Siapa sangka berawal dari sebuah penawaran "iseng" di status WA tentang fudgy brownis. Eh, ternyata dua orang yang berminat secara bersamaan dalam satu waktu. Berhubung fudgy brownis yang saya tawarkan hanya satu box, akhirnya saya bikinkan untuk keesokan harinya. Seperti biasa,setelah brownis pesanan siap tak lupa saya abadikan dan lagi-lagi saya bikin status di WA. Eh, ternyata gayung bersambut,ada lagi yang berminat. Akhirnya sekalian deh open PO. Nah,dari sinilah bermulanya saya jualan kue dan bikin nama Zura Bakehouse.
Nggak nyangka ternyata sudah hampir satu tahun saya menjalani profesi baru ini sebagai tukang kue. Kalau awal-awal saya lebih banyak menjual beberapa produk seharga mulai dari Rp 40.000 ,namun seiring berjalannya waktu pelan-pelan saya menjual snack box. Itupun berawal dari R&D percobaan satu camilan yaitu kue soes. Lagi-lagi the power of bikin status WA, eh ada yang balas dengan satu kata, "MAU". Akhirnya saya open PO kue soes,lalu terbitlah kue-kue yang lain. Dan kepikiran untuk bikin snack box lebih dari 2 macam, pas open PO, ada saja yang "MAU". Jadi, selain jual fudgy brownis, bolu ketan hitam keju lumer, prol tape, sekarang saya juga bikin snack box. Bahkan sampai ada yang pesan snack box buat acara, mulai arisan,PKK perumahan sampai acara di sekolah.
Alhamdulillah,sesuatu ya..
Nggak nyangka banget tahun 2025 ternyata semengejutkan ini rezekinya. Alhamdulillah... Lagi-lagi bisa produktif di rumah sambil jaga anak-anak. Minta do'anya teman-teman,semoga Zura Bakehouse dimudahkan usahanya, bermanfaat untuk banyak orang dan tentunya berkah, aamiin ya rabbal alamin...




No comments:
Post a Comment