Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2011

Ucapan dari Hati

Selamat… Bukan karena ini pagi, siang, bahkan malam Bukan karena kamu merayakan hari kasih sayang ataupun hari jadimu Bukan karena kamu memenangkan sebuah perlombaan atau mendapatkan sebuah jabatan baru Bukan karena ini sebuah kesenangan ataupun kepedihan Selamat… Senja tetap saja indah dengan balutan warna warninya Tapi melepas hari ini dengan banyak hal yang baik akan tetap indah dengan kelegaan yang terpancar Usah, banyak hal buruk yang tertoreh pada hari ini. Lepaskanlah karena esok mentari akan tetap bersinar dengan pesonanya Selamat melepas penat dengan guratan senja di pelipis matamu ************* Malang, 14 Maret 2011 …Sedang mengintip senja dibalik jendela kamar, semoga hari ini tak ada kata sia dan esok tak kan tersia-sia ibadah kita… …Beres-beres brankas lha kok nemu tulisan ini hihihi …Uleng..makasih judul dudulnya ckckckck

(Balada Anak Kos) Kolak Ketan Durian

Malang masih saja mengumbar hujan setiap harinya, pulang ngajar jam 3 kehujanan. Itu sudah menjadi santapan sore bagi saya, tak apalah namanya juga berbagi dengan anak-anak, sungguh menyenangkan tak ada lelah…sepertinya meski lelah tapi tetap mengumbar senyum (hihihi narsis dikit). Benar, bahwa rizki itu datangnya dari arah manapun. Siang itu saya dapet jatah ketan dari salah satu guru, dengan PDnya saya ambil dan memasukkan ke dalam ransel. Entah, pulang sekolah dipertengahan jalan tiba-tiba saya dibingungkan dengan nasib ketan yang ada di dalam ransel saya. Mau diapakan ketan ini..???twing dwing zwing…Tiba-tiba saja pikiran saya melayang pada durian. Sibbbb…meski hujan, disempatin mampir ke penjual buah untuk beli durian yang ukurannya kecil, yubs dapet korting harga. Lumayanlah buat anak kos, harus pintar merayu pedagang memang hehe… Sesampainnya di kos, sayapun langsung melihat kotak ajaib. Semoga ada gula dan santan, huhuy alhamdulillah ada. Cukup hanya 3 bahan itu yang ada di

Senyum Cemerlang dengan Gigi Putih

Senyum mengembang, memang dambaan semua orang. Apalagi ditambah dengan gigi putih, wah pastinya tambah manis dan cemerlang tentunya. Mempunyai gigi putih, bersih, dan terawat akan membuat penampilan tambah percaya diri. Tak ayal banyak cara untuk merawat apalagi memutihkan gigi. Gigi kusam dan rusak akibat banyak hal diantaranya yaitu minum kopi, merokok, dan kurang mengkonsumsi makanan yang sehat. Sehingga kotoran tersebut menumpuk di permukaan gigi hingga sampai meresap ke pori-pori dan membuat gigi jelek dan kusam. Kalau sudah seperti itu, sikat gigi 3 kali seharipun tak cukup untuk memulihkan gigi menjadi putih. Dibutuhkan perawatan khusus untuk mengangkat kotoran yang sudah menempel di gigi. Saat ini ada cara instant untuk memutihkan gigi yaitu dengan tooth bleaching alias pemutihan gigi. Dimana dengan cara ini, dalam waktu 2 hari gigi akan terlihat lebih putih. Namun, jika anda takut untuk pergi ke dokter gigi atau tidak mempunyai dana untuk perawatan ke dokter gigi. Ada cara a

Sedikit tentang Mood Swing

`“Bete aku…” , “Sumpek bangetttt….”, “Lagi nggak mood neh…pingin marah-marah mulu rasanya”. Mungkin saya, ataupun anda pernah merasakan hal yang sama yaitu dimana tiba-tiba saja perasaan atau suasana hati berubah drastis dari yang awalnya senang lalu marah-marah. Atau jangan-jangan perubahan ini anda rasakan dalam hitungan jam ataupun kurang dari satu jam..???Wow, jika iya maka harus diwaspadai karena bisa jadi anda termasuk orang yang memiliki kecenderungan mood swing. Mood swing…????Apa itu…???Mungkin ada yang sudah mengenal istilah ini dan kemungkinan ada juga yang baru kali ini mendengar istilah ini. Mood swing atau biasa juga disebut dengan Oscillation of a person’s emotional feeling tone between period’ of euphoria and depression. Artinya yaitu suatu keadaan dimana terjadi fluktuasi atau perubahan kondisi emosi seseorang baik fisik maupun psikis dalam keadaan tertekan. Intinya, terjadinya perubahan perasaan pada seseorang yang tak menentu atau sering berubah-ubah. Kadang mera

