsa). Jadi, setelah jadi penonton lomba resep di iinstagram. Akhirnya bulan lalu saya nyoba ikutan photo competition #NutrisiTerbaik1000HPK yang diadakan di instagram Nutrisi untuk Bangsa. Alasan pingin ikut lomba karena pas banget sama kegiatan sehari-hari saya saat ini. Masak untuk bubuky yang usianya baru 2 tahun dan pastinya bikin camilan juga.

Lomba fotonya hanya upload kreasi resep #NutrisiTerbaik1000HPK di instagram, dimana ada 3 kategori. Menu ibu hamil, menu MPASI dan menu camilan anak. Peserta bisa ikut salah satu atau ketiganya, saya ikut 2, menu MPASI dan camilan anak.



Nggak lama setelah upload ternyata pengumuman pemenang, dan ada nama saya ternyata, alhamdulillah...rezekinya bubuky. Karena risoles ini kesukaannya bubuky. Yang mau nyoba bikin, resepnya ada dibawah ini ya.

Resep Risoles Enak untuk Lomba NUB (Nutrisi untuk Bangsa)
Nama Camilan : Risol Isi (Kentang, wortel, daging)
Di masa emas si kecil, banyak kebutuhan yang harus dipenuhi dalam makanan pendamping ASI. Diantaranya zat besi, zinc, folat, vitamin dan mineral. Menu MPASI yang baik harus terdapat kandungan gizi dan nutrisi yang proporsional. Karena MPASI sangat penting untuk tumbuh kembang dan kesehatan anak.


Setiap hari, saya masak untuk si kecil. Termasuk menyiapkan camilan, sebisa mungkin untuk camilan yang rasa gurih saya selalu selipkan sayur. Seringnya sih saya pakai wortel. Kali ini saya bikin risol isi kentang, wortel dan daging. Alhamdulillah anak saya suka banget sama isian risolnya, ibu bagian menghabiskan kulitnya.

Anak makan lahap,ibu senang..😊 Berikut resep menu camilan #NutrisiTerbaik1000HPK untuk bubuky 😊. Ohya, untuk isinya bisa dikreasikan ya buibu, bisa ayam suwir, kentang wortel plus irisan telur, dan lain sebagainya.

RISOL ISI (KENTANG WORTEL DAGING)
Bahan kulit :
250gr terigu
1/2 butir telur
1-2 sdm minyak
Garam secukupnya
Air secukupnya sampai adonan encer tapi set

Isi risoles :
Tumis bawang merah dan putih iris. Masukkan wortel, kentang, daging giling dan sedikit air. Beri garam dan gula pasir. Jika air surut, taburi 2 sdm terigu, aduk rata, angkat.

Campur semua bahan kulit sampai licin, dan tidak bergerindil. Semakin encer adonan akan semakin tipis kulit nya. Buat dadar menggunakan teflon. Tapi jangan terlalu tipis nanti kering dan susah digulung. Beri isian, lalu goreng.

Tuh kan, gampang banget.
Teman-teman, ada yang punya menu camilan andalan untuk si kecil??ayo dong sharing..

Saturday 24 February 2018

Bangun Pagi dan Keuntungannya Bagi Ibu Rumah Tangga

Bangun Pagi dan Keuntungannya Bagi Ibu Rumah Tangga. Bagi ibu rumah tangga yang sudah terbiasa bangun pagi, pasti sudah merasakan keuntungannya. Berkah banget rasanya kalau bangun sebelum adzan subuh, atau waktu tarhim, atau paling mentok pas adzan subuh berkumandang. Ya, setidaknya dengan bangun pagi, minimal sebagian dari tugas ibu rumah tangga terselesaikan dengan cepat dan baik.
Ya nggak sih??.

Kalau saya jawabnya iya banget. Apalagi kalau pas hari kerja, banyak hal yang harus diselesaikan sebelum jam 08.00 teng. Mulai dari nyapu, ngepel, beberes rumah, mandiin bubuky, sampai masak, harus kelar.

Kalau ngomongin soal bangun pagi, saya jadi ingat sama kebiasaannya Mbk Uli Hape. Ada yang kenal??kok langsung ke Mbk Uli Hape ya.. Jadi, ceritanya saya tau dan kenal Mbk Uli itu waktu masih aktif nulis di Kompasiana, emmm sekitar tahun 2011an. Berteman di facebook memudahkan saya untuk mengenal teman dunia maya satu persatu, salah satunya ya Mbk Uli. Dulu, Mbk Uli ini sering banget nulis kebiasaan atau aktivitas yang dilakukan di rumah. Mulai dari bangun pagi, masak pagi-pagi sekali, sampai nyiapin bekal buat sarapan dan makan siang di tempat kerja. Dan, saya aktif banget membaca status-status yang ditulis Mbk Uli..

