Skip to main content

Jamu Bersalin : Pahit-pahit Seger


Ada yang suka jamu??ayo angkat tangan tinggi-tinggi yang suka, yang nggak suka cukup bilang Uwww paittttt, hehehe. Atas nama orang jawa tulen, saya suka banget sama jamu, mulai dari jamu yang manis kecut sampai jamu yang rasanya pahitnya ampun-ampunan. Kebetulan ibu suka banget bikin jamu sendiri di rumah kalau lagi nggak enak badan atau kalau mau jenguk tetangga/saudara yang sedang sakit. Selain itu, dari kecil saya juga sering dibonceng alm abah ke tacik penjual jamu yang ada di depan pasar di daerah kami. Yang paling ditunggu itu bukan minum jamunya, tapi minum syrup jeruknya. Jadi, setelah meneguk segelas jamu, langsung minum segelas kecil syrup jeruk dan  pulangnya dapat bonus satu biji permen, seru pokoknya..

Jamu Bersalin : Pahit-pahit Seger
Kata orang yang nggak suka jamu, jamu itu pahit. Eits, jangan salah, ada juga jamu yang manis asem seger (jamu kunir asem) dan pedas manis seger (jamu beras kencur). Nah, kebetulan setelah melahirkan, saya dikirimi kakak dari jawa jamu set bersalin. Isinya ada dua macam, jamu bersalin yang untuk di minum dan obat luar. Jamu bersalin ini diminum selama kurang lebih 40 hari. Ada 5 kotak dengan tiga warna berbeda, merah muda, kuning dan biru.  Setiap kotak berisi 10 saset, satu hari diminum dua kali. 
Kotak merah muda
Khasiatnya untuk membantu memelihara kesehatan rahim setelah melahirkan atau proses persalinan. Jamu ini diminum mulai hari ke 4 sampai hari ke 8, diminum dua kali sehari, pagi dan sore.
Kotak kuning
Khasiatnya membantu mengencangkan otot perut dan membantu memelihara kesehatan ibu setelah bersalin. Jamu ini diminum mulai ari ke9 sampai hari ke 28, diminum dua kali sehari, pagi dan sore.
Kotak biru
Khasiatnya membantu melancarkan air susu ibu. Jamu ini dimunim mulai hari ke 29 sampai hari ke 38, diminum dua kali sehari, pagi dan sore.

Tips Agar Jamu Bersalin Tidak Pahit
Sudah dipastikan kalau jamu set bersalin ini rasanya pahit semua, pernah sekali saya ngeracik sendiri, menyeduh dengan air lalu meminumnya langsung. Duh, Gusti...rasanya...pahit euy, tapi sukses dan berhasil masuk perut dengan sekejap kok hehehe. Nah, besoknya ibu yang ngeracik jamunya buat saya, tapi rasanya kok nggak pahit ya. Justru pahit manis seger gitu, pas saya tanya ke ibu, ternyata jamunya dicampur dengan gula asem. Pantesan langsung habis, glek glek glek hehehe. 

Kata ibu, dulu setelah melahirkan dari anak pertama sampai kelima, minum jamu set bersalinnya pakai campuran gula asem. Konon manfaat dari gula asem sendiri itu untuk melancarkan darah dan buang air besar. Jadi, nggak perlu takut lagi kan kalau minum jamu pahit, bisa dicampur sama gula asem, jadinya pahit-pahit seger deh. 

Teman-teman ada yang suka minum jamu??


*****


Comments

  1. Gak pernah yang sampe pahit banget sih tapi selalu suka juga Mbak minum jamu. Dulu juga pernah diajakin ke toko jamu, minum jamu trus sinom dan dikasih permen. Hihihi.

    ReplyDelete
  2. Aku kok ngrasakke paitnya sampe sini ya, hahaha..
    Mba, gula asem itu yg permen bulet2 itu bukan ya?

    ReplyDelete
  3. Aku habis lahiran Arya kmrn cuma minum air benahong aja, buat mengeringkan jahitan sesar. Tp kalau jamu yg kaya di artikel ini, aku ga minum. Larangan keras dr dokter soalnya ada luka sesar.

    ReplyDelete
  4. aku gak minum dua kali melahirkan hehehe

    ReplyDelete
  5. Aku gak boleh minum jamu, soale dulu operasi.

    ReplyDelete
  6. Hihihi..saya juga konsumsi ini mbak selama 20 hari. Suegeeerrr tenan.wkwkwkwk

    ReplyDelete
  7. Aku koq lihat gambarnya jadi serem sendiri *panik lihat jamu bertebaran* hehehehe
    Aku gak suka jamu, mbak...hih,,,dan syukurnya walaupun keluarga suami, jawa, gak pernah maksain aku minum jamu, kebayang aja kalo iya :p

    ReplyDelete
  8. Masihhh suka aku mba minum jamu gendong. Terutama kalau mau mens. Kunyit asam sirih.
    Soal jamu lahiran, itu wajib di keluargaku. Kunyit parut campur asam dan gula. Pahitt seger kata ibukku

    ReplyDelete
  9. sehabis melahirkan beberapa tahun yang lalu saya gak minum jamu Mbak tapi disuruh minum air parutan kunyit sama mama yang rasanya Naudzubillah min dzalik :(

    ReplyDelete
  10. Jadi ingat saat masih senang minum Jamu Beras Kencur. Sama yang pake yang pahit itu. Disusul dengan air gula aren. Hiehiheiheiheiee

    ReplyDelete
  11. aku ga doyan minum jamu. tapi kalo kunyit asem masih mau

    ReplyDelete
  12. Kalau jamu bersalin ini, keknya aku ngga doyan, Mbak. Paite pool jaree. . .

    ReplyDelete
  13. Aku dulu dibelikan jamu bersalin air mancur yg sekotak blek itu. Tapi nggak aku minum hihihiii

    ReplyDelete
  14. samaaaa...aku juga minum jamu bersalin tradisional bikinan mertua tapi...hehehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say

Bikin Apa Aja Gampang dengan Digital Rice Cooker Mito R5

Hayoo, ada yang pernah dengar Digital Rice Cooker Mito R5??buat yang sudah punya, pasti tertolong banget dengan produk ini. Nah buat yang pernah dengar tapi belum tahu penampakannya,atau belum pernah sama sekali dengar. Kali ini saya mau sharing pengalaman menggunakan Digital Rice Cooker Mito R5 8 in 1, rice cooker masa kini dan multi fungsi. Kira-kira saya bikin apa aja ya??emmm… Tentang Digital Rice Cooker Mito R5 Digital Rice Cooker Mito R5 merupakan produk terbaru dari Mito Electronic, dimana Digital Rice Cooker Mito R5 ini memiliki kapasitas yang lebih besar (2 liter), juga dilengkapi dengan 8 fungsi mode memasak. Yaitu memasak nasi, nasi merah, bubur, kue, merebus, mengukus, membuat sup dan menggoreng. Selain itu, juga dilengkapi dengan panci 5 lapis, pemanas 3D, serta fungsi timer untuk memasak nasi sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. 8 Keunggulan Digital Rice Cooker Mito R5 1. Satu rice cooker dengan banyak fungsi, 8 mode memasak. 2. Panci dengan 5 lapis