Assalamualaikum.. Masih melanjutkan cerita perjalanan di Jogja selama 3 hari 2 malam. Kalau dilihat dari tulisan hari kedua, ternyata jadwal jalan-jalannya padat sekali, mulai dari pagi sampai malam. Alhamdulillah. Hari ketiga cukup santai karena targetnya habis dhuhur sudah harus meninggalkan Jogja melanjutkan perjalanan ke Ponorogo. Jadi hari ketiga pagi kami pergi ke Pasar Ngasem lalu ke Candi Prambanan.
Berburu Kuliner di Pasar Ngasem
Selain penasaran sama pasar hits yang satu ini, kami juga penasaran sama beberapa makanannya yang banyak sekali review bagus di media sosial. Tapi berhubung kami kesini hari minggu, jadi nggak berharap banyak,sudah pasti padat merayap. Kami sampai di Pasar Ngasem pukul 06.20, Alhamdulillah dapet parkiran di depan gang pasar. Tinggal nyebrang saja sudah area pasar.
Benar saja pas masuk gerbang kanan kiri sudah penuh pengunjung. Kami berkeliling masuk area pasar, dan semuanya antri. Terlebih lagi beberapa kedai yang memang hits banget. Untung aja antrian bakpia wingko masih 20an orang, jadi saya ikut antri. Kurang lebih 1 20 menit akhirnya saya langsung bisa bungkus 7 box bakpia mix wingko. Ternyata setelah saya bayar, antriannya panjang sekali. Wohoo, luar biasa ya.
Setelah beli wingko saya melipir beli lumpia dan risoles buat sarapan anak-anak. Bukan sarapan sih tapi ngemil hehe,karena mau sarapan juga kurang begitu nyaman karena tempatnya penuh. Nah, sebenarnya suami pingin banget sate koyor, tapi lihat antriannya yang panjang sekali,mungkin lebih dari 60 orang. Akhirnya nggak jadi ikut antri, setelah ngemil risoles kami langsung kelar pasar. Makin siang ternyata makin ramai, bahkan untuk keluar gerbang kami butuh waktu 10 menit hehe.
Melihat Indahnya Candi Prambanan dari Dekat
Pukul 08.00 setelah dari Pasar Ngasem kami melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan, untuk jarak tempuhnya kurang lebih 1 jam. Alhamdulillah perjalanan lancar sampai area candi. Setelah parkir kendaraan kami langsung menuju ke loket pembelian tiket. Untuk tiket masuk Candi Prambanan ada piihannya,kami memilih reguler. Harga tiket untuk dewasa Rp 65.000 sedangkan untuk anak-anak Rp 35.000. Setelah membeli tiket kami langsung masuk area candi, dari gerbang masuk tiket sampai area candi kurang lebih memakan waktu 15-20 menit. Kebetulan kami jalannya santai karena dengan anak dan sesekali mengabadikan momen. Kebetulan kami sampai Prambanan pukul 09.00 jadi cuacanya sudah cukup panas dan mataharinya sangat terik. Sampai di area candi kami istirahat sebentar,suami dan mas Aqla keliling candi dan naik ke area candi. Sedaplngjanbsaya dan Fasya hanya melihat di area candi dibawah pohon,lumayan adem dan anginnya sepoi-sepoi.
Kurang lebih 25 menit setelah keliling dan naik candi, kami memutuskan untuk keluar. Sepanjang jalan keluar jaraknya cukup jauh, di beberapa spot terdapat permainan untuk anak-anak seperti kereta,ATV,sepeda listrik,area menggambar dll.
Selain permainan,di area jalan keluar juga terdapat museum candi yang mana di dalamnya terdapat arca,patung,artefak benda-benda kuno dan sejarah Candi Prambanan. Kurang lebih 2,5 jam kami langsung menuju pintu keluar, setelah pintu keluar terdapat deretan kedai makanan dan oleh-oleh mulai dari makanan,snack,baju,tas hingga gantungan kunci. Semakin siang ternyata pengunjung semakin banyak,terlihat di area parkir kendaraan yang banyak mulai dari kendaraan pribadi,mini bus hingga bis pariwisata.
Buat teman-teman yang ingin ke Candi Prambanan pastikan membawa payung atau minimal bawa topi, karena di area candi ini sangat panas cuacanya. Tapi kalau nggak mau ribet, teman-teman bisa sewa payung di area parkiran.
Teman-teman,kalau ke Jogja biasanya kemana saja?