Rajin ye, hehehe....menarik banget buat saya. Banyak hal yang saya pelajari dari kebiasaan Mbk Uli. Ohya, fyi...waktu saya rajin baca status hari-harinya Mbk Uli itu waktu bubuky belum ada. Masih pacaran sama suami hahaha. Jadi, ilmu dari Mbk Uli mulai saya terapkan setelah punya anak. Termasuk bangun pagi dan pekerjaan rumah selesai sepagi mungkin.

Bangun Pagi dan Keuntungannya Bagi Ibu Rumah Tangga 
1. Tidak terburu-buru
Mungkin bagi sebagian ibu pekerja, bangun pagi itu jelas yang utama. Selain banyak hal yang harus disiapkan dan dikerjakan, termasuk menyiapkan sarapan untuk suami dan anak-anak, ibu pekerja juga menyiapkan keperluannya.

Nah, buat ibu yang tidak bekerja di luar, seperti saya. Rasanya tetap sama seperti ibu pekerja, harus bangun pagi. Kecuali pas suami libur kerja, bisa lebih santai. Tapi tetap aja sih saya lebih suka bangun pagi dan mengerjakan pekerjaan ibu rumah tangga tanpa ada gangguan. Bukan berarti ketika anak bangun pagi kita terganggu, jelas tidak. Cuma rasanya mengerjakan pekerjaan rumah lebih asik ketika sedang sendiri.
Jadi, pekerjaan utama ibu rumah tangga selesai ketika anak bangun itu rasanya plong gitu. Beda kalau pas baru mulai masak anak bangun, terus harus bikin bekal buat suami. Hmmm, kebayang kan masaknya buru-buru, dan ini paling saya tidak sukai.

2. Punya banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan
Inilah keuntungannya bangun pagi, punya banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan. Biasanya kalau saya bangun jam 05.00 atau 04.30, hal yang pertama saya lakukan adalah merebus air untuk membuat minuman hangat, jeniper atau jeruk nipis peras untuk saya dan suami. Air madu untuk bubuky. Setelah itu shalat, lanjut masak nasi, masak dua menu utama, lauk dan sayur. Sedangkan untuk bubuky, biasanya menunya ngikut aja kadang saya bikinin sayur sendiri.
Paling cepat selesai masak pukul 06.00, itupun karena lauknya tinggal nyampur sama bumbu yang sudah saya gongso kemarin sore. Jadi tinggal bikin sayurnya aja. Paling lambat 06.30, itupun sudah nyiapin bekal suami. Jadi tinggal ngepel deh, ohya nyapunya pas masak air. Daripada nganggur, lebih baik nyapu rumah hehe.
Menu 1 hari, makan siang dan malam
sarapanya??sarapan buah ^^

Bagi saya, bangun pagi itu bikin fresh di badan dan pikiran. Apalagi kalau bangun paginya nggak ada beban, beban cuci piring maksudnya haha. Iya, rasanya kalau bangun tidur lihat dapur berantakan, piring kotor numpuk, aduh...males banget rasanya. Jadi, sebisa mungkin cuci piring saya bereskan sebelum tidur.

Banyak keuntungan yang saya dapatkan ketika bangun pagi, punya banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan rumah. Semakin cepat dikerjakan, maka semakin cepat selesai pula sebuah pekerjaan.

Teman-teman,ada yang punya pengalaman serupa?ayo dong sharing..

Thursday 22 February 2018

Bermain Balon Air

Bermain Balon Air. Sebenarnya ini cerita lama, bermain balon air sama bubuky. Kurang lebih 5 bulan yang lalu, tapi baru sekarang nulisnya xixixi. Keterlaluan banget ya, hahaha. Jadi, ceritanya waktu itu saya kehabisan ide buat main sama bubuky, mentok gitu. Mau bikin sesuatu tapi kertas warna warninya habis, begitu juga dengan lem nya. Jadilah nggak ada ide, mentok banget.

Akhirnya pas ke warung saya lihat ada balon di jejeran mainan anak-anak yang serba seribuan. Yaudah saya beli satu. Sampai rumah balon saya isi air, kemudian saya taruh di wadah. Jadilah mainan sederhana, simpel untuk menstimulasi motorik, menguatkan otot tangan dan lain sebagainya.


