Skip to main content

Furnitur Kantor dapat Mempengaruhi Kualitas Kerja?

Bekerja sebagai pegawai kantoran cukup digandrungi banyak orang. Bekerja tanpa aktifitas berat, area kerja yang super nyaman, juga gaji yang bisa dibilang cukup tinggi, sudah lebih dari cukup mengapa banyak lulusan sarjana mengambil pekerjaan satu ini. Selain itu, alasan terkuat mengapa menjadi pegawai kantoran cukup diminati adalah persaingan dalam dunia kerja di ibu kota. Keperluan dan kebutuhan untuk bertahan hidup di daerah metropolitan, dimana gedung-gedung tinggi tempat pegawai kantoran itu berada, membuat banyak orang harus memilih pekerjaan tersebut demi hidup yang lebih baik, demi tidak hidup gelandangan. Diantara banyak pekerjaan di ibu kota, menjadi pegawai kantoran merupakan pilihan yang menjanjikan.

Tak hanya hal menyenangkan yang didapat mereka yang bekerja di hadapan komputer tiap waktu. Ada kalanya hal- hal yang kurang menyenangkan terjadi dalam dunia perkantoran. Berikut ini adalah beberapa sisi negatif bekerja sebagai pegawai kantoran:

1. Kena marah atasan
Yang namanya bekerja di perkantoran, hubungan baik antar bawahan dan atasan haruslah terjalin dengan baik. Apapun yang bawahan lakukan haruslah baik dan benar untuk menghindari amarah atasan terluapkan. Betapa kesalnya jika sudah bekerja keras, lembur berhari-hari demi menyelesaikan pekerjaan, tahu-tahu saat diajukan ke atasan bukannya dipuji dan diterima, malah ditolak dan kena marah. Ah sedihnya.

2. Hampir tidak mempunyai waktu luang
Jam kantor yang kebanyakan menghabiskan waktu seharian, dari pukul tujuh pagi hingga pukul enam petang, membuat pegawai kantoran sedikit tidak bisa menikmati hari-harinya. Demi mengejar deadline dan menghasilkan cukup uang demi keberlangsungan hidup, banyak orang sampai ambil lembur tanpa memikirkan kesehatan ataupun kesenangan dirinya sendiri.

3. Rasa sosial yang kurang
Tipikal masyarakat kota yang cenderung individualis membuat kebanyakan pegawai kantor mempunyai rasa social yang kurang tinggi. Belum lagi kesibukan masing-masing di setiap harinya, hanya menatap layar desktop hampir seharian, hanya bertatap muka di jam makan siang, juga menjadi penyebab kurangnya rasa kekeluargaan dalam dunia perkantoran.

4. Persaingan yang cukup kuat
Untuk berhasil menjadi pegawai kantoran bukanlah hal yang mudah. Hanya orang-orang terpilih lah yang bisa mengambil pekerjaan tersebut. Sayangnya dalam dunia perkantoran menjadi terbaik tak selalu cukup, yang dibutuhkan adalah yang terbaik dari yang terbaik. Inilah yang menyebabkan persaingan selalu ada dalam dunia perkantoran.

5. Pemandangan kantor yang membosankan
Suasana kantor yang penuh sesak dengan orang, perangkat desktop, berkas-berkas, cukup membuat mata bosan dan tak semangat bekerja. Mata yang lelah akibat terlalu lama menatap layar desktop harusnya dapat dimanjakan dengan pemandangan indah agar dapat bening kembali. Belum lagi meja dan furnitur kantor lainnya yang kurang memanjakan mata, membuat pegawai semakin kehilangan gairah untuk bekerja.


Solusinya pun sederhana, arkadia furniture dengan produk-produk furnitur kantor andalan yang baik dengan model-model yang modern dan warna yang menarik, akan bisa membuat semangat pegawai kantoran meningkat dan mengusir suasana monoton di kantor. Dibuat dengan bahan terbaik, produk-produk dari arkadia furniture ini dijamin dapat membuat nyaman para pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan mereka. Tanpa menghabiskan banyak ruang dan tempat, produk yang minimalis dari arkadia furniture pasti cocok untuk area dalam perkantoran. Cocok untuk desain ruangan yang tak begitu besar namun memuat banyak barang dan dilewati banyak orang. Lalu apalagi? Arkadia furniture jawabannya! Demi kualitas kerja yang lebih baik, arkadia furniture solusinya!

Seperti itulah beberapa sisi kurang menyenangkan dalam dunia perkantoran. Lebih baik mencegah daripada mengobati, ayo berubah demi diri yang lebih baik lagi.

Comments

  1. furniture yang saya sukai yaitu yang minimalis dan saya memang tidak suka melihat sesuatu yang berantakan

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director . Halo, gimana puasanya teman-teman?semoga masih kuat ya, lancar sampai hari terakhir,amiin. Beberapa hari yang lalu saya sempat sharing tentang pengalaman pertama bikin video blog. Sampai sekarang masih belajar bikin video yang bagus, enak dilihat dengan peralatan yang saya punya. Untuk kamera, saya menggunakan kamera tablet ASUS ZenPad. Nah, untuk mengedit video, saya menggunakan Power Director yang saya unggah di playstore. Kalau ada yang tanya, Power Director bisa di unduh di PC atau laptop nggak??sepertinya bisa, karena saya belum mencoba. Mungkin teman-teman ada bisa jawab..bisa share disini. Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director Bagi pemula seperti saya, video editor Power Director sangat mudah digunakan. Dulu, awalnya saya menggunakan Viva Video untuk edit video, tapi seringnya hasil video kepotong. Akhirnya saya coba install power Director, tidak perlu waktu lama untuk mempelajari video editor ini.

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say