Pagi tadi saya masuk kelas 8a, kebiasaan saya sebelum acara mengajar atau diskusi dimulai saya selalu menyelipkan ice breaking terlebih dahulu. Tujuannya agar anak-anak lebih antusias lagi saat pelajaran Bimbingan dan Konseling di mulai *uhuk uhuk....awasss,jangan ngantuk xixixi*..
Tepuk satu....
Satu...
Dua...
Tiga...
Satu...
Tiga...
Dua...
Maaf, anda tidak beruntung. Silahkan maju kedepan menyanyi satu lagu daerah yang kamu hafal!!!kalau nggak hafal silahkan menyanyi lagu kebangsaan negara kita, Indonesia!!!!kalau nggak hafal, nyanyi sambil joget lagu dangdut!!!titik!!! *hahaha...kennna deh!!*
***
Bagi saya, ice breaking itu sangat penting sekali. Bagaimana tidak, mulai pukul 07.30 kegiatan belajar mengajar dimulai dan berakhir sampai pukul 16.15. Pastinya rasa bosan, jenuh, dan capek itu sangat mereka rasakan, apalagi saat pergantian pelajaran. Setidaknya saya masuk kelas, diawal saya selalu mencari game-game kecil yang bisa mencuri perhatian mereka, terkadang ketika saya masuk dimana-mana ada aja yang ngerumpi, banyak hal yang mereka bicarakan *maklum rempong masa pubertas xixixixi*. It's okey!!!
Ice breaking itu sendiri merupakan kegiatan peralihan dari situasi yang membosankan, menjenuhkan, capek, mengantuk ke situasi yang rileks dan nyaman. Biasanya saya mencari permainan yang simpel, setidaknya anak bisa bergerak, berlari, berteriak, bahagia, ceria, semangat, segar kembali dan mampu mencerna dengan baik pelajaran yang diajarkan guru. Semangatttt!!!
Ice breaking andalan saya sebagian dibawah ini:
- Tepuk satu,dua,tiga....yang terakhir pasti saya kasih tepuk pramuka!!!**hahahaha biar tambah semangat anak-anak...teriaknya itu kedengeran sampai lantai bawah xixixixi*
- Gerakan badan ke kakan, kiri, depan, belakang...coca cola, fanta, sprit!!
- Siapa cepat dia dapat...apa aja, bisa maju kedepan perkelompok dengan mejawab soal yang sudah saya berikan. Misalnya, tulis 7 keajaiban dunia.
De el el...
Terkadang, jika ada ice breaking berbentuk kelompok dan memperlombakan sesuatu pasti saya beri hadiah. Satu kelompok ada 7 anak, hadiahnya satu permen *xixixixi bukan pelit,tapi irit*, gimana caranya agar satu permen bisa dibagi rata oleh satu kelompok. Yeaaaa,senangnya mereka, apalah arti sebuah permen!!!
Melihat anak-anak mau mencatat, memperhatikan guru, tidak mengobrol saat guru menerangkan, bertanya saat tidak mengerti, dan mendapat ilmu baru itu adalah hal yang terindah. Bahagia itu sederhana....
~Pelita,7/5/2013~