Seru banget waktu lihat bubuky main balon air. Antara geli, takut dan penasaran hahaha. Mainnya pun nggak hanya dipegang-pegang saja, bisa digoyang-goyangkan wadahnya, kemudian balonnya goyang-goyang sampai keluar wadah. Terus bubuky ngambil balon air yang jatuh untuk dimasukin ke wadah. Dan ternyata ini butuh perjuangan lho, tapi lucu banget lihat bubuky ngambil balon airnya yang goyang-goyang pas dipegang hahaha.

Membuat balon air
Bahan :
2 buah balon (apa saja, warna warni juga boleh)
Air
Wadah

Cara membuat :
Taruh ujung balon ke kran,isi dengan air secukupnya. Taruh di wadah, balon air siap untuk dimainkan.

Kebetulan ini saya beli balonnya sudah lama, jadi 1 bungkus harga seribu cuma isi 2. Tapi sekarang sudah lebih variasi, harga 1 bungkus seribu isi 4 balon warna warni ukuran sedang beserta peniupnya. Kalau balon yang saya pakai ini lumayan tebal dan ukuran balon besar, tapi balon yang baru saya beli kemarin lebih tipis, isi 4 warna warni.


Seneng banget rasanya tiap hari tiap waktu bisa main dan seru-seruan bareng bubuky. Seringnya saya main pakai barang-barang yang ada di rumah, jarang banget saya beli mainan untuk bubuky. Tapi apapun itu, selagi anak bisa main sambil belajar, ibunya pun senang. Alhamdulillah...

Teman-teman, pernah main balon air sama si kecil??

Sunday 18 February 2018

Kenangan Indah yang tak Terlupakan di Masa Kecil

Kenangan Indah yang tak Terlupakan di Masa Kecil. Ngakak, iya ngakak banget pas baca #posttematik di Kumpulan Emak Blogger kapan hari. Temanya tentang kenangan indah yang tak terlupakan di masa kecil. Jelas, banyak bangettt..lha wong saya anaknya spesial, nakalnya hahaha. Jadi sepertinya satu blogpost nggak akan cukup deh buat nyeritain kenangan masa kecil.

Ngomongin soal masa kecil, rasanya pingin banget pinjem pintu ajaibnya doraemon. Pingin banget mengulang masa-masa kecil yang indah dan banyak banget kenangannya. Mulai dari usia 5 tahun yang bangun tidur tiba-tiba nangis gulung-gulung sambil bilang pingin mondok, nggak pake lama diantar pakdhe ke pondok khusus anak-anak di Jombang. Sampai suka banget berangkat pagi pulang maghrib pas hari libur, sampai rumah dimarahin abah (almarhum, Allohu yarham).
Tuh, kan...itu baru dua lho,dan masih banyak lagi..

Kenangan Indah yang tak Terlupakan di Masa Kecil
1. Kabur dari pondok
Ceritanya ketika saya berusia 5 tahun, bangun tidur tiba-tiba nangis gulung-gulung sambil bilang pingin mondok. Seisi rumah bingung, terus iibu sama abah diskusi, nggak pake lama saya diantar pakdhe ke pondok khusus anak-anak di Jombang. Jadilah santriwati unyu-unyu.

Sampai pada satu hari, saya diajak sodara kabur dari pondok. Yaudah sih saya manut aja hahaha, agak siangan kami berdua istirahat di rumah penduduk. Lha kok ketiduran!!. Bangun-bangun buka mata, kok rasa-rasanya kayak di kamar ya. Betul kan, ternyata emang di kamar pondok. Pas tidur di teras rumah penduduk, ternyata kami di pulangin ke pondok.
Akhirnya nggak jadi kabur, gagal pemirsah hahahaha..

2. Tukang minta duit renternir
Kelas 4 SD saya sudah nggak mondok lagi, gulung-gulung minta pulang. Yasudah mondoknya selesai hehe. Alkisah, waktu masa Sekolah Dasar kelas 4, setiap hari sepulang sekolah saya selalu main di dekat rumah. Sama teman-teman SD dan MI. Nah, seminggu sekali setiap habis dhuhur ada bapak-bapak renternir yang mangkal di salah satu rumah tetangga. Biasanya selalu duduk di teras, sambil bawa tas (yang nyantol di bagian perut) dan ngobrol sama ibu-ibu (pemilik rumah).

Dimata kami (ceilah), bapak-bapak renternir itu banyak duitnya. Pokoknya taunya banyak duit gitu, kan ibu-ibu pada ngasih duit ke dia. Nah, pas ibu-ibunya nggak ada biasanya saya beraksi, hahaha... Sambil mendekat lalu bilang "Pak, njalok duwik'e!!" Pak, minta uangnya dong.. Seingat saya sih dikasih hahaha.. langsung deh buat jajan diwarung.