Alunan Tentang Kehidupan dan Perjuangan

Tentang kehidupan…. Tentang rasa…dan perasaaan Benarkah hidup itu seperti rasa, Kadang selezat coklat, tak mampu diurai indahnya hidup hanya mampu menikmati lezatnya rasa kelegitan itu Kadang sepahit pare, mampu mengurai setiap detail rasa kesakitan itu Dan dari matalah rasa itu teraba Terkadang membuat serupa jengkol Menyipit layaknya ada tarikan di kedua sisinya Berbinar bagai pancaran mentari Mendung serupa langit yang hendak merinai…. Dan basah oleh semua luapan air bah yang bernama air mata Terkoyak layaknya ayakan kopi Berjalan kesana-kemari Mengikuti arah ayakan para petani Menggelinding naik turun Ada yang bertahan dan ada yang terjatuh Bersama tumpukan lembutnya arakan kopi Yang siap dinikmati Sruuppttttttt…. Menyeruput…menghirup aromanya Berharap ketenangan ada Serupa jiwa yang menemukan pelipur lara dikala luka Laksana dahaga yang sirna karena hadirnya telaga ******************* Tentang perjuangan…. Jiwa yang haus dilautan padang pasir Mencari gemericik tetesan air Sudut

Exhibionisme Pada Anak

Hari ini saya dikagetkan dengan cerita siswa SMP kelas VII tentang aksi anak SD kelas III yang sering mempertontonkan alat kelaminnya secara tiba-tiba baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Rico (nama samara pelaku) sering melakukan aksi seperti itu saat jam istirahat atau ketika tidak ada guru. Kadang juga di depan beberapa anak perempuan saja, tapi seringkali ia melakukan aksinya saat anak-anak berada di kelas. Bukan hanya memelorotkan celananya saja melainkan dengan memainkan alat kelaminnya sambil tertawa. Bukan hanya satu atau dua kali tapi hampir setiap hari ia melakukan hal seperti itu. Kasus semacam ini banyak saya dengar dari penuturan teman-teman saat masih duduk dibangku perkuliahan dan sampai saat inipun masih banyak pelaku yang sengaja mempertontonkan alat kelaminnya yang berkeliaran di jalanan. Seringkali lingkungan kita khusunya msyarakat luas menilai jika perilaku sex yang dilakukan oleh seseorang tidak sesuai dengan norma dan nilai, maka itu bisa dikatakan dengan

Aku Saksi {Sebuah Kalimat Berawal dari A-Z}

Ada apa dengan kaki-kaki itu Bukan aku takut melihat ceceran bersimbah darah Cukup mengintip dari balik jemari lentik Dupa-dupa itu tetap menyala Entah, apa yang terjadi…?? Fasa masih duduk mendekap kedua adiknya Gumpalan awan masih saja hitam nan pekat Hujanpun masih berlomba menjatuhkan dirinya ditanah basah Inginku mendekat, tapi Jalan setapak tak ku temukan Kalaulah hujan dan angin tak bersahutan Lima jari kanan kiri kaki ini mencoba mencari celah Mungkin hujan dan angin tak mau berhenti Nanar wajah itu tak terlihat lagi Oh Tuhan, selamatkan mereka Pun hujan dan angin bersahutan kencang Qatar pun masih dilanda badai Rasa takut masih menghantuiku Sungguh, aku melihatnya Tepat di depan mataku Untuk yang pertama kali aku lihat Vio mampu menyelamatkan dirinya dengan sebatang kayu Wira tak lagi terlihat, hanya motornya yang tersangkut diantara puing-puing X-tra hati-hati Yunda menyelamatkan diri beserta sang bidadarinya Zulfa di dekapnya erat-erat ******************************* Ma

Dear Gadis Hujan

Dear gadis hujan… Apa kabarmu..?? Masihkan kau bersenggama dengan rinai hujan Masihkan kau berbulan-bulan dengan gerimis mengundang Masihkan tanganmu mengadahkan ke langit Menanti gerimis dan guyuran hujan Bak menanti lakrimasi yang jatuh dari pelipis mata Entah, aku tak habis pikir dengan sukamu Berlari mengejar mendung Berharap rinai membuyarkan lamunan Menari diantara buliran tetesan bening nan deras Berdansa dan tertawa dengan elaknya Mengadah, berharap ia akan menemanimu disetiap waktu Bertepuk tangan, bersorai, memeluk gerimis Aku tak bosan melihat tingkahmu Yang semakin hari makin menggila dengan cairan yang jatuh dari langit Apapun, kau tetap gadis hujan yang istimewa ************ - Selalu indah berjabat dengan gadis hujan, thanks for being…….