Skip to main content

(Balada Anak Kos) Kolak Ketan Durian



Malang masih saja mengumbar hujan setiap harinya, pulang ngajar jam 3 kehujanan. Itu sudah menjadi santapan sore bagi saya, tak apalah namanya juga berbagi dengan anak-anak, sungguh menyenangkan tak ada lelah…sepertinya meski lelah tapi tetap mengumbar senyum (hihihi narsis dikit). Benar, bahwa rizki itu datangnya dari arah manapun. Siang itu saya dapet jatah ketan dari salah satu guru, dengan PDnya saya ambil dan memasukkan ke dalam ransel. Entah, pulang sekolah dipertengahan jalan tiba-tiba saya dibingungkan dengan nasib ketan yang ada di dalam ransel saya. Mau diapakan ketan ini..???twing dwing zwing…Tiba-tiba saja pikiran saya melayang pada durian. Sibbbb…meski hujan, disempatin mampir ke penjual buah untuk beli durian yang ukurannya kecil, yubs dapet korting harga. Lumayanlah buat anak kos, harus pintar merayu pedagang memang hehe…

Sesampainnya di kos, sayapun langsung melihat kotak ajaib. Semoga ada gula dan santan, huhuy alhamdulillah ada. Cukup hanya 3 bahan itu yang ada di kotak ajaib lemari kecil, selanjutnya sayapun naik ke taman yang ada di lantai 2. Yeaaaaa, alhamdulillah masih ada daun pandannya. Selamet…selamet, jadi apa kalo nggak ada daun pandan, sense of testenya nol mungkin (hahahaha begaya banget). Semua bahan sudah tersedia, dapur jadi 1 sama kamar dan masaknya pun tidak pakai kompor melainkan pakai rice cooker hehehe maklum ndak ada dapur…ndak papalah yang penting mendidih dan matang hahaha. Kelamaan ceritanya, yuk mulai masak ala kadarnya dan ala anak kos….

Bahan 1 :

Ketan putih (sudah matang)

Bahan 2 / Kolak:

Air putih 3 gelas sedang

Santan kara 1ukuran sedang (lupa berapa mili, pokoknya yang kotak kecil bukan yang bentuk segitiga)

Gula pasir sesuai selera

Garam secukupnya (sedikit saja biar rasanya gurih hehe)

Daun pandan 1 ruas

Durian sesuai selera

Cara :

- Masukkan 2 gelas sedang air ke dalam rice cooker tunggu + 10 menit

- Sebelum mendidih masukkan santan yang sudah di campur dengan air 1 gelas yang masih dingin beserta daun pandan dan durian, aduk

- Masukkan gula pasir sesuai selera dan garam sedikit saja agar rasa santan gurih, aduk

- Jika sudah mendidih angkat,

- Siapkan ketan di mangkok, dan tuang kolak duren

- Siap dihidangkan

Alhamdulillah jadi juga, ide mentok jadi juga. Karena saya nggak mungkin memakan kolak santan durian sebegitu banyaknya. Saya bagi dengan ibu kos, maklum single koster jadi berasa jadi anaknya sendiri (hahahaha….). SILAHKAN MENCOBA, ups silahkan menikmati hasil karya anak kos dadakan hehehe…..Nggak sia-sia melototin ibu masak di dapur hehe. Just trial and error……….Subhanallah, heummmm rrrrasanyaaaaaaaa MAKNYUS pemirsha…..TOP markotop huhuyyyy….

…SELAMAT MECOBA…

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Ikut 7 Days Challenge JSR

Assalamualaikum. Ada yang tau tantangan 7 Days Challenge JSR? Jadi, ceritanya bulan ramadan kemarin saya beberapa kali baca status teman di facebook yang ngejalanin challenge ini. Sampai akhirnya saya stalking instagram Dokter Zaidul Akbar. Dari situ setiap waktu saya baca ulasan dr Zae, dari banyak baca akhirnya saya tergerak ikut 7 Days Challenge JSR. Alasannya cuma satu waktu itu, pingin banget ngebenerin pola makan. Titik!. Selain itu, ada beberapa faktor yang mendorong saya untuk ikutan challenge ini. Sejak tinggal di Subang berat badan makin hari makin bertambah. Tuh, mulai nyalahin Subang ya hahaha. Padahal yang salah diri sendiri, kurang bisa mengontrol "nafsu" makan. Akibatnya timbangan berat badan makin geser ke kanan, terus baju-baju pada sesak, huhuhu ini nih yang bikin suwedih banget. Terus area kaki juga mulai nggak nyaman, artinya ada masalah. Iya, ada masalah. Tentang 7 Days Challenge JSR Apa sih sebenarnya 7 Days Challenge JSR?jadi, challenge i

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium Dukung #BantuTumbuhSesuai

Inovasi Baru Royco dengan Garam Beriodium dukung #BantuTumbuhSesuai - Ada yang suka belanja sayur di pasar tradisional?sayaaa!! Ngacung tinggi dong. Gara-gara belanja sayur di pasar saya jadi ingat kata bunda Tantri "Kotak", alasan suka belanja di pasar tradisional itu ada faktor, humanis & ekonomis. Setuju banget sih, kadang banyak kejadian yang tidak terduga. Seperti dapet bonus wortel, tomat bahkan kadang diambilin cabe. Kalau bahasa jawanya itu, dicawuk'in (diambil pake tangan, segenggam gitu) cabe rawit. Belum lagi pas jelang hari raya, pasti deh langganan kita bagi-bagj hadiah. Contohnya selusin sendok, ember, teko, toples bahkan panci. Nah, yang begini ni selalu bikin jatuh hati kalo belanja di pasar tradisional.  Ngomongin soal belanja sayur, saya seminggu sekali selalu bikin atau menyusun minggu menu mingguan. Belanjanya sesuai dgn menu satu minggu itu. Dan ternyata Bunda Tantri juga melakukan hal yang sama. Menyusun menu yang bergizi setiap minggu bikin say

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director

Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director . Halo, gimana puasanya teman-teman?semoga masih kuat ya, lancar sampai hari terakhir,amiin. Beberapa hari yang lalu saya sempat sharing tentang pengalaman pertama bikin video blog. Sampai sekarang masih belajar bikin video yang bagus, enak dilihat dengan peralatan yang saya punya. Untuk kamera, saya menggunakan kamera tablet ASUS ZenPad. Nah, untuk mengedit video, saya menggunakan Power Director yang saya unggah di playstore. Kalau ada yang tanya, Power Director bisa di unduh di PC atau laptop nggak??sepertinya bisa, karena saya belum mencoba. Mungkin teman-teman ada bisa jawab..bisa share disini. Cara Mudah Mengedit Video Menggunakan Power Director Bagi pemula seperti saya, video editor Power Director sangat mudah digunakan. Dulu, awalnya saya menggunakan Viva Video untuk edit video, tapi seringnya hasil video kepotong. Akhirnya saya coba install power Director, tidak perlu waktu lama untuk mempelajari video editor ini.