Sampai sekarang kalau lebaran dan ketemu teman-teman seperjuangan (berjuang malakin renternir), ketemu mbah-mbah yang rumahnya jadi saksi, saya selalu aja diledek. Ini ni dulu yang suka malakin renternir,ckckck.

3. Modus belajar kelompok, ndilalah main jumpritan
Tau jumpritan??itu lo petak umpet.
Jadi, setiap habis magrib saya izin ibu buat belajar kelompok. Nggak jauh sih lokasinya, 500 meter dari rumah, tepatnya di rumah nomor 5 dari rumah orangtua. Selesai sholat maghrib di mushola, saya izin belajar kelompok. Sampai rumah teman, ngobrol bentar habis itu main jumpritan hahaha.
4. Ketahuan nyuri jagung, wkwkwk
Pas libur sekolah, pagi-pagi saya sudah main. Nggak cuma saya ternyata yang rajin bangun pagi, lalu berangkat ke rumah tetangga, teman-teman yang lain juga gitu. Karena belum ada ide mau main apa, kami bersepuluh (cowok cewek) berangkat ke sawah. Ketemulah sama jejeran tanaman jagung, atas nama iseng kami ambil jagung yang muda. Dibuat mainan orang-orangan, lha kok pas asik-asiknya main ada suara orang teriak. "Hoi..." ,nggak pake lama kami langsung lari kencang, beberapa teman sampai ada yang jatuh hahaha.
"Slamettt...slamet orangnya nggak lihat wajahku.."

Sebenarnya masih banyak yang mau diceritain, cuma kayaknya segini aja dulu. Ngantuk euy udah jam 10 malam hehehe. Intinya, masa kecil itu sangat menyenangkan..Hal-hal yang paling dirindukan saat ini setelah menulis cerita diatas adalah bertemu dengan mereka, teman-teman masa kecil.

Teman-teman, ada yang punya kenangan indah di masa kecil??ayo dong cerita,pasti seru..

Tuesday 13 February 2018

Hal-hal yang Paling Ingin Dilakukan di Usia 40 tahun

Hal-hal yang Paling Ingin Dilakukan di Usia 40 tahun. Beberapa waktu lalu ketika saya buka facebook, tiba-tiba mata langsung tertuju ke pengumuman di Kumpulan Emak Blogger. Minggu ini ada sesi menulis tematik #posttematik, yaitu tentang hal-hal yang paling ingin dilakukan di usia 40 tahun. Nggak pake lama saya langsung termenung sambil mikir, "aduh, 40 tahun??berarti aku mau tua!!", huhuhuhu..

Ngomongin soal usia 40 tahun, saya jadi ingat hadist nabi. Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam "Umur umatku antara 60 tahun – 70 tahun, dan tidak banyak yang melebihi daripada itu". (HR. Imam Tirmizi).

Artinya, usia 40 tahun itu usia yang matang. Ada yang bilang bahwa diusia ini kita harus bertobat, tinggalkan hal-hal yang tidak baik, perbanyak berbuat baik, ibadah dan jauhi dosa. Ada juga yang bilang bahwa di usia ini kita akan mengalami perubahan fisik maupun psikologis. Untuk perempuan khususnya akan datang masa menopause. Dan satu lagi,usia 40 adalah usia mendekati kematian. Baca aja hadist diatas.

Baru nulis segini kok saya udah deg-degan ya, merinding rasanya bahas masalah usia.

Beberapa waktu lalu, emmm....udah lama sih sebenarnya. Saya sempat baca statusnya Mbk Donna Imelda tentang timeline hidup, jadi Mbk Donna in ngajarin anak-anaknya untuk bikin timeline hidup untuk 5 tahun mendatang. Termasuk resolusi, apa yang harus dikerjakan untuk mencapai tujuan tersebut. Nah, setelah baca itu saya langsung mikir, kira-kira 7 tahun yang akan datang apa aja yang sudah saya kerjakan ya??saya ngapain aja ya??dan banyak lagi...nggak habis-habis mikirnya,soalnya maunya banyak hahaha.

Sekarang usia saya 33 tahun, artinya 7 tahun lagi saya akan berusia 40 tahun. Ada banyak hal yang ingin saya lakukan diusia ini, tapi yang pingiinnn banget saya lakukan sementara ini ada dua. Selebihnya masih hal umum dan wajar, seperti giat dan rajin ibadah, mengurus anak, berkumpul dengan keluarga besar, menulis di blog, dan lain sebagainya.

Hal-hal yang Paling Ingin Dilakukan di Usia 40 Tahun
1. Tinggal di rumah sendiri
Setelah menikah sampai sekarang, saya dan keluarga kecil tinggal berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain, dari satu pulau ke pulau lain. Selama itu, kami tingal di rumah kontrakan dengan barang yang tidak komplit, apa adanya.

Sebenarnya sempat tinggal dirumah sendiri waktu di Batam, tapi setelah 3 tahun suami di pindah ke Siak Riau karena ada proyek baru. Setelah 3 tahun di Siak Riau, kami pindah lagi ke Jawa Barat. Mau nggak mau rumah di kontrakin.

Tinggal di sebuah rumah kontrakan awalnya saya sangat menikmati, tapi setelah punya anak, lama-lama saya kok merasa bosan ya. Mau beli ini, mikir..mau beli itu mikir panjang...bingung aja rasanya, nanti kalau mendadak di pindah lagi gimana barang-barangnya?. Tuh kan, galau..

Jadi, 7 tahun yang akan datang (insya Allah) saya dan keluarga kecil ini sudah bisa tinggal di rumah sendiri, nggak tinggal di rumah kontrakan lagi. Entah itu kami balik dan tinggal di rumah kami di Batam, entah di rumah di kota manapun. Yang penting di rumah sendiri, aamiin.

Rasanya akhir-akhir ini saya dan suami udah kepengen banget tinggal di rumah sendiri, nggak pindah-pindah lagi. Capek gitu rasanya, udah lelah bangetlah hehe. Kepingin berkebun, mancul-mancul di taman, eh apa ya bahasa idonesianya mancul-mancul??hahaha....nyangkul maksudnya. Pokoknya bisa berkebunlah, karena saya dan suami suka banget utak atik taman. Masak di dapur yang nyaman, bersebelahan dengan taman terbuka. Bikin kue, camilan buat suami dan anak-anak dan tak lupa di foto lalu di post di instagram, itupun kalau ig masih eksis hahaha. Nggak hanya itu, banyak hal yang menyenangkan dilakukan di rumah bersama orang-orang tercinta. Betul nggak?. 
2. Punya usaha sendiri
Siapa sih yang nggak kepingin punya usaha sendiri??sebenarnya saya beberapa kali sempat punya usaha kecil-kecilan, semuanya handmade dan homemade. Yang pertama, waktu di tinggal di Batam sempat bikin kreasi dari flanel, mulai buat souvenir sampai hadiah. Lumayan lancar dan sempat ada pengiriman jumlah besar, tapi usaha ini berhenti ketika saya dapat panggilan interview dan akhirnya diterima menjadi guru di salah satu sekolah internasional di Batam. Dan pelan-pelan usaha ini gulung tikar.

Kedua, saya pernah bikin lulur bedak beras. Saya bikin sendiri, kebetulan dari dulu ibu saya selalu bikin lulur bedak beras, baik untuk badan maupun wajah. Lagi-lagi lulur bedak berasnya lancar, ada aja yang pesan, mulai dari yang 1/2 kg sampai 2 kg. Tapi usaha ini berhenti ketika saya positif hamil, lalu pelan-pelan stop produksi dan gulung tikar.

Sebenarnya akhir-akhir ini saya banyak tawaran untuk buka usaha online, yaitu jadi reseller untuk beberapa produk makanan. Tapi saya masih mikir-mikir, banyak yang harus dipertimbangkan.

Sebenarnya keinginan, eh sebenarnya bukan keinginan sih tapi kalau kata suami saya target. Target tahun depan kami harus bisa buka usaha sendiri, bahkan akhir-akhir ini suami sudah ngasih saya ide untuk coba jualan ini dan itu. Tapi jualannya online, karena kalau jualan online di rumah, saya bisa mengatur sendiri waktunya. Setelah semua urusan rumah beres, lanjut ngurus usaha, entah itu dari rumah atau di toko.

Jadi, 7 tahun yang akan datang (insya Allah) saya sudah punya rumah usaha sendiri,aamiin ya Allah. 

Untuk keinginan no 1, kami harus banyak berdo'a.. berdo'a semoga suatu saat suami nggak dipindah-pindah lagi kerjanya, di satu kota saja. Nah, untuk yang kedua ini rasa-rasanya masuk ke timeline hidup. Tujuannya sudah jelas, ingin punya usaha sendiri. Jadi, ini PR banget. Membuat rencana dan ide membuka usaha, kapan dimulai, apa yang akan dijual, dan lain sebagainya.

Itulah dua hal yang pingin (banget) saya lakukan di usia 40 tahun. Usaha tanpa do'a akan sia-sia. Semoga semua di mudah dan lancarkan, aamiin.

Teman-teman, apa sih yang paling ingin kalian lakukan di usia 40 tahun